• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Jumat, Maret 27, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Lampung Timur

Warga Terdampak Gajah, Bupati Ela Dorong Program Berbasis Manfaat

Melda by Melda
27/03/2026
in Lampung Timur, REDAKSI
Warga Terdampak Gajah, Bupati Ela Dorong Program Berbasis Manfaat

SAIBETIK- Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menegaskan pentingnya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat desa penyangga di sekitar Taman Nasional Way Kambas yang selama puluhan tahun terdampak konflik manusia dan gajah.

Konflik Puluhan Tahun, Warga Tanggung Kerugian

Dalam Forum Rembuk TNWK, Kamis (26/3/2026), Ela menyampaikan bahwa konflik antara manusia dan gajah telah berlangsung lebih dari 40 tahun. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari kerusakan lahan pertanian hingga ancaman keselamatan.

“Selama ini masyarakat belum mendapat manfaat signifikan, tetapi harus menanggung dampak konflik yang panjang,” ujar Ela.

BeritaTerkait

Gelapkan Honda Vario Kerabat, Warga Sragi Ditangkap Polisi

Pilih Sederhana, Bupati Ella Rayakan Idulfitri dengan Santunan dan Bedah Rumah

Pendekatan Baru: Konservasi dan Kesejahteraan

Ela menilai pengelolaan kawasan konservasi tidak cukup hanya berfokus pada perlindungan satwa. Menurutnya, harus ada keseimbangan antara konservasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Pemerintah kini mendorong pendekatan baru dengan mengintegrasikan konservasi, pembangunan desa, dan skema pasar karbon. Skema ini diharapkan mampu membuka sumber pendanaan baru yang melibatkan sektor swasta dan masyarakat.

Warga Didorong Jadi Penerima Manfaat

Bupati Ela menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap program. Dengan demikian, warga tidak lagi hanya menjadi korban konflik, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi.

Ia berharap skema ini dapat menjadi solusi jangka panjang atas konflik yang selama ini menyebabkan gagal panen akibat tanaman dirusak satwa liar.

Pagar 138 Kilometer untuk Tekan Konflik

Sebagai langkah konkret, pemerintah pusat akan membangun pagar pembatas sepanjang 138 kilometer di kawasan TNWK. Kebijakan ini diambil setelah evaluasi menunjukkan usulan awal sepanjang 11 kilometer dinilai tidak cukup.

Raja Juli Antoni menyatakan bahwa konflik yang telah berlangsung puluhan tahun memerlukan solusi komprehensif.

“Kalau hanya 11 kilometer, konflik tidak akan selesai. Ini masalah yang sudah terjadi selama 43 tahun,” ujarnya.

Arah Baru Pengelolaan Kawasan Konservasi

Ela optimistis kombinasi antara pembangunan infrastruktur, skema ekonomi berbasis lingkungan, dan keterlibatan masyarakat dapat menjadi model baru pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia.

“Keberhasilan program ini akan menjadi penentu arah baru pengelolaan kawasan konservasi yang menyeimbangkan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: desa penyanggakonflik gajah lampungkonservasi satwaLampung Timurpasar karbonTaman Nasional way kambasWay Kambas
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dana Hibah Yayasan Picu Polemik, Transparansi APBD Disorot

Next Post

Posko Angkutan Lebaran H+4: Tren Penumpang Turun, Truk dan Bus Mengalami Lonjakan

Next Post
Posko Angkutan Lebaran H+4: Tren Penumpang Turun, Truk dan Bus Mengalami Lonjakan

Posko Angkutan Lebaran H+4: Tren Penumpang Turun, Truk dan Bus Mengalami Lonjakan

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Posko Angkutan Lebaran H+4: Tren Penumpang Turun, Truk dan Bus Mengalami Lonjakan

Posko Angkutan Lebaran H+4: Tren Penumpang Turun, Truk dan Bus Mengalami Lonjakan

27/03/2026
Warga Terdampak Gajah, Bupati Ela Dorong Program Berbasis Manfaat

Warga Terdampak Gajah, Bupati Ela Dorong Program Berbasis Manfaat

27/03/2026
Dana Hibah Yayasan Picu Polemik, Transparansi APBD Disorot

Dana Hibah Yayasan Picu Polemik, Transparansi APBD Disorot

27/03/2026
Ketika Janji Jadi “Surga”, Puisi Ini Bongkar Realitas Pahit Rakyat

Ketika Janji Jadi “Surga”, Puisi Ini Bongkar Realitas Pahit Rakyat

27/03/2026
Lampung Utara Didorong Berdaya Saing, Mirza Fokuskan SDM dan Infrastruktur

Lampung Utara Didorong Berdaya Saing, Mirza Fokuskan SDM dan Infrastruktur

26/03/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved