SAIBETIK- Data terbaru menunjukkan Provinsi Lampung mencatat inflasi tahunan terendah di Indonesia pada Februari 2026, menegaskan efektivitas pengendalian harga daerah.
Provinsi Lampung resmi dinobatkan sebagai daerah dengan tingkat inflasi tahunan terendah di Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik per Februari 2026. Inflasi year-on-year Lampung tercatat sebesar 1,9 persen, berada dalam koridor target nasional 1,5–3,5 persen sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi daerah.
Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2026 yang diikuti Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, dari Command Center Diskominfotik.
Kota penopang stabilitas harga
Stabilitas inflasi Provinsi Lampung didorong oleh performa dua kota utama, yakni Bandar Lampung dengan inflasi 1,43 persen dan Metro sebesar 2,03 persen. Keduanya masuk dalam jajaran kota dengan inflasi terendah secara nasional.
Meski demikian, pada minggu ketiga Februari 2026 Indeks Perkembangan Harga (IPH) Lampung mengalami kenaikan sebesar 0,89 persen. Beberapa komoditas penyumbang kenaikan harga antara lain cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih.
Secara nasional, harga cabai rawit meningkat 19,89 persen dibandingkan Januari 2026 dengan rata-rata harga Rp68.928 per kilogram. Kenaikan ini menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan.
Kemendagri dorong langkah konkret pengendalian inflasi
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir menegaskan pentingnya tindakan cepat pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya pada komoditas yang mengalami lonjakan harga signifikan.
“Hal utama saat ini adalah solusi konkret. Tim Pengendalian Inflasi Daerah harus turun langsung ke lapangan dan memastikan stabilitas harga terjaga,” ujarnya.
Ia juga meminta daerah yang tidak terdampak bencana untuk segera melakukan evaluasi apabila inflasi masih tinggi.
Komitmen pengendalian inflasi Provinsi Lampung
Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Strategi pengendalian inflasi difokuskan pada pemantauan harga harian, penguatan distribusi pangan, serta sinergi lintas sektor.
Capaian inflasi terendah nasional ini mempertegas posisi Provinsi Lampung sebagai daerah dengan stabilitas ekonomi yang terjaga, sekaligus menjadi indikator positif bagi daya beli masyarakat dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.***










