SAIBETIK- Grup musik beraliran post-rock asal Bandar Lampung dan Jakarta, JIVA MAYA, resmi merilis single ketiga mereka bertajuk “D.I.J (Detik Ini Juga)” di seluruh platform digital pada Jumat, 4 September 2026.
Single tersebut menjadi bagian dari perjalanan JIVA MAYA menuju peluncuran extended play (EP) perdana yang dijadwalkan hadir pada awal Desember 2026.
Sebelumnya, JIVA MAYA telah memperkenalkan dua karya, yakni “Terang Benderang” dan “R.U.M.A.H”.
Menariknya, “D.I.J (Detik Ini Juga)” lahir dari kolaborasi dengan Komjen Pol. Helmy Santika, perwira tinggi Polri yang juga aktif bermusik sebagai gitaris.
Helmy menjadi pencipta lagu sekaligus penulis lirik. Dalam proses kreatifnya, ia berkolaborasi dengan gitaris JIVA MAYA, David Harjono Tamin, yang berperan sebagai co-composer.
Inspirasi lagu tersebut berasal dari pengalaman personal Helmy ketika melewati masa penantian yang penuh tantangan.
“Semua berawal dari apa yang kita rasakan. Pada waktu itu saya dalam keadaan menunggu, dan kita tahu menunggu adalah pekerjaan yang paling tidak enak,” ujar Helmy.
Di tengah situasi tersebut, Helmy mengaku menemukan ketenangan melalui dukungan sang istri. Ketenangan itu kemudian menjadi sumber energi yang dituangkan ke dalam lirik lagu.
“Dalam proses menunggu itu saya dapatkan ketenangan yang muncul karena dukungan luar biasa dari istri. Buah dari ketenangan itu memunculkan energi yang sangat besar dari dalam diri saya, dan energi itu yang saya gunakan untuk membuat lirik lagu D.I.J,” tuturnya.
Melalui “D.I.J”, Helmy membawa tiga pesan utama.
Pertama, ajakan untuk membangun empati dan tidak membiarkan orang lain terlalu lama terbebani oleh masa penantian.
Kedua, keyakinan bahwa setiap orang memiliki potensi energi besar yang dapat digunakan untuk berbagi kebaikan.
Ketiga, keberanian untuk segera melakukan perubahan menuju hal yang lebih baik, dimulai dari langkah-langkah kecil tanpa terus menunda.
Bagi JIVA MAYA, kolaborasi tersebut menjadi pengalaman tersendiri. Mereka melihat adanya kesamaan semangat dalam bermusik, terutama mengenai keberanian untuk memulai sebuah karya.
“Kolaborasi dengan Pak Helmy adalah pengalaman yang luar biasa. Ada semangat yang sama antara kami dan beliau—sama-sama mencintai musik, sama-sama percaya bahwa keberanian untuk memulai itu penting. D.I.J adalah bukti bahwa musik bisa lahir dari mana saja, dari siapa saja, selama ada kejujuran di dalamnya,” ujar perwakilan JIVA MAYA.
Saat ini, JIVA MAYA diperkuat Stefani Melanova Sihite pada vokal, Arie Durent pada bas, David Harjono Tamin pada gitar, serta Obay pada drum.
Band tersebut mendedikasikan karya-karyanya sebagai proyek warisan atau legacy project untuk meneruskan semangat mendiang pendiri JIVA MAYA, Ibni Mualim.
Setelah merilis “D.I.J”, JIVA MAYA bersiap menyambut peluncuran EP perdana mereka pada akhir 2026. Band ini juga membuka peluang untuk berkolaborasi dengan musisi-musisi lain dari berbagai daerah di Indonesia.





