• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Jumat, Juli 24, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home REDAKSI

Meningkatnya Kasus Cuci Darah pada Anak: 6 Penyebab Utama yang Harus Diketahui

hari by hari
06/08/2024
in REDAKSI
Meningkatnya Kasus Cuci Darah pada Anak: 6 Penyebab Utama yang Harus Diketahui

SAIBETIK – Cuci darah atau hemodialisis sering kali dianggap sebagai solusi terakhir untuk masalah ginjal, terutama pada anak-anak. Prosedur ini diperlukan ketika ginjal tidak lagi mampu berfungsi dengan baik. Meskipun cuci darah bukanlah solusi permanen, ini dapat membantu anak-anak dengan gangguan ginjal serius hingga terapi lebih lanjut seperti transplantasi ginjal dapat dilakukan.

Berikut adalah enam penyebab utama yang mendorong anak-anak harus menjalani cuci darah:

Penyakit Ginjal Bawaan
Beberapa anak dilahirkan dengan kelainan ginjal bawaan yang memengaruhi struktur atau fungsi ginjal, seperti displasia ginjal atau ginjal polikistik. Kondisi ini dapat mengarah pada gagal ginjal yang memerlukan cuci darah.

BeritaTerkait

Roda Peluang Usaha Jadi Cara Kreatif Itera Kenalkan Konsep Untung Rugi Sejak Dini

17 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Agnes Wulandari Digelar, Polisi Bongkar Detik-detik Tragis Penusukan

Gagal Ginjal Akut
Gagal ginjal akut (AKI) pada anak sering disebabkan oleh infeksi, dehidrasi berat, atau gangguan aliran darah ke ginjal. Kondisi ini memerlukan perawatan intensif, dan sering kali cuci darah diperlukan untuk stabilisasi.

Kelainan Genetik
Kelainan genetik tertentu, seperti Sindrom Alport, dapat menyebabkan kerusakan ginjal progresif. Kerusakan ini sering kali memerlukan cuci darah sebagai bagian dari perawatan.

Infeksi Ginjal
Infeksi ginjal yang parah, jika tidak diobati dengan baik, bisa menyebabkan kerusakan ginjal permanen. Infeksi ini dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit.

Penyakit Autoimun
Penyakit autoimun seperti lupus eritematosus sistemik dapat menyerang ginjal dan menyebabkan kerusakan yang memerlukan cuci darah untuk pengelolaan kondisi.

Obstruksi Saluran Urin
Gangguan atau obstruksi pada saluran urin, seperti penyumbatan yang menghambat aliran urin dari ginjal, dapat menyebabkan kerusakan ginjal yang parah dan sering memerlukan cuci darah.

Diagnosis dini dan penanganan medis yang tepat sangat penting untuk mengelola kondisi ini secara efektif dan meminimalkan dampak jangka panjang bagi kesehatan anak.

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kasus Penganiayaan Pengelola Daycare di Depok Viral: Menilai Plus Minus Menitipkan Anak di Daycare

Next Post

Kemenkominfo Blokir DuckDuckGo: Asal Usul dan Fitur Utama Mesin Pencari yang Kini Terkena Pemblokiran

Next Post
Kemenkominfo Blokir DuckDuckGo: Asal Usul dan Fitur Utama Mesin Pencari yang Kini Terkena Pemblokiran

Kemenkominfo Blokir DuckDuckGo: Asal Usul dan Fitur Utama Mesin Pencari yang Kini Terkena Pemblokiran

Kapolda Lampung: Anggota Harus Perkuat Keimanan dan Waspada Menjelang Pilkada

Peluncuran BBM Rendah Sulfur: Fakta-fakta Penting Menjelang 17 Agustus 2024

Peluncuran BBM Rendah Sulfur: Fakta-fakta Penting Menjelang 17 Agustus 2024

Mengapa Indra Sjafri Tak Panggil 3 Pemain Keturunan Kelas Eropa Ini? Terkuak Alasannya Sekarang

Timnas Indonesia U-20 Sambut Tiga Pemain Keturunan Baru Menjelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2025

PSSI Proses Naturalisasi Dua Pemain Baru untuk Timnas Indonesia: Bukan Penyerang, Melainkan Gelandang dan Bek

PSSI Proses Naturalisasi Dua Pemain Baru untuk Timnas Indonesia: Bukan Penyerang, Melainkan Gelandang dan Bek

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Roda Peluang Usaha Jadi Cara Kreatif Itera Kenalkan Konsep Untung Rugi Sejak Dini

Roda Peluang Usaha Jadi Cara Kreatif Itera Kenalkan Konsep Untung Rugi Sejak Dini

24/07/2026
17 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Agnes Wulandari Digelar, Polisi Bongkar Detik-detik Tragis Penusukan

17 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Agnes Wulandari Digelar, Polisi Bongkar Detik-detik Tragis Penusukan

24/07/2026
Pintu Belakang Jadi Jalan Masuk, Pelaku Curat di Katibung Diciduk Polisi

Pintu Belakang Jadi Jalan Masuk, Pelaku Curat di Katibung Diciduk Polisi

24/07/2026
Kasus Honorer Fiktif Kota Metro, Kesbangpol Khawatir Status Welly Adiwantara Ganggu Stabilitas Lamteng

Kasus Honorer Fiktif Kota Metro, Kesbangpol Khawatir Status Welly Adiwantara Ganggu Stabilitas Lamteng

24/07/2026
Bupati Pringsewu Kenalkan Mocaf ke Menko Pangan, Singkong Lokal Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi

Bupati Pringsewu Kenalkan Mocaf ke Menko Pangan, Singkong Lokal Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi

24/07/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved