• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Kamis, April 23, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar lampung

Limbah MBG Jadi Sorotan, Pedagang Sekolah Mengaku Kehilangan Penghasilan

Melda by Melda
23/04/2026
in Bandar lampung, REDAKSI
Limbah MBG Jadi Sorotan, Pedagang Sekolah Mengaku Kehilangan Penghasilan

SAIBETIK- Di Balik Menu Sehat MBG: Lingkungan Terancam, Pedagang Kecil Terhimpit Gelombang kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian menguat. Program yang sejak awal digadang-gadang sebagai solusi peningkatan gizi sekaligus penggerak ekonomi rakyat, kini justru dihadapkan pada temuan-temuan lapangan yang memantik tanda tanya besar: ada apa sebenarnya dengan implementasinya?

Sorotan tajam datang dari komunitas lingkungan Pandawara Group. Dalam aksi bersih sungai yang mereka lakukan, ditemukan pemandangan yang sulit diterima akal sehat—susu program MBG dibuang begitu saja ke aliran sungai dalam jumlah yang tidak sedikit. Temuan ini bukan sekadar soal limbah, tetapi menyangkut potensi pemborosan anggaran negara sekaligus ancaman bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Padahal, sejak awal peluncurannya, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional telah menetapkan standar ketat pengelolaan limbah program MBG. Konsep ekonomi sirkular menjadi fondasi, di mana sisa makanan dan limbah seharusnya dikelola, diolah, dan dilaporkan secara transparan kepada pemerintah daerah. Namun fakta di lapangan menunjukkan adanya celah serius antara regulasi dan praktik.

BeritaTerkait

Laporan Diabaikan? Warga Kedamaian Protes Banjir Dekat Kantor Lurah

Lampung Timur Bidik Desa Berdaya Saing Lewat Festival UMKM 1001 Malam

Pandawara menyayangkan keras kejadian tersebut. Mereka menilai, pembuangan makanan bergizi ke sungai bukan hanya mencoreng tujuan mulia program, tetapi juga berpotensi menciptakan dampak lingkungan baru—mulai dari pencemaran air hingga risiko kesehatan bagi warga sekitar yang masih bergantung pada sumber air tersebut.

Di sisi lain, persoalan lain muncul secara perlahan namun pasti: efek domino terhadap pelaku usaha kecil di lingkungan sekolah. Sejumlah kantin dan pedagang mengaku mengalami penurunan drastis pembeli sejak program MBG berjalan. Para siswa yang sebelumnya menjadi pelanggan utama kini lebih mengandalkan makanan gratis yang disediakan.

Di balik wajah ceria siswa yang menikmati menu sehat, tersimpan kegelisahan para pedagang kecil. Mereka dipaksa beradaptasi dalam waktu singkat, bahkan tak sedikit yang mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat turunnya pendapatan. Harapan mereka sederhana—kebijakan yang hadir seharusnya merangkul, bukan justru memukul pelaku usaha yang telah lama menggantungkan hidup di lingkungan sekolah.

Ironi ini menjadi semakin kontras jika dikaitkan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa program MBG juga ditujukan untuk mendorong kesejahteraan UMKM. Namun realitas di lapangan menunjukkan adanya ketimpangan antara visi dan pelaksanaan.

Situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar: apakah pengawasan terhadap program MBG sudah berjalan efektif? Ataukah ada persoalan dalam distribusi, manajemen, hingga koordinasi antar pihak yang belum terselesaikan?

Jika tidak segera dibenahi, program yang seharusnya menjadi solusi justru berpotensi melahirkan masalah baru—dari pemborosan anggaran, kerusakan lingkungan, hingga tergerusnya ekonomi rakyat kecil. Pemerintah kini dihadapkan pada ujian nyata: memastikan bahwa setiap kebijakan tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga tepat sasaran di lapangan.

Source: IWANG BAGAS TAMA
Tags: Badan Gizi NasionalBerita NasionalEkonomi RakyatLingkunganMakan Bergizi GratisMBGPandawara GroupProgram Pemerintah.Umkm
ShareTweetSendShare
Previous Post

Sidang Pembuktian PT LEB Berlangsung Singkat, Hanya Satu Saksi Hadir

Next Post

Polisi Amankan 5 Pelaku Pencurian Kabel Listrik, Modus Matikan Arus

Next Post
Polisi Amankan 5 Pelaku Pencurian Kabel Listrik, Modus Matikan Arus

Polisi Amankan 5 Pelaku Pencurian Kabel Listrik, Modus Matikan Arus

Pemprov Lampung Siapkan Lahan 7 Hektare untuk Balai Diklat Industri di Kota Baru

Pemprov Lampung Siapkan Lahan 7 Hektare untuk Balai Diklat Industri di Kota Baru

Sengketa Tanah 2026, Tim Pertanahan Pringsewu Verifikasi Data di Lapangan

Sengketa Tanah 2026, Tim Pertanahan Pringsewu Verifikasi Data di Lapangan

Aklamasi di Musda, Madri Daud Siap Perkuat KAHMI Lampung Utara

Aklamasi di Musda, Madri Daud Siap Perkuat KAHMI Lampung Utara

Beraksi Lintas Wilayah, Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibongkar Polisi

Beraksi Lintas Wilayah, Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibongkar Polisi

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Bonus Demografi Jadi Sorotan, Marindo Dorong Lulusan Unila Tingkatkan Skill

Bonus Demografi Jadi Sorotan, Marindo Dorong Lulusan Unila Tingkatkan Skill

23/04/2026
Beraksi Lintas Wilayah, Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibongkar Polisi

Beraksi Lintas Wilayah, Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibongkar Polisi

23/04/2026
Aklamasi di Musda, Madri Daud Siap Perkuat KAHMI Lampung Utara

Aklamasi di Musda, Madri Daud Siap Perkuat KAHMI Lampung Utara

23/04/2026
Sengketa Tanah 2026, Tim Pertanahan Pringsewu Verifikasi Data di Lapangan

Sengketa Tanah 2026, Tim Pertanahan Pringsewu Verifikasi Data di Lapangan

23/04/2026
Pemprov Lampung Siapkan Lahan 7 Hektare untuk Balai Diklat Industri di Kota Baru

Pemprov Lampung Siapkan Lahan 7 Hektare untuk Balai Diklat Industri di Kota Baru

23/04/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved