• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar lampung

Rp21,7 Miliar Proyek Trotoar Sultan Agung, Reformasi Rakyat Desak Pengusutan Tuntas

Melda by Melda
18/09/2026
in Bandar lampung, HUKUM & KRIMINAL
Rp21,7 Miliar Proyek Trotoar Sultan Agung, Reformasi Rakyat Desak Pengusutan Tuntas

SAIBETIK- Kasus ambruknya proyek revitalisasi trotoar di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung, yang menelan anggaran senilai Rp21,7 miliar, kini terus menggelinding menjadi bola panas.

Di tengah isu penghentian sementara oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU), tudingan mengenai adanya praktik suap-menyuap dan pengurangan spesifikasi material semakin gencar disuarakan oleh elemen masyarakat.

Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Reformasi Rakyat, Anita Putri, SH, mengkritik keras situasi di lapangan yang dinilainya terkesan “adem ayem”.

BeritaTerkait

Ditlantas Polda Lampung Catat 17.790 Tindakan, Mayoritas Pengendara Diberi Teguran

Uang Penjualan Buku SMPN 2 Kalianda Belum Tuntas, Satu Siswa Masih Menunggu

Ia menduga ada upaya sistematis dari oknum-oknum tertentu untuk meredam kasus ini agar menguap begitu saja tanpa ada penegakan hukum yang jelas.

Menurut Anita, indikasi pelanggaran dalam proyek infrastruktur ini sudah sangat benderang, mulai dari ambruknya fisik bangunan hingga temuan ketidaksesuaian spesifikasi material di lapangan.

Berdasarkan hasil inspeksi yang sempat dilakukan, material besi yang seharusnya berdiameter 10 milimeter diduga disunat hingga hanya berukuran sekitar 7,8 milimeter.

Lebih lanjut, Anita menyoroti adanya dugaan aliran dana atau praktik suap yang melibatkan oknum anggota DPRD Kota Bandar Lampung, oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta oknum media demi menutupi bobroknya pengerjaan proyek tersebut.

Ia menegaskan bahwa praktik semacam ini tidak boleh dibiarkan karena dinilai merugikan keuangan negara.

“Seharusnya kasus ini tidak berhenti dan seperti menguap. Sudah jelas ada indikasi korupsi di pekerjaan ini, mulai dari pengurangan spek besi hingga isu suap-menyuap. Ini adalah uang rakyat, bukan uang nenek moyang mereka,” ujar Anita Putri dengan nada tegas saat memberikan keterangan kepada pers.

Tuntut Pelaku Segera Ditangkap dan Dijerat Sanksi Berlapis

Melihat mandeknya pengusutan yang transparan, Ormas Reformasi Rakyat secara resmi meminta lembaga penegak hukum tingkat pusat untuk segera mengambil alih, menangkap, dan mengadili seluruh oknum yang terlibat.

Anita menegaskan, tindakan para pelaku bukan lagi sekadar kelalaian konstruksi, melainkan murni kejahatan korupsi berencana.

Pihaknya mendesak aparat penegak hukum menjerat para pelaku dengan sanksi pidana berlapis berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku:

  • Pasal 7 ayat (1) huruf a UU No. 20 Tahun 2001: Kontraktor atau pemborong yang melakukan perbuatan curang dalam proyek bangunan yang membahayakan keselamatan umum dapat diancam pidana penjara paling singkat 2 tahun dan paling lama 7 tahun, serta denda hingga Rp350 juta.
  • Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor): Pihak-pihak dari jajaran dinas maupun pelaksana yang terbukti melakukan perbuatan melawan hukum guna memperkaya diri sendiri atau korporasi yang merugikan keuangan negara, diancam hukuman penjara minimal 4 tahun hingga penjara seumur hidup, serta denda maksimal Rp1 miliar.
  • Pasal 5 UU Tipikor (Tindak Pidana Penyuapan): Bagi oknum anggota legislatif, oknum LSM, maupun oknum media yang terbukti menerima atau memberi suap untuk memuluskan atau menutupi kejahatan ini, diancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda hingga Rp250 juta.

“Kami meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Kejaksaan Agung (Kejadung) RI tidak segan-segan menyeret mereka ke meja hijau. Tangkap aktor intelektualnya, sita aset hasil korupsinya, dan adili dengan hukuman seberat-beratnya. Ini uang rakyat, penegakan hukum harus tajam tanpa pandang bulu!” pungkas Anita.

Hingga berita ini diturunkan, publik Bandar Lampung terus menanti kejelasan dan ketegasan dari pihak berwenang.

Proyek yang awalnya digadang-gadang untuk mempercantik fasilitas pejalan kaki di Kota Tapis Berseri ini justru kini menyisakan tanda tanya besar mengenai komitmen pemberantasan korupsi di tingkat daerah.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: BandarlampungBPKDPRDBandarLampungDugaanKorupsiDugaanSuapJalanSultanAgungKejaksaanAgungKPKProyekRp217MiliarReformasiRakyatTrotoarUUtipikor
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dugaan Masalah IPAL Berlarut, Aktivis Desak DLH dan DPRD Bandar Lampung Turun Tangan

Next Post

Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Polda Lampung Nyatakan Perkara YI Sudah Naik Sidik

Next Post
Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Polda Lampung Nyatakan Perkara YI Sudah Naik Sidik

Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Polda Lampung Nyatakan Perkara YI Sudah Naik Sidik

Dari Penantian Jadi Lagu, “D.I.J” Karya Helmy Santika Menggema Bersama JIVA MAYA

Dari Penantian Jadi Lagu, “D.I.J” Karya Helmy Santika Menggema Bersama JIVA MAYA

Way Kambas Dikepung Ancaman Karhutla, Sistem CCTV 360 Derajat hingga Drone Dikerahkan

Way Kambas Dikepung Ancaman Karhutla, Sistem CCTV 360 Derajat hingga Drone Dikerahkan

Lapas Kalianda Perketat Pengawasan, Razia Gabungan Sasar Blok Hunian WBP

Lapas Kalianda Perketat Pengawasan, Razia Gabungan Sasar Blok Hunian WBP

Anggota DPRD Bandar Lampung Dilaporkan, Dugaan Penggelapan Mobil Rental Rp1,16 Miliar Masuk Babak Baru

Anggota DPRD Bandar Lampung Dilaporkan, Dugaan Penggelapan Mobil Rental Rp1,16 Miliar Masuk Babak Baru

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Kesaksian Ririn dan Mingrum di Sidang Arinal, Muncul Pengakuan Uang Rp50 Juta dan Rp15 Juta

Kesaksian Ririn dan Mingrum di Sidang Arinal, Muncul Pengakuan Uang Rp50 Juta dan Rp15 Juta

04/11/2026
Erma Yusneli Pimpin Pembahasan APBD 2027, Banggar dan TAPD Pertajam Skala Prioritas

Erma Yusneli Pimpin Pembahasan APBD 2027, Banggar dan TAPD Pertajam Skala Prioritas

04/11/2026
Reformasi Polri Kembali Disorot, YLBHI-LBH Minta Transparansi Penanganan Dugaan Penyadapan

Reformasi Polri Kembali Disorot, YLBHI-LBH Minta Transparansi Penanganan Dugaan Penyadapan

04/11/2026
Dari Pardasuka ke Kementan, DPRD Pringsewu Suarakan Kesulitan Petani Angkut Hasil Panen

Dari Pardasuka ke Kementan, DPRD Pringsewu Suarakan Kesulitan Petani Angkut Hasil Panen

04/11/2026
Bapas Kotabumi Gandeng Mitra Usaha, Produk Kopi Liwa Kobako Dipasarkan di Kyoko Beach

Bapas Kotabumi Gandeng Mitra Usaha, Produk Kopi Liwa Kobako Dipasarkan di Kyoko Beach

03/11/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved