• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Senin, Juli 6, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung lampung Selatan

Forum JWI dan Disparbud Lampung Selatan Soroti Pengelolaan Eduwisata yang Terintegrasi

Melda by Melda
06/07/2026
in lampung Selatan, REDAKSI
Forum JWI dan Disparbud Lampung Selatan Soroti Pengelolaan Eduwisata yang Terintegrasi

SAIBETIK- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Kabupaten Lampung Selatan menggelar forum diskusi bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan terkait pengembangan sektor eduwisata. Kegiatan berlangsung di Aula Home Stay Lamban Queen, Desa Maja, Kecamatan Kalianda, Jumat (3/7/2026).

Forum tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan Dr. I Nyoman Setiawan, S.E., M.M., Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Syaifuddin, S.E., M.IP., Ketua DPD JWI Lampung Selatan Zul Kenedy, beserta jajaran pengurus JWI Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD JWI Lampung Selatan Zul Kenedy menyampaikan sejumlah gagasan mengenai pengembangan sektor eduwisata kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

BeritaTerkait

Pariwisata Jadi Kunci, Bupati Egi Raih Apresiasi Nasional dari Disway

Way Handak Expo Membara, IDS Sumatra 2026 Jadi Bukti Sport Tourism Lampung Selatan Hidup

“Saat kita menyaksikan pelaksanaan program ini, hal yang paling penting untuk kita perhatikan adalah siapa pihak yang bertanggung jawab, dan siapa yang benar-benar memahami serta menguasai jalannya program yang sudah ada. Karena sudah banyak lokasi eduwisata yang mulai berjalan seperti di Trimomukti, Fajar Baru, kawasan pesisir Ketapang, dan destinasi wisata lainnya, kita harus memastikan pengelolanya memahami tujuan edukasi, menguasai data dan materi, serta mampu mengoordinasikan agar program tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar Zul Kenedy.

Menurutnya, terdapat beberapa langkah strategis yang perlu dilakukan agar pengembangan eduwisata di Kabupaten Lampung Selatan dapat berjalan lebih optimal.

“Pertama, terkait kejelasan pengelolaan. Kita perlu menetapkan satu tim koordinator yang benar-benar memahami dan menguasai seluruh program sehingga tidak ada lagi ketidakjelasan siapa yang memegang kendali,” katanya.

Ia melanjutkan, langkah kedua adalah menyatukan berbagai program yang selama ini berjalan secara terpisah.

“Kita susun rute eduwisata yang terpadu sehingga wisatawan maupun sekolah dapat mengunjungi beberapa lokasi sekaligus dengan tema yang saling berkesinambungan,” jelasnya.

Langkah berikutnya adalah menyusun materi edukasi yang baku sesuai dengan jenjang pendidikan agar setiap kunjungan memberikan nilai tambah bagi proses pembelajaran peserta didik.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembenahan akses jalan, fasilitas umum, serta peningkatan kenyamanan di setiap lokasi eduwisata.

“Kelima, meningkatkan kemampuan pengelola melalui pelatihan dan sertifikasi, serta memperluas kerja sama dengan sekolah dan dinas terkait,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Zul Kenedy juga mengungkapkan bahwa JWI Lampung Selatan akan menjadi pelaksana kegiatan Lomba Lintas Wisata Alam Gunung Rajabasa dan Krakatau yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

“Dengan langkah-langkah yang terarah ini, saya yakin eduwisata Lampung Selatan akan menjadi lebih teratur, bermanfaat, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan Dr. I Nyoman Setiawan menyampaikan bahwa pemerintah daerah masih terus menyempurnakan konsep pengembangan eduwisata agar memiliki kemasan yang tepat dan mudah dipahami masyarakat.

“Kita juga harus menjawab keraguan yang muncul, apa sebenarnya ciri yang membuat sebagian orang menganggap program ini sekadar isu atau hoaks. Justru di sinilah pentingnya kemasan yang tepat untuk program ini, hal yang sampai saat ini masih terus kita cari dan benahi. Dalam menyusunnya, kami juga mendengarkan berbagai masukan dari rekan-rekan yang bergerak di bidang pariwisata,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan memiliki peran sebagai fasilitator sekaligus regulator, bukan sebagai pelaksana utama program.

“Perlu kita sadari bersama, Dinas Pariwisata bukanlah pelaku utama atau pelaksana tunggal, melainkan berperan sebagai fasilitator sekaligus pengatur atau regulator. Peran inilah yang harus ditegakkan dengan jelas agar program tidak menimbulkan kesalahpahaman dan benar-benar terpercaya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nyoman juga menilai bahwa keberhasilan program eduwisata sangat ditentukan oleh tingkat partisipasi masyarakat.

“Apakah masyarakat benar-benar dilibatkan atau hanya sekadar menjadi objek saja? Keberhasilan eduwisata sangat bergantung pada seberapa besar dukungan dan keikutsertaan warga setempat. Kita juga harus menghindari segala hal yang bernuansa politik praktis serta menjauhi kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan hukum yang nantinya justru mendatangkan masalah, kerugian, maupun dampak buruk bagi program ini sendiri,” pungkasnya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Dinas Pariwisata Lampung SelatanEduwisataGunung RajabasaJWI Lampung SelatanKrakatauNyoman SetiawanPariwisata Lampung Selatanwisata KaliandaZul Kenedy
ShareTweetSendShare
Previous Post

Sempadan Pantai Bukan Lahan Kosong: Menjaga Investasi Tetap Selaras dengan Lingkungan

Next Post

ABR Indonesia Terima Aduan Dugaan Jual Beli Dapur MBG, Satu Korban Resmi Beri Kuasa Hukum

Next Post
ABR Indonesia Terima Aduan Dugaan Jual Beli Dapur MBG, Satu Korban Resmi Beri Kuasa Hukum

ABR Indonesia Terima Aduan Dugaan Jual Beli Dapur MBG, Satu Korban Resmi Beri Kuasa Hukum

No Result
View All Result

Berita Terbaru

ABR Indonesia Terima Aduan Dugaan Jual Beli Dapur MBG, Satu Korban Resmi Beri Kuasa Hukum

ABR Indonesia Terima Aduan Dugaan Jual Beli Dapur MBG, Satu Korban Resmi Beri Kuasa Hukum

06/07/2026
Forum JWI dan Disparbud Lampung Selatan Soroti Pengelolaan Eduwisata yang Terintegrasi

Forum JWI dan Disparbud Lampung Selatan Soroti Pengelolaan Eduwisata yang Terintegrasi

06/07/2026
Sempadan Pantai Bukan Lahan Kosong: Menjaga Investasi Tetap Selaras dengan Lingkungan

Sempadan Pantai Bukan Lahan Kosong: Menjaga Investasi Tetap Selaras dengan Lingkungan

06/07/2026
Status Proyek Panas Bumi Suoh–Sekincau Memasuki Babak Baru, Akuntabilitas Jadi Perhatian Publik

Status Proyek Panas Bumi Suoh–Sekincau Memasuki Babak Baru, Akuntabilitas Jadi Perhatian Publik

06/07/2026
Dugaan Pungutan Dana BOS Rp1,8 M Disorot, Pakar Hukum Tekankan Pentingnya Pembuktian

Dugaan Pungutan Dana BOS Rp1,8 M Disorot, Pakar Hukum Tekankan Pentingnya Pembuktian

05/07/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved