• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Jumat, Juli 31, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Pringsewu

Bupati Pringsewu Kunjungi Gabe Farm Budidaya Melon Hidroponik

Melda by Melda
18/12/2025
in Pringsewu, REDAKSI
Bupati Pringsewu Kunjungi Gabe Farm Budidaya Melon Hidroponik

SAIBETIK—Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melakukan kunjungan kerja ke Gabe Farm, lokasi budidaya melon dengan pola hidroponik milik Sagang Nainggolan di Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kamis (18/12/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah melihat langsung inovasi pertanian modern yang mulai berkembang di wilayah Pringsewu.

Bupati Riyanto Pamungkas hadir bersama istri serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Maryanto, Asisten II Sekretariat Kabupaten Bidang Pembangunan Hendrid, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga H. Ibnu Haryanto. Rombongan tiba di Gabe Farm sekitar pukul 16.00 WIB dan disambut langsung oleh pemilik kebun, Sagang Nainggolan, yang juga merupakan mantan anggota DPRD Pringsewu.

Setibanya di lokasi, Bupati Riyanto bersama rombongan langsung meninjau salah satu greenhouse utama yang berisi berbagai jenis melon siap panen, seperti melon intanon, lavender, dan skitro. Dalam kesempatan tersebut, bupati tampak aktif berdialog dengan Sagang Nainggolan, terutama terkait proses alih profesi dari dunia politik ke sektor pertanian, serta tahapan awal membangun usaha budidaya melon hidroponik.

BeritaTerkait

KKN Akhlakul Karimah Berdampak Dimulai, UAP Terjunkan 656 Mahasiswa ke Pringsewu

Nyalip di Tikungan Berujung Maut, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu

Selain melihat tanaman yang siap dipanen, bupati juga meninjau beberapa greenhouse lain yang berisi tanaman melon berusia sekitar satu bulan. Ia menanyakan secara rinci mengenai kebutuhan modal awal, teknik budidaya, hingga sumber pembelajaran yang digunakan pemilik kebun dalam mengembangkan pertanian hidroponik tersebut. Menurutnya, meskipun membutuhkan biaya cukup besar, sistem pertanian seperti ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Pringsewu.

“Memang modalnya besar, tapi paling tidak ilmunya bisa ditiru. Budidaya melon hidroponik yang dikemas dengan konsep agrowisata sangat baik untuk edukasi masyarakat,” ujar Bupati Riyanto Pamungkas.

Bupati menilai, meskipun pertanian hidroponik sudah mulai dikenal di Pringsewu, budidaya melon dengan sistem tersebut masih tergolong baru dan saat ini baru terdapat di Sukoharjo I. Oleh karena itu, ia berharap inovasi yang dilakukan Gabe Farm dapat menjadi contoh dan pemicu bagi petani lain untuk mengembangkan pertanian modern bernilai ekonomi tinggi.

Sementara itu, Sagang Nainggolan menyampaikan apresiasi atas kunjungan bupati beserta jajaran. Ia menjelaskan bahwa budidaya melon hidroponik membutuhkan ketelatenan, biaya, dan pengetahuan teknis yang cukup kompleks. Ia mengaku mulai menekuni pertanian ini sebagai bentuk refleksi diri setelah tidak lagi aktif di dunia politik pasca-Pileg 2024.

Menurut Sagang, masa tanam melon hingga panen sekitar 2,5 bulan. Saat ini, di lahannya telah berdiri empat greenhouse yang dikelola dengan sistem panen bergilir setiap bulan. Setiap greenhouse mampu panen hingga empat kali dalam setahun. Dengan tingkat kesulitan perawatan dan keterbatasan bibit, melon hidroponik tersebut dijual dengan harga Rp35.000 per kilogram dan biasanya habis terjual dalam waktu satu minggu setelah panen dibuka.

Pantauan di lapangan menunjukkan, lokasi Gabe Farm berada di kawasan perkampungan dengan konstruksi greenhouse berbahan bambu yang ditutup plastik rapat untuk melindungi tanaman dari hujan. Setiap greenhouse memiliki usia tanam berbeda sehingga waktu panennya tidak bersamaan, menjadikan produksi lebih berkelanjutan dan terjadwal.***

Source: WAHYU WIDODO
Tags: Bupati Pringsewumelon hidroponikpertanian modernPringsewuSukoharjo I
ShareTweetSendShare
Previous Post

SE Disdik Lampung Dinilai Jadi Tekanan Psikologis Anak Tanpa Ayah

Next Post

Agus Sutanto Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Lampung Selatan 2025–2030

Next Post
Agus Sutanto Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Lampung Selatan 2025–2030

Agus Sutanto Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Lampung Selatan 2025–2030

118 Puisi Peduli Bencana Sumatera Terpilih, Buku “Tanda Cinta” Segera Terbit

118 Puisi Peduli Bencana Sumatera Terpilih, Buku “Tanda Cinta” Segera Terbit

Relawan Al Quds Lampung Kembali Salurkan Bantuan untuk Bencana Sumatera

Relawan Al Quds Lampung Kembali Salurkan Bantuan untuk Bencana Sumatera

Polres Tanggamus Tahan Kakon Atar Lebar Terkait Korupsi Dana Desa

Polres Tanggamus Tahan Kakon Atar Lebar Terkait Korupsi Dana Desa

Alih Fungsi Terminal Panjang Jadi SMA Siger Tertahan

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Ketahuan Masuk Rumah, Pelaku Anak Panik lalu Tusuk Korban Berkali-kali

Ketahuan Masuk Rumah, Pelaku Anak Panik lalu Tusuk Korban Berkali-kali

30/07/2026
MUI Tanggamus Gelar Penguatan Da’i Wasathiyah, Bupati Soroti Peran Strategis Ulama

MUI Tanggamus Gelar Penguatan Da’i Wasathiyah, Bupati Soroti Peran Strategis Ulama

30/07/2026
Sang “Pengacara Rakyat” Melesat, Wahrul Fauzi Jadi Kandidat Terkuat Ketua Karang Taruna Lampung

Sang “Pengacara Rakyat” Melesat, Wahrul Fauzi Jadi Kandidat Terkuat Ketua Karang Taruna Lampung

30/07/2026
KKN Akhlakul Karimah Berdampak Dimulai, UAP Terjunkan 656 Mahasiswa ke Pringsewu

KKN Akhlakul Karimah Berdampak Dimulai, UAP Terjunkan 656 Mahasiswa ke Pringsewu

30/07/2026
Bangun SDM Unggul, Pemprov Lampung Dorong Generasi Muda Tembus Pasar Kerja Jerman

Bangun SDM Unggul, Pemprov Lampung Dorong Generasi Muda Tembus Pasar Kerja Jerman

30/07/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved