SAIBETIK- Kafe The Hevn yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, kembali menjadi sasaran razia narkoba yang digelar Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung, Kamis dini hari, 15 Oktober 2026.
Razia kali ini merupakan pemeriksaan kedua di lokasi tersebut. Kegiatan dipimpin Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Lampung, AKBP Radius Utama, dengan melibatkan puluhan personel kepolisian serta Polisi Militer (PM) TNI.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kedatangan petugas membuat sejumlah pengunjung yang tengah menikmati hiburan musik DJ terkejut. Sebagian pengunjung tampak panik saat petugas memasuki area kafe dengan membawa peralatan tes urine.
Petugas kemudian memeriksa identitas pengunjung, termasuk KTP, serta melakukan tes urine terhadap pengunjung yang dinilai mencurigakan.
Dari pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan pengunjung yang kedapatan mengonsumsi narkoba maupun barang-barang terlarang.
Razia ini merupakan bagian dari upaya kepolisian menekan peredaran gelap narkotika dan mencegah penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam.
Sebelumnya, pada 23 September 2026, tim gabungan Ditresnarkoba Polda Lampung bersama Polisi Militer TNI, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes), Samapta, serta Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) juga menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam di Bandar Lampung. Kafe The Hevn menjadi salah satu lokasi yang diperiksa.
Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Dodi Suryadin, sebelumnya menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberi ruang bagi penyalahgunaan narkoba, terutama di tempat hiburan malam yang berpotensi menjadi lokasi transaksi maupun konsumsi narkotika.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung, kepolisian juga mengingatkan pengelola tempat hiburan malam agar memperketat pengawasan internal dan memastikan tempat usahanya tidak menjadi lokasi penyalahgunaan narkoba.
“Jika terbukti ada pembiaran terhadap peredaran narkoba di tempat usahanya, tentu akan ada konsekuensi hukum yang tegas. Bahkan kita rekomendasikan ke pemda untuk ditutup. Kita akan terus gencar melakukan kegiatan ini (razia) secara acak,” tegas Dodi.
Razia berulang tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Bandar Lampung. Kepolisian menegaskan pemeriksaan serupa akan terus dilakukan secara acak untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika.***








