• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Jumat, Agustus 14, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Pringsewu

Ketua KAN Sitapa Ungkap Pentingnya Sertipikat Tanah Ulayat bagi Masa Depan Nagari

Melda by Melda
15/05/2026
in Pringsewu, REDAKSI
Ketua KAN Sitapa Ungkap Pentingnya Sertipikat Tanah Ulayat bagi Masa Depan Nagari

SAIBETIK- Sertipikat tanah ulayat kini menjadi pegangan penting bagi masyarakat adat di Sumatera Barat dalam menjaga aset nagari agar tetap terlindungi dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Bagi masyarakat Nagari Sitapa, Kabupaten Lima Puluh Kota, kepastian hukum atas tanah ulayat dinilai semakin memperkuat posisi ninik mamak dalam melindungi tanah adat dari berbagai potensi persoalan di masa mendatang.

Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sitapa, Datuk Paduko Mogek Yosef Purnama, mengungkapkan pengalaman pahit yang pernah dialami masyarakat adat saat pandemi Covid-19 menjadi pelajaran besar tentang pentingnya perlindungan hukum terhadap tanah ulayat.

BeritaTerkait

Mafia Tanah Dibidik, Menteri Nusron Dorong Integrasi Data Pertanahan dan Pemda

Demi Kelestarian Gunung Rajabasa, Forum Segekhi Suku Tegas Tolak Rencana Pengeboran Panas Bumi

Menurut Yosef, pada masa pandemi banyak kawasan hutan pinus di wilayah nagari ditebangi masyarakat akibat tekanan ekonomi dan hilangnya mata pencaharian.

“Kami sudah mencoba berbagai cara, mulai dari sosialisasi, pendekatan secara adat, sampai membujuk anak kemenakan supaya tidak memanfaatkan aset nagari secara berlebihan. Tapi waktu itu situasinya memang sulit karena banyak masyarakat kehilangan pekerjaan dan penghasilan,” ujarnya.

Ia mengaku, sebagai pemimpin adat, keputusan yang diambil saat itu bukan perkara mudah. Para ninik mamak bahkan harus menempuh jalur hukum demi mempertahankan tanah ulayat yang menjadi warisan bersama masyarakat adat.

“Kami menangis semua. Sebagai anak nagari tentu rasanya ini kerugian besar bagi kami. Tetapi tanah ulayat harus tetap dijaga karena itu milik bersama anak kemenakan, bukan untuk habis hari ini saja,” tuturnya.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi titik balik bagi masyarakat Nagari Sitapa untuk memperkuat perlindungan aset nagari melalui kepastian hukum berupa sertipikat tanah ulayat.

Yosef menjelaskan, saat proses penanganan persoalan berlangsung, masyarakat adat sempat menghadapi kendala karena belum kuatnya pembuktian subjek hak atas tanah yang selama ini dikelola secara turun-temurun.

Kini, keberadaan sertipikat tanah ulayat menjadi landasan hukum yang memperkuat posisi masyarakat adat dalam menjaga tanah nagari dari berbagai potensi sengketa maupun penguasaan pihak lain.

“Dengan adanya sertipikat tanah ulayat ini, sekarang niniak mamak bisa melindungi tanah ulayat karena telah memiliki kepastian hukum bahwa tanah ini memang tanah ulayat kami,” katanya.

Bagi masyarakat Nagari Sitapa, sertipikat tanah ulayat bukan hanya sekadar dokumen administrasi pertanahan. Lebih dari itu, sertipikat menjadi simbol pengakuan negara terhadap keberadaan masyarakat adat sekaligus benteng untuk menjaga warisan leluhur agar tetap dapat dimanfaatkan generasi mendatang.

Langkah penguatan legalitas tanah ulayat tersebut diharapkan mampu menjaga keberlangsungan nilai adat, kelestarian lingkungan, serta ketahanan sosial masyarakat nagari di tengah berbagai tantangan zaman.***

Source: WAHYU WIDODO
Tags: berita pertanahanBPNKAN SitapaLima Puluh KotaMasyarakat AdatNagari Sitapaninik mamaksertipikat tanah ulayatSumatera Barattanah ulayatwarisan adat
ShareTweetSendShare
Previous Post

DPRD Lampung Selatan Tegaskan Anggaran Laundry Sudah Sesuai Aturan dan E-Katalog

Next Post

Dibubarkan di Sejumlah Kampus, Film Pesta Babi Memantik Debat Kebebasan Akademik

Next Post
Dibubarkan di Sejumlah Kampus, Film Pesta Babi Memantik Debat Kebebasan Akademik

Dibubarkan di Sejumlah Kampus, Film Pesta Babi Memantik Debat Kebebasan Akademik

Dari Kampus ke Kafe, Kini Bergeser Lagi: Polemik Diskusi Film Pesta Babi Kian Memanas

Dari Kampus ke Kafe, Kini Bergeser Lagi: Polemik Diskusi Film Pesta Babi Kian Memanas

Tambal Jalan Pakai Semen dan Pasir, Warga TKB Sindir Prioritas Anggaran Pemkot Bandar Lampung

Tambal Jalan Pakai Semen dan Pasir, Warga TKB Sindir Prioritas Anggaran Pemkot Bandar Lampung

FOKAL IMM Lampung Dorong Pelayanan Publik Cepat, Bersih, dan Bebas Diskriminasi

FOKAL IMM Lampung Dorong Pelayanan Publik Cepat, Bersih, dan Bebas Diskriminasi

Kantah Tanggamus Hadiri Pembahasan Ranperda Swalayan dan Minimarket

Kantah Tanggamus Hadiri Pembahasan Ranperda Swalayan dan Minimarket

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Pidato Kenegaraan Prabowo Jadi Pengingat, Lampung Selatan Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Pidato Kenegaraan Prabowo Jadi Pengingat, Lampung Selatan Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

14/08/2026
Buronan Curanmor Pringsewu Ditangkap, Andi Lau Sempat Pindah-pindah Tempat Persembunyian

Buronan Curanmor Pringsewu Ditangkap, Andi Lau Sempat Pindah-pindah Tempat Persembunyian

14/08/2026
Menteri Nusron Ungkap Kunci Penyelesaian Konflik Agraria: Status Lahan

Menteri Nusron Ungkap Kunci Penyelesaian Konflik Agraria: Status Lahan

14/08/2026
Silaturahmi ke Lamban Balak, Kapolres Lampung Selatan Ajak Tokoh Adat Perkuat Kamtibmas

Silaturahmi ke Lamban Balak, Kapolres Lampung Selatan Ajak Tokoh Adat Perkuat Kamtibmas

14/08/2026
GOR Saburai Digusur, Penggantinya Mangkrak, KONI Lampung Desak Kepastian Pemprov

GOR Saburai Digusur, Penggantinya Mangkrak, KONI Lampung Desak Kepastian Pemprov

14/08/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved