• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Selasa, September 22, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar lampung

Eks Ketua GMNI Bandar Lampung Pertanyakan Dasar Sejarah Narasi di Majalah MPA

Melda by Melda
22/09/2026
in Bandar lampung, PENDIDIKAN
Eks Ketua GMNI Bandar Lampung Pertanyakan Dasar Sejarah Narasi di Majalah MPA

SAIBETIK- Polemik pemberitaan yang diduga mengaitkan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) menuai kecaman dari mantan Ketua DPC GMNI Bandar Lampung selama dua periode.

Ia menilai, apabila benar terdapat narasi dalam Majalah MPA Kementerian Agama yang menggiring GMNI seolah memiliki keterkaitan dengan PKI, persoalan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan kesalahan redaksional. Menurutnya, hal itu menyangkut tanggung jawab media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kalau memang GMNI dikaitkan dengan PKI, pertanyaannya sederhana: dasar sejarahnya apa? Sumbernya siapa? Data dan dokumennya mana? Jangan sampai sejarah diperlakukan seperti potongan status media sosial—tinggal tempel, lalu dianggap benar,” tegasnya.

BeritaTerkait

Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Polda Lampung Nyatakan Perkara YI Sudah Naik Sidik

Rp21,7 Miliar Proyek Trotoar Sultan Agung, Reformasi Rakyat Desak Pengusutan Tuntas

Menurutnya, penyebutan atau penggambaran GMNI dalam konteks PKI berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat apabila tidak disertai penjelasan sejarah secara utuh serta sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menegaskan, GMNI memiliki sejarah, identitas organisasi, serta perjalanan gerakan yang perlu dilihat secara proporsional. Karena itu, pihak yang menerbitkan narasi tersebut diminta tidak sembarangan menggunakan istilah yang dinilai memiliki konsekuensi serius terhadap citra sebuah organisasi.

“Ini bukan soal baper organisasi. Ini soal tanggung jawab intelektual. Kalau mau menulis sejarah, tulislah dengan data. Kalau mau membuat tuduhan, tunjukkan sumbernya. Jangan melempar narasi lalu membiarkan pembaca menyimpulkan sendiri,” ujarnya.

Dengan nada satire, ia menyebut dunia jurnalistik dan literasi seharusnya tidak berubah menjadi arena “gorengan sejarah”, ketika istilah sensitif digunakan untuk menarik perhatian tanpa memberikan konteks yang memadai.

“Kalau setiap organisasi yang pernah bersinggungan dengan dinamika politik langsung dicari-cari hubungannya dengan PKI, nanti sejarah Indonesia bukan lagi ilmu pengetahuan, tetapi seperti permainan cocoklogi,” katanya.

Ia juga mempertanyakan standar editorial yang digunakan sebelum materi tersebut diterbitkan. Menurutnya, media yang berada di lingkungan institusi negara semestinya lebih berhati-hati dalam menentukan diksi, memverifikasi sumber, serta memberikan konteks yang lengkap kepada pembaca.

“Jangan sampai lembaga yang seharusnya menjadi tempat mencerdaskan masyarakat justru ikut memproduksi kesimpulan yang belum terang. Publik berhak mendapatkan informasi yang utuh, bukan potongan narasi yang berpotensi menyesatkan,” tegasnya.

Mantan Ketua DPC GMNI Bandar Lampung dua periode tersebut meminta Kementerian Agama memberikan penjelasan secara terbuka mengenai konteks tulisan yang dipersoalkan, termasuk sumber rujukan dan maksud redaksionalnya.

Menurutnya, apabila terdapat kekeliruan, koreksi harus dilakukan secara terbuka. Sebaliknya, jika terdapat dasar akademik dan historis yang kuat, pihak penerbit juga perlu menjelaskannya secara transparan kepada publik.

“Jangan berlindung di balik nama majalah atau institusi. Kalau tulisan itu benar, jelaskan dasar kebenarannya. Kalau keliru, koreksi. Sesederhana itu,” pungkasnya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BandarlampungGMNIGMNIBandarLampungKemenagLampungMajalahMPAPKI
ShareTweetSendShare
Previous Post

Jurnalis Lampung Selatan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 ABK

Next Post

Pemkab Lamsel Gelar Rapat Lintas OPD Bahas Dugaan Pencabulan Guru ASN

Next Post
Pemkab Lamsel Gelar Rapat Lintas OPD Bahas Dugaan Pencabulan Guru ASN

Pemkab Lamsel Gelar Rapat Lintas OPD Bahas Dugaan Pencabulan Guru ASN

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Pemkab Lamsel Gelar Rapat Lintas OPD Bahas Dugaan Pencabulan Guru ASN

Pemkab Lamsel Gelar Rapat Lintas OPD Bahas Dugaan Pencabulan Guru ASN

22/09/2026
Eks Ketua GMNI Bandar Lampung Pertanyakan Dasar Sejarah Narasi di Majalah MPA

Eks Ketua GMNI Bandar Lampung Pertanyakan Dasar Sejarah Narasi di Majalah MPA

22/09/2026
Jurnalis Lampung Selatan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 ABK

Jurnalis Lampung Selatan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 ABK

22/09/2026
Gubernur Mirza Kumpulkan Pemangku Kepentingan, Serapan FLPP Lampung Jadi Sorotan

Gubernur Mirza Kumpulkan Pemangku Kepentingan, Serapan FLPP Lampung Jadi Sorotan

22/09/2026
Setelah Dua Bulan Level III, Status Gunung Anak Krakatau Kini Turun ke Level II

Setelah Dua Bulan Level III, Status Gunung Anak Krakatau Kini Turun ke Level II

22/09/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved