• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home POLITIK

Tali Kerek PAD Lampung Putus: Pajak, Rakyat, dan Rasa yang Tertinggal di Jalanan

Melda by Melda
01/07/2025
in POLITIK
Tali Kerek PAD Lampung Putus: Pajak, Rakyat, dan Rasa yang Tertinggal di Jalanan

SAIBETIK – Pemutihan pajak kendaraan bermotor, yang digadang-gadang bisa menjadi jurus andalan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), nyatanya belum juga memberikan efek signifikan. Tali pengerek PAD itu seakan putus di tengah jalan—ditarik dari bawah, dilepas dari atas.

Sementara itu, suara dari kursi dewan kadang terdengar lebih seperti gema traktat ekonomi yang kaku, bukan jeritan rakyat yang melarat. Tapi tentu saja, ini masih dalam ranah kemungkinan. Siapa tahu, para wakil rakyat itu sebenarnya rajin membaca, hanya saja belum sempat bertobat dari gaya hidup yang nikmat.

Pajak: Antara Kewajiban dan Kecemasan

Optimalisasi pajak kendaraan bermotor mungkin niatnya baik. Tapi bagi sebagian rakyat, pajak tak ubahnya seperti kerikil dalam sepatu: kecil tapi bikin susah melangkah. Jalanan makin padat, kendaraan makin banyak, udara makin berat, dan pajak tetap melaju—meski ekonomi di rumah-rumah rakyat justru sedang mogok hidup.

BeritaTerkait

Lampung Timur Bidik Desa Berdaya Saing Lewat Festival UMKM 1001 Malam

Lampung Genjot Iklim Usaha Kompetitif, Kolaborasi dengan KPPU Diperkuat

Pajak, katanya, adalah kontribusi. Tapi ketika kontribusi itu membuat hidup semakin sempit, publik mulai bertanya: siapa sebenarnya yang sedang ditarik? Kendaraan atau nurani?

Kenapa Bukan yang Menjual yang Membayar Lebih?

Lucunya, yang menjual kendaraan tak pernah masuk dalam daftar yang dipajaki besar-besaran. Padahal, mereka inilah yang setiap tahun menambah jumlah kendaraan di jalanan, yang secara tidak langsung menyumbang sesak pada paru-paru kota dan kepala para pengemudi.

Bukankah lebih masuk akal jika perusahaan penjual kendaraan ikut menanggung beban pajak lebih besar? Supaya mereka juga berpikir dua kali sebelum memompa pasar dengan mobil-mobil baru tanpa solusi lalu lintas yang baru.

Kita, Rakyat, dan Jalan yang Tak Lagi Ramah

Kita bekerja setiap hari, melintasi jalan yang semakin sesak. Kita belanja dengan uang pas-pasan, sementara anak-anak berangkat sekolah di tengah deru klakson yang tak pernah kenal henti. Lalu ketika ditanya soal solusi, suara rakyat kerap dibalas dengan diam atau debat yang hanya seru di mikrofon, tidak sampai ke dapur.

Kalau begitu, apa gunanya wakil rakyat? Gaji mereka lebar, sedangkan harapan rakyat makin tipis. Barangkali di sinilah letak kepedihan kita: merasa diwakili, tapi tak pernah sepenuhnya diperhatikan.

Seni Berpikir, Bukan Sekadar Mengambil

Pajak kendaraan bermotor bukan sepenuhnya salah. Tapi dalam menagih, negara seharusnya juga belajar memberi: udara yang lebih bersih, jalan yang lebih lancar, dan sistem transportasi publik yang manusiawi.

Sebelum pajak ditarik, tariklah dulu kepercayaan rakyat. Karena sesungguhnya, pembangunan tanpa empati hanya akan menghasilkan jalan-jalan yang tak mengarah ke mana-mana.

Dan untuk kalian yang gerah membaca tulisan ini, mohon maaf bila kata-kata ini menimbulkan gelisah. Tapi kadang, dalam seni berbahasa, kita hanya ingin menulis dengan jujur: bahwa negeri ini milik semua, bukan segelintir yang sedang berkuasa.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: EkonomiDaerahOpiniRakyatPADLampungPajakKendaraan
ShareTweetSendShare
Previous Post

Putri Indonesia Meriahkan Peluncuran #SeruputMadu: Inovasi Manis dari Pringsewu untuk Indonesia

Next Post

Hari Bhayangkara ke-79 di Pesawaran: Polri Teguhkan Komitmen sebagai Sahabat Rakyat

Next Post
Hari Bhayangkara ke-79 di Pesawaran: Polri Teguhkan Komitmen sebagai Sahabat Rakyat

Hari Bhayangkara ke-79 di Pesawaran: Polri Teguhkan Komitmen sebagai Sahabat Rakyat

Bupati Tanggamus Apresiasi Kinerja Polres di Hari Bhayangkara ke-79: Polri Adalah Pilar Keamanan dan Mitra Pembangunan

Bupati Tanggamus Apresiasi Kinerja Polres di Hari Bhayangkara ke-79: Polri Adalah Pilar Keamanan dan Mitra Pembangunan

Polres Lampung Selatan Peringati Hari Bhayangkara ke-79: Apresiasi Tokoh dan Personel Berkinerja Unggul

Polres Lampung Selatan Peringati Hari Bhayangkara ke-79: Apresiasi Tokoh dan Personel Berkinerja Unggul

FORKI Lampung Utara Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Karate Piala Gubernur Lampung 2025

FORKI Lampung Utara Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Karate Piala Gubernur Lampung 2025

Kado Hari Bhayangkara ke-79: 42 Personel Polres Pringsewu Naik Pangkat, Haru dan Bangga Warnai Upacara

Kado Hari Bhayangkara ke-79: 42 Personel Polres Pringsewu Naik Pangkat, Haru dan Bangga Warnai Upacara

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Dubes Palestina Apresiasi Sambutan Hangat Pemerintah dan Masyarakat Lampung

Dubes Palestina Apresiasi Sambutan Hangat Pemerintah dan Masyarakat Lampung

20/04/2026
Atlet Polda Lampung Tampil Gemilang di Kemala Run 2026

Atlet Polda Lampung Tampil Gemilang di Kemala Run 2026

20/04/2026
IKAM Way Kanan Tuntut Transparansi Anggaran dan Perbaikan Infrastruktur

IKAM Way Kanan Tuntut Transparansi Anggaran dan Perbaikan Infrastruktur

20/04/2026
Pernyataan JK Viral, Publik Pertanyakan Relasi dengan Jokowi

Pernyataan JK Viral, Publik Pertanyakan Relasi dengan Jokowi

20/04/2026
Agus Suranto: ASN Harus Adaptif, 9 Pejabat Resmi Menempati Jabatan Baru

Agus Suranto: ASN Harus Adaptif, 9 Pejabat Resmi Menempati Jabatan Baru

20/04/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved