• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Selasa, Juni 16, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung lampung Selatan

Penolakan PLTP Rajabasa Menguat, Masyarakat Adat Pegang Teguh Amanah Leluhur

Melda by Melda
14/06/2026
in lampung Selatan, REDAKSI
Penolakan PLTP Rajabasa Menguat, Masyarakat Adat Pegang Teguh Amanah Leluhur

SAIBETIK- Gerakan Masyarakat Peduli Gunung Rajabasa (GMPGR) bersama Forum Segekhi Suku secara tegas menyatakan sikap menolak keras rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di kawasan Gunung Rajabasa, Lampung Selatan. Komitmen bersama untuk menjaga kelestarian alam dan ruang hidup masyarakat adat ini disepakati dalam pertemuan di Lamban Balak Pengikhan Pukuk Sabuay Nimbau, Sabtu (13/6/2026) malam.

Sikap tegas masyarakat adat ini mencuat pasca-adanya pertemuan dialog antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dengan PT Supreme Energy Rajabasa (PT SERB) di ruang kerja bupati pada Rabu (3/6/2026) lalu. Meski Bupati Lampung Selatan menyatakan akan melakukan kajian terlebih dahulu, para tokoh adat Forum Segekhi Suku menegaskan bahwa posisi masyarakat sejak awal sudah final dan konsisten menolak eksploitasi di kawasan tersebut.

Tokoh adat dari Forum Segekhi Suku, Beta Rahmi Adok Pengikhan Pukuk Sabuay Nimbau, menyatakan bahwa tidak ada ruang kompromi terkait rencana proyek geopolitik ini. Menurutnya, mempertahankan kelestarian Gunung Rajabasa adalah bentuk perjuangan moral yang mutlak.

BeritaTerkait

ASN Bukan untuk Liburan, Polemik Iuran Perjalanan MKKS Lampung Selatan Mengemuka

Lapas Kalianda Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Pembagian Sembako

“Kami menolak dengan keras rencana tersebut. Sejak awal, kami sudah menyatakan sikap untuk tidak setuju dengan kegiatan itu. Tidak ada tawaran (kompromi), khususnya bagi forum kami. Kami akan berjuang, ini adalah jihad kita untuk mempertahankan alam agar gunung tetap lestari,” ujar Pengikhan Pukuk Sabuay Nimbau dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).

Senada dengan hal tersebut, Penasihat Forum Segekhi Suku, Shopadli YS, menyerukan pentingnya persatuan di tengah masyarakat dalam menjaga ruang hidup. Ia menekankan bahwa perjuangan ini didasari oleh keyakinan moral dan spiritual yang kuat.

“Kita harus bersatu untuk menjaga alam. Perjuangan ini adalah bentuk kebenaran. Keberatan kita didasari oleh niat baik, dan kebenaran akan menang melawan kezaliman, walaupun harus ada pengorbanan. Mudah-mudahan ini menjadi ladang amal kita semua,” kata Shopadli.

Landasan Spiritual dan Hukum Adat

Secara teologis, gerakan ini memandang gunung sebagai elemen sakral penyeimbang bumi. Hal ini sejalan dengan tuntunan Al-Qur’an, di antaranya Surah An-Nahl ayat 15 dan Surah An-Naba’ ayat 6-7, yang menegaskan fungsi gunung sebagai pasak bumi agar tanah yang dipijak manusia tidak guncang. Merusak struktur gunung dinilai sama saja dengan mengancam keseimbangan ekosistem dan melanggar amanah penciptaan.

Selain aspek spiritual, penolakan ini juga memiliki landasan hukum yang kuat dalam tatanan hukum negara. Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 35/PUU-X/2012 terkait judicial review UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, negara secara resmi mengakui bahwa “Hutan adat adalah hutan yang berada di dalam wilayah masyarakat hukum adat.” Putusan ini menegaskan hak eksklusif masyarakat adat atas ruang hidup dan wilayah kelola tradisional mereka.

Melalui rilis ini, GMPGR Forum Segekhi Suku berharap Pemkab Lampung Selatan dapat bersikap bijaksana dengan mendengarkan aspirasi murni dari warga dan para tokoh adat. Langkah penolakan ini diambil semata-mata demi memastikan keberlangsungan lingkungan hidup dan ruang waris bagi generasi mendatang.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: ForumSegekhiSukuGMPGRGunungRajabasaLampungSelatanPLTPRajabasaTolakPLTP
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pentas Seni Budaya GOR Way Handak Berlangsung Meriah, Sekretaris DPRD Turut Hadir

Next Post

Restorative Justice Jadi Solusi, Korban Penipuan Terima Penggantian Kerugian Penuh

Next Post
Restorative Justice Jadi Solusi, Korban Penipuan Terima Penggantian Kerugian Penuh

Restorative Justice Jadi Solusi, Korban Penipuan Terima Penggantian Kerugian Penuh

Lapas Kalianda Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Program Pertanian Produktif

Lapas Kalianda Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Program Pertanian Produktif

Pegawai Lapas Kalianda Ditempa Melalui Latihan Fisik dan Mental untuk Tingkatkan Profesionalisme

Pegawai Lapas Kalianda Ditempa Melalui Latihan Fisik dan Mental untuk Tingkatkan Profesionalisme

Dugaan Pelanggaran UU Sisdiknas, Eka Afriana Telah Dimintai Keterangan oleh Penyidik

Dugaan Pelanggaran UU Sisdiknas, Eka Afriana Telah Dimintai Keterangan oleh Penyidik

Dugaan Kejanggalan Opini WTP Mengemuka, KPK Diharapkan Lakukan Pendalaman

Dugaan Kejanggalan Opini WTP Mengemuka, KPK Diharapkan Lakukan Pendalaman

No Result
View All Result

Berita Terbaru

ASN Bukan untuk Liburan, Polemik Iuran Perjalanan MKKS Lampung Selatan Mengemuka

ASN Bukan untuk Liburan, Polemik Iuran Perjalanan MKKS Lampung Selatan Mengemuka

16/06/2026
Dana BOS Rp400 Juta, Honor Honorer SMPN 1 Jatiagung Tembus Rp141 Juta

Dana BOS Rp400 Juta, Honor Honorer SMPN 1 Jatiagung Tembus Rp141 Juta

16/06/2026
Honda Brio Hilang Saat Pemilik Makan Siang, Polisi Tangkap Pelaku dan Penadah

Honda Brio Hilang Saat Pemilik Makan Siang, Polisi Tangkap Pelaku dan Penadah

16/06/2026
Pringsewu Tagih Hak Daerah, DPRD Minta Pemprov Lampung Segera Salurkan DBH

Pringsewu Tagih Hak Daerah, DPRD Minta Pemprov Lampung Segera Salurkan DBH

16/06/2026
Saat Tuntutan Terlihat Pro-Rakyat, Tapi Dampaknya Justru Dipertanyakan

Saat Tuntutan Terlihat Pro-Rakyat, Tapi Dampaknya Justru Dipertanyakan

16/06/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved