SAIBETIK- Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menunjukkan progres dalam pembangunan sarana air bersih bagi masyarakat desa. Hingga hari keempat pelaksanaan, Jumat (13/2/2026), pembangunan sumur bor di sejumlah titik mulai memasuki tahap lanjutan dengan capaian kedalaman pengeboran yang bervariasi.
Pembangunan sumur bor ini menjadi salah satu program fisik TMMD yang bertujuan memperkuat akses air bersih bagi warga di wilayah sasaran.
Tahapan Setting Alat Pengeboran
Di Desa Gunung Sari, personel TMMD memulai tahap setting alat pengeboran di salah satu lokasi sumur bor milik warga. Proses ini meliputi penataan mesin bor, pemasangan rangka penyangga, serta pengecekan kesiapan seluruh peralatan sebelum proses pengeboran dilakukan.
Tahapan awal tersebut dinilai penting untuk memastikan proses pengeboran berjalan aman, efektif, serta sesuai dengan standar teknis di lapangan.
Progres Kedalaman Sumur Bor
Sementara itu, pengerjaan sumur bor di beberapa desa lain juga menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
Di Dusun Waringin, Desa Kota Jawa, kedalaman pengeboran telah mencapai 15 meter. Sedangkan di Desa Kubu Batu, sumur bor telah menembus kedalaman sekitar 25 meter.
Adapun di Desa Tanjung Rejo, dua titik sumur bor yang dikerjakan masing-masing telah mencapai kedalaman 30 meter dan 42 meter. Seluruh proses pengerjaan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan kerja serta ketepatan teknis agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Semangat Gotong Royong TNI dan Warga
Keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan sumur bor menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan warga desa.
Program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik berupa sarana air bersih, tetapi juga memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan desa.
Adapun lima titik pembangunan sumur bor yang menjadi sasaran program TMMD meliputi satu titik sumur bor milik Ibu Rumiani di Desa Tanjung Rejo, satu titik milik Triyono di Desa Tanjung Rejo, satu titik milik Jamingan di Desa Kubu Batu, serta dua titik lainnya berada di Desa Kota Jawa dan Desa Gunung Sari.
Melalui pembangunan sumur bor ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan warga di wilayah sasaran TMMD.***










