• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dari Kampus ke Kafe, Kini Bergeser Lagi: Polemik Diskusi Film Pesta Babi Kian Memanas

Melda by Melda
15/05/2026
in NASIONAL
Dari Kampus ke Kafe, Kini Bergeser Lagi: Polemik Diskusi Film Pesta Babi Kian Memanas

SAIBETIK- Agenda diskusi publik dan screening film dokumenter Pesta Babi kembali mengalami perpindahan lokasi menjelang pelaksanaan kegiatan. Setelah sebelumnya dipindahkan dari area Kampus Universitas Malahayati ke Roemah Jus di Jalan Pramuka, kini panitia memastikan kegiatan kembali bergeser ke lokasi baru yang akan diumumkan kemudian.

Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Yasir Setiawan, menjelaskan bahwa perpindahan lokasi kali ini terjadi setelah pihak Roemah Jus secara mendadak membatalkan penggunaan tempat. Menurut Yasir, pembatalan tersebut dilakukan setelah pihak pengelola lokasi mempertimbangkan status pekerjaan mereka sebagai aparatur sipil negara (ASN).

“Kami dihubungi langsung oleh owner Roemah Jus bahwa mereka telah mempertimbangkan kembali penggunaan tempat untuk acara ini. Informasinya, penanggung jawab lokasi merasa khawatir terkait statusnya sebagai ASN di salah satu instansi pemerintahan di Lampung. Kami menghormati keputusan tersebut, walaupun tentu sangat kami sayangkan,” ujar Yasir, Kamis (14/5/2026).

BeritaTerkait

Tambal Jalan Pakai Semen dan Pasir, Warga TKB Sindir Prioritas Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Dibubarkan di Sejumlah Kampus, Film Pesta Babi Memantik Debat Kebebasan Akademik

Meski demikian, Yasir memastikan panitia telah bergerak cepat mencari tempat pengganti dan memastikan kegiatan diskusi serta pemutaran film tetap berjalan sesuai rencana.

“Alhamdulillah kami langsung mendapatkan tempat yang lebih proper dan lebih luas. Lokasinya akan segera kami sampaikan,” lanjutnya.

Menurut Yasir, dinamika yang terjadi menjelang kegiatan menunjukkan masih adanya rasa takut di tengah masyarakat untuk terlibat dalam ruang diskusi publik, khususnya terhadap isu sosial dan lingkungan hidup.

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena diskusi publik dan karya film sejatinya merupakan bagian dari ruang edukasi masyarakat yang sehat dan terbuka.

“Kami sangat menyayangkan ketika ada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pemerintahan atau ASN, memilih menjaga jarak dari ruang diskusi seperti ini karena khawatir terhadap karier atau penilaian tertentu. Padahal diskusi publik dan film adalah bagian dari ruang edukasi masyarakat,” katanya.

Yasir juga menyinggung berbagai bencana lingkungan yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera sebagai pengingat penting bahwa isu lingkungan hidup harus dibahas secara serius dan terbuka.

Ia mencontohkan bencana banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Musi Rawas dalam beberapa waktu terakhir, termasuk persoalan banjir yang terus terjadi di Bandar Lampung setiap musim penghujan.

“Kita melihat sendiri bagaimana beberapa wilayah di Sumatera mengalami bencana besar akibat kerusakan lingkungan. Ini bukan persoalan kecil. Karena itu masyarakat harus berani berdiskusi dan peduli terhadap kondisi sosial maupun lingkungan di sekitar kita,” ujarnya.

Panitia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan diskusi dan screening film Pesta Babi adalah membangun kesadaran publik terhadap isu lingkungan, sosial, serta pentingnya budaya berpikir kritis di tengah masyarakat.

Yasir bahkan menyebut fenomena pembatalan lokasi secara berulang memperlihatkan adanya hubungan antara rasa takut dan sikap apatis dalam kehidupan sosial.

“Melihat dinamika yang ada, pembubaran dan penghalangan di beberapa wilayah, lalu kami juga mengalami perpindahan dari kampus ke kafe hingga kembali dibatalkan karena alasan takut, saya menyampaikan bahwa takut dan apatis itu berhubungan,” tegasnya.

Meski menghadapi berbagai kendala, panitia memastikan agenda diskusi dan screening film tetap dilaksanakan sebagai bentuk komitmen menghadirkan ruang dialog yang sehat, terbuka, dan edukatif bagi masyarakat lintas generasi.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BANDAR LAMPUNGBedah FilmDiskusi Publikfilm Pesta BabiIsu Lingkungankebebasan akademikKritik SosialMahasiswa LampungMuhammad Yasir SetiawanRuang Diskusi PublikScreening FilmWALHI Lampung
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dibubarkan di Sejumlah Kampus, Film Pesta Babi Memantik Debat Kebebasan Akademik

Next Post

Tambal Jalan Pakai Semen dan Pasir, Warga TKB Sindir Prioritas Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Next Post
Tambal Jalan Pakai Semen dan Pasir, Warga TKB Sindir Prioritas Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Tambal Jalan Pakai Semen dan Pasir, Warga TKB Sindir Prioritas Anggaran Pemkot Bandar Lampung

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Tambal Jalan Pakai Semen dan Pasir, Warga TKB Sindir Prioritas Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Tambal Jalan Pakai Semen dan Pasir, Warga TKB Sindir Prioritas Anggaran Pemkot Bandar Lampung

15/05/2026
Dari Kampus ke Kafe, Kini Bergeser Lagi: Polemik Diskusi Film Pesta Babi Kian Memanas

Dari Kampus ke Kafe, Kini Bergeser Lagi: Polemik Diskusi Film Pesta Babi Kian Memanas

15/05/2026
Dibubarkan di Sejumlah Kampus, Film Pesta Babi Memantik Debat Kebebasan Akademik

Dibubarkan di Sejumlah Kampus, Film Pesta Babi Memantik Debat Kebebasan Akademik

15/05/2026
Ketua KAN Sitapa Ungkap Pentingnya Sertipikat Tanah Ulayat bagi Masa Depan Nagari

Ketua KAN Sitapa Ungkap Pentingnya Sertipikat Tanah Ulayat bagi Masa Depan Nagari

15/05/2026
DPRD Lampung Selatan Tegaskan Anggaran Laundry Sudah Sesuai Aturan dan E-Katalog

DPRD Lampung Selatan Tegaskan Anggaran Laundry Sudah Sesuai Aturan dan E-Katalog

15/05/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved