• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Sabtu, Mei 23, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Lampung Utara

Pemerintah Kawal Hilirisasi Tebu di Lampung Utara, Kejaksaan dan Polisi Ikut Terlibat

Melda by Melda
22/05/2026
in Lampung Utara, REDAKSI
Pemerintah Kawal Hilirisasi Tebu di Lampung Utara, Kejaksaan dan Polisi Ikut Terlibat

SAIBETIK- Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan mendorong percepatan realisasi program hilirisasi tebu di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dengan target tanam mencapai 2.800 hektare pada tahun 2026.

Program tersebut mencakup perluasan areal tanam baru maupun bongkar ratoon sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan dan energi nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Pj. Hilirisasi Tebu Lampung-Sumsel sekaligus Kepala BBPPTP Medan, Kus Haryanto, mengatakan pihaknya siap mengawal percepatan program hilirisasi tebu di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Utara.

BeritaTerkait

“Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”, Ucapan Diduga Dasco Hebohkan Netizen

Politik Memanas dan Rupiah Bergejolak, Ini Ujian Besar Prabowo

“Dengan semangat baru kita dorong percepatan proses tanam program hilirisasi tanaman tebu di Provinsi Lampung pada umumnya dan Kabupaten Lampung Utara khususnya,” ujar Kus Haryanto saat rapat koordinasi percepatan hilirisasi tebu di Wisma Tamu I PG Bunga Mayang, Kamis (21/5/2026).

Rakor tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Kepala Dinas Perkebunan Lampung Desti Arisandi, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Kepala Disbunnak M Rizki, pihak perusahaan PG Bunga Mayang, Kementerian Pertanian, penyuluh pertanian, serta kelompok tani.

Menurut Kus Haryanto, program hilirisasi tebu tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga sektor energi melalui pengembangan bioetanol berbahan baku tebu.

Ia menegaskan pemerintah juga menggandeng aparat penegak hukum, mulai dari kejaksaan hingga kepolisian, untuk mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan sesuai aturan.

“Kita sudah menjalin kerja sama dengan pihak kejaksaan mulai dari Kejagung, Kejati sampai kejari dalam pembinaan. Untuk kepolisian juga akan segera dilibatkan guna mengawal program ini,” katanya.

Kus juga memastikan program hilirisasi tebu diberikan secara gratis kepada petani dan seluruh bantuan harus tepat sasaran.

“Program ini diberikan secara cuma-cuma (gratis), dijamin. Kalau ada pembiayaan berlebih harus dikembalikan,” tegasnya.

Ia menyebut komoditas tebu saat ini menjadi pilihan menjanjikan bagi masyarakat Lampung Utara dibandingkan komoditas lain seperti singkong. Sebab hasil panen tebu dipastikan terserap pemerintah melalui pabrik gula yang ditunjuk.

“Kalau tebu ini program pemerintah, berapapun hasil panennya pasti ditampung. Harga juga relatif stabil karena didukung pengembangan bioetanol,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Semusim Direktorat Tani Semusim dan Tahunan Ditjen Perkebunan Kementan RI, Wahyudi, mengatakan pemerintah akan membantu kebutuhan pembiayaan petani selama masa perawatan tanaman hingga panen.

“Termasuk hasil panen, berapapun siap ditampung melalui pabrik-pabrik yang ditunjuk pemerintah,” katanya.

Meski demikian, sejumlah petani mengaku masih menghadapi tantangan dalam pengembangan tebu, terutama terkait biaya perawatan, pupuk, dan akses pembiayaan usaha.

Petani asal Desa Tanah Abang, Kecamatan Bunga Mayang, Syarifudin, mengatakan perawatan tanaman tebu membutuhkan biaya besar mulai dari penyiangan hingga pemupukan.

“Masalahnya bukan hanya tanam, tapi perawatannya juga perlu biaya. Kalau perawatannya asal, hasilnya kurang maksimal,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Andre, petani asal Desa Handuyang Ratu. Ia berharap pemerintah memberikan kepastian dan pendampingan terhadap petani yang mengelola lahan HGU agar lebih mudah mendapatkan akses pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Di sisi lain, beberapa petani mengaku mulai tergoda beralih ke komoditas singkong karena harga jual yang sedang tinggi.

Meski begitu, sebagian petani tetap mengapresiasi program hilirisasi tebu karena dinilai cukup membantu, terutama dari sisi bantuan bibit dan biaya tanam.

“Untuk HOK kami menerima sekitar Rp3,6 juta per hektare dan itu direalisasikan semua,” ujar salah satu petani.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BBPPTP MedanBioetanolHilirisasi TebuKementan RILampung UtaraPerkebunan LampungPetani TebuPG Bunga MayangPrabowo SubiantoSwasembada Pangan
ShareTweetSendShare
Previous Post

PTPN I Regional 7 Tolak Damai, Laskar Lampung Angkat Persoalan Hak Plasma 20 Persen

Next Post

Politik Memanas dan Rupiah Bergejolak, Ini Ujian Besar Prabowo

Next Post
Politik Memanas dan Rupiah Bergejolak, Ini Ujian Besar Prabowo

Politik Memanas dan Rupiah Bergejolak, Ini Ujian Besar Prabowo

Ahli Waris Alm Thamrin Terima Santunan, Tapi Proses Verifikasi PT Taspen Dipertanyakan

Ahli Waris Alm Thamrin Terima Santunan, Tapi Proses Verifikasi PT Taspen Dipertanyakan

Jauhkan Anak dari Gawai, Babinsa di Lampung Timur Bangun Ruang Belajar Gratis

Jauhkan Anak dari Gawai, Babinsa di Lampung Timur Bangun Ruang Belajar Gratis

Kasus Dugaan Penggelapan Dana Rp125 Juta, Mantan Direktur Venos Terancam Proses Hukum

Kasus Dugaan Penggelapan Dana Rp125 Juta, Mantan Direktur Venos Terancam Proses Hukum

Pangdam Kristomei Sianturi Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Tanggamus di TMMD 2026

Pangdam Kristomei Sianturi Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Tanggamus di TMMD 2026

No Result
View All Result

Berita Terbaru

“Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”, Ucapan Diduga Dasco Hebohkan Netizen

“Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”, Ucapan Diduga Dasco Hebohkan Netizen

22/05/2026
Pangdam Kristomei Sianturi Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Tanggamus di TMMD 2026

Pangdam Kristomei Sianturi Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Tanggamus di TMMD 2026

22/05/2026
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Rp125 Juta, Mantan Direktur Venos Terancam Proses Hukum

Kasus Dugaan Penggelapan Dana Rp125 Juta, Mantan Direktur Venos Terancam Proses Hukum

22/05/2026
Jauhkan Anak dari Gawai, Babinsa di Lampung Timur Bangun Ruang Belajar Gratis

Jauhkan Anak dari Gawai, Babinsa di Lampung Timur Bangun Ruang Belajar Gratis

22/05/2026
Ahli Waris Alm Thamrin Terima Santunan, Tapi Proses Verifikasi PT Taspen Dipertanyakan

Ahli Waris Alm Thamrin Terima Santunan, Tapi Proses Verifikasi PT Taspen Dipertanyakan

22/05/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved