SAIBETIK- Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan Rp81,76 miliar pada 2026 untuk rekonstruksi jalan di Kabupaten Tanggamus. Program ini menargetkan ruas penyangga ekonomi dan akses destinasi wisata agar mobilitas warga dan arus logistik meningkat.
Fokus ruas strategis penyangga ekonomi
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan perbaikan jalan Tanggamus diprioritaskan pada koridor produktif, termasuk jalur Cukuh Balak menuju kawasan wisata Teluk Kiluan. Hampir sembilan kilometer ruas ditargetkan direkonstruksi pada 2026.
“Fokusnya wilayah penyangga ekonomi dan destinasi wisata. Akses yang baik akan mempercepat pergerakan barang dan orang,” ujarnya dalam Safari Ramadan di Masjid Jami Hidayatul Muttaqien, Gisting, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia mengakui sejumlah titik infrastruktur masih memprihatinkan dan belum menopang potensi daerah secara optimal. Karena itu, pembangunan jalan Tanggamus ditempatkan sebagai prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis pariwisata dan pertanian.
Sinergi provinsi dan kabupaten
Selain rekonstruksi jalan Tanggamus oleh provinsi, pemerintah kabupaten mengalokasikan sekitar Rp100 miliar dari APBD untuk memperbaiki jalan kabupaten. Menurut Jihan, sinergi lintas level pemerintahan menjadi kunci efektivitas pembangunan jalan Tanggamus di tengah keterbatasan fiskal.
“Kami ingin pembangunan jalan Tanggamus berjalan paralel, dari ruas provinsi hingga jalan kabupaten, agar dampaknya terasa langsung,” katanya.
Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menilai dukungan provinsi memperkuat akselerasi pembangunan daerah. “Kehadiran pemprov menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap Tanggamus,” ujarnya.
Program pendukung pembangunan
Pemerintah provinsi juga menjalankan program pendidikan dan ekonomi secara paralel, termasuk pembebasan uang komite SMA/SMK negeri, Sekolah Rakyat, serta program Desaku Maju yang menekankan hilirisasi pertanian dan kemudahan akses pupuk. Bantuan renovasi rumah ibadah dan santunan sosial turut disalurkan untuk memperkuat aspek sosial-spiritual masyarakat.
Dengan fokus pada ruas penyangga ekonomi dan wisata, rekonstruksi jalan Tanggamus diharapkan meningkatkan konektivitas, menurunkan biaya logistik, dan mempercepat pemulihan ekonomi daerah.***










