SAIBETIK- Aparat kepolisian melakukan pengawalan ketat terhadap ribuan massa buruh dari Provinsi Lampung yang berangkat menuju Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.
Pengawalan dilakukan secara berlapis dan terkoordinasi, mulai dari wilayah kabupaten/kota oleh jajaran Polres, hingga dilanjutkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung setelah rombongan memasuki titik kumpul di KM 20B Bakauheni.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 40 unit bus dengan total sekitar 1.991 peserta diberangkatkan menuju Jakarta. Rombongan buruh ini berangkat pada Kamis (30/4/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB setelah melalui serangkaian persiapan oleh panitia.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M. Erza Trisyahputra Nasution, mengatakan bahwa pengawalan dilakukan sejak awal keberangkatan untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan tertib.
“Petugas melakukan pengawalan terhadap massa buruh sejak dari wilayah masing-masing hingga berkumpul di titik KM 20B. Selanjutnya, pengawalan dilanjutkan oleh Dit Lantas Polda Lampung menuju Monas,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, sistem pengawalan berjenjang ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama perjalanan, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas, mengingat jumlah kendaraan yang cukup banyak dan jarak tempuh yang panjang.
Selain pengawalan, pihak kepolisian juga memberikan imbauan kepada seluruh sopir bus agar tetap disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas selama perjalanan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keselamatan seluruh peserta.
“Kami mengingatkan para sopir untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan. Ini perjalanan jauh, jadi kehati-hatian sangat diperlukan,” kata Erza.
Sebelum keberangkatan, panitia juga telah melakukan pengecekan terhadap peserta, pembagian atribut, serta koordinasi teknis guna memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar. Sejumlah peserta bahkan dilaporkan telah lebih dahulu tiba di Jakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan May Day.
Peringatan Hari Buruh Internasional sendiri menjadi momentum penting bagi para pekerja untuk menyampaikan aspirasi serta memperjuangkan hak-hak mereka. Di sisi lain, aparat kepolisian memastikan bahwa kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tetap memperhatikan kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Dengan pengawalan yang terstruktur dan koordinasi yang baik, diharapkan perjalanan ribuan buruh dari Lampung menuju Jakarta dapat berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas maupun keselamatan di jalan.***






