SAIBETIK- Institut Bakti Nusantara (IBN) menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pringsewu dalam program Digital Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk mengawal perlindungan sosial (Perlinsos) agar tepat sasaran. Kegiatan bertema IBN Goes Digital tersebut berlangsung di Aula IBN, Kamis (6/11/2026).
Program ini menjadi bagian dari pembekalan kepada mahasiswa agar memiliki pemahaman mengenai penggunaan dan aktivasi aplikasi IKD. Mahasiswa diharapkan dapat ikut mendampingi masyarakat dalam memanfaatkan layanan identitas kependudukan berbasis digital.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Pringsewu, Sudarsih, SE, yang hadir sebagai narasumber menjelaskan bahwa IKD merupakan program resmi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Aplikasi tersebut dapat diunduh melalui Google Play Store bagi pengguna perangkat Android.
IKD Permudah Akses Layanan Publik
Sudarsih menerangkan, IKD memiliki fungsi sebagai identitas diri dalam bentuk digital yang dapat digunakan sebagai pelengkap layanan identitas kependudukan, termasuk menampilkan data KTP elektronik.
“Kita tidak perlu repot selalu membawa KTP fisik,” kata Sudarsih.
Melalui aplikasi IKD, masyarakat dapat mengakses informasi dokumen kependudukan, seperti KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK) digital. Aplikasi ini juga mendukung akses terhadap sejumlah dokumen dan informasi layanan lainnya.
Keberadaan IKD diharapkan dapat mempermudah proses verifikasi identitas untuk berbagai kebutuhan administrasi, perbankan, dan pelayanan publik. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital tanpa selalu bergantung pada fotokopi dokumen identitas.
Dari sisi keamanan, aplikasi IKD dilengkapi fitur perlindungan seperti PIN verifikasi, autentikasi biometrik berupa sidik jari atau pengenalan wajah, serta QR Code dinamis untuk membantu mencegah pemalsuan identitas dan penyalahgunaan data.
Mahasiswa Dilibatkan Dampingi Masyarakat
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik IBN, Didi Susianto, M.Kom., didampingi Wakil Rektor II Bidang SDM dan Keuangan, Dr. Miswan Gumanti, MBA., MM., mengatakan pembekalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan peran mahasiswa dalam membantu masyarakat memahami dan mengaktifkan IKD.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program ini juga menjadi bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat.
Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh, mahasiswa diharapkan dapat menjadi pendamping masyarakat dalam proses aktivasi serta penggunaan Identitas Kependudukan Digital.
Melalui kolaborasi IBN dan Disdukcapil Pringsewu, program IBN Goes Digital diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan berbasis digital sekaligus mendukung pemanfaatan data kependudukan dalam upaya mewujudkan perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran.***(Wid)





