oleh

Dua Marga di Bandar Lampung Kunjungi Herman HN Bahas Pelestarian Adat Budaya

BANDAR LAMPUNG – Drs. H. Herman Hasanusi, M.M., mantan Wali Kota Bandar Lampung menerima kunjungan warga adat Marga Balau dan Marga Teluk Betung, Senin (01/3/2021).

Herman HN yang memimpin Bandar Lampung dari tahun 2016 sampai 17 Februari 2021 itu, menerima apresiasi dari dua Marga tersebut atas Pelestarian Adat dan Nilai Budaya Kota Bandar Lampung.

Mewakili dua marga, Cholid ismail balaw (St. Praja Kelana) mengungkapkan, silaturahmi  membahas pelestarian adat dan budaya Lampung di kota Tapis Berseri. Sekaligus berterimakasih kepada Herman HN atas kepeduliannya terhadap nilai adat dan budaya di Bandar Lampung.

Sepuluh tahun Herman HN memimpin Bandar Lampung, banyak kegiatan pelestarian budaya yang dihelat. Sehingga, menurut Cholid, apa yang dilakukan merupakan langkah kongkrit Herman HN dalam memajukan serta mempertahankan adat dan budaya.

Pasalnya, Herman HN tidak hanya merenovasi  bangunan layanan publik bernuansa kearifan lokal. Namun juga dengan melakukan promosi dan memberikan bantuan kepada pengiat budaya Lampung.

“Saya mewakili dua marga berterimakasih karna pak Herman HN sangat peduli dengan budaya lampung, berbagai kegiatan dan promosi dilakukan pak Herman saat menjabat Walikota,” ujar Cholid dalam siaran pers yang diterima Saibetik.

Seperti yang diketahui, lanjut Cholid Ismail selama 10 tahun menjabat Herman HN begitu peduli dengan budaya Lampung. Misalnya, dengan mengelar berbagai festival seperti gitar klasik, tari nyambai, tari rudat dan membangun masjid berornamen khas Lampung.

“Terimakasih atas kepedulian terhadap adat dan budaya Lampung, semoga Bunda Eva sebagai Walikota bisa melanjutkan program pak Herman dibidang adat dan budaya,” kata dia.

Saat diwawancarai, Herman HN mengaku sudah menjadi tugas kepala daerah dalam memajukan adat dan budaya. Kedepannya dirinya Berharap tokoh adat terus bersinergi bersama-sama membangun kota bandar lampung.

“kedua adat ini harus terus bersatu, bersama-sama membantu pemerintah dalam memajukan budaya dan daerah,” pungkasnya.

Laporan Siska Purnama

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed