• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Selasa, Februari 3, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Pringsewu

Remaja Gadingrejo Ditemukan Meninggal di Gubuk, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

Melda by Melda
31/10/2025
in Pringsewu, REDAKSI
Remaja Gadingrejo Ditemukan Meninggal di Gubuk, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

SAIBETIK– Warga Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu digegerkan dengan penemuan jasad seorang remaja di sebuah gubuk terpencil di tengah area perkebunan, Kamis (30/10/2025). Kejadian ini membuat masyarakat setempat bersedih sekaligus bertanya-tanya mengenai penyebab kematian remaja tersebut.

Korban diketahui berinisial F (16), warga setempat yang baru beberapa bulan menyelesaikan pendidikan di salah satu pondok pesantren di Pulau Jawa. Menurut informasi warga, F dikenal sebagai anak yang pendiam namun rajin membantu keluarga.

Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap sekitar pukul 10.00 WIB, ketika seorang warga melintas di sekitar area perkebunan sambil mencari rumput. Warga tersebut mencium bau tidak sedap dari arah gubuk dan memutuskan untuk memeriksa lebih dekat. Betapa terkejutnya ketika ia menemukan jasad seseorang di dalamnya.

BeritaTerkait

Rayakan HUT Ke-75, Pekon Nusa Wungu Diharap Jadi Motor Pembangunan Desa

Riyanto Pamungkas Pimpin Upacara HAB Kemenag Pringsewu

“Saat ditemukan kondisinya sudah sulit dikenali, tetapi setelah dicek bersama aparat pekon, ternyata benar korban adalah F, yang biasa kami panggil Krucil,” ujar salah seorang warga yang mengetahui kejadian tersebut.

Petugas Polsek Gadingrejo yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban dievakuasi dengan prosedur standar, dan dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kapolsek Gadingrejo, Iptu Sugianto, yang mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, memastikan bahwa dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, tidak ada indikasi tindak pidana.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan unsur kekerasan atau pidana. Namun, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan kronologi dan latar belakang kematian remaja ini,” jelas Iptu Sugianto.

Di lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga milik korban, termasuk tali tambang, pakaian, dan sepasang sandal. Barang-barang ini kini disimpan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Orang tua korban mengaku sangat terpukul dan tak menyangka kehilangan anaknya secara tragis. Mereka menuturkan, beberapa hari sebelum kejadian, F sempat menyinggung pertanyaan mengenai tindakan mengakhiri hidup, tetapi keluarga tidak menganggap hal itu serius.

“Terakhir kami berkomunikasi hari Selasa pagi. Setelah itu dia tidak kembali ke rumah. Kami kira dia hanya sedang bermain, ternyata kami harus menerima kenyataan yang sangat memilukan ini,” ungkap orang tua korban dengan suara tertahan.

Pihak keluarga telah memutuskan untuk mengikhlaskan kepergian F dan menolak dilakukan autopsi. Jasad korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di TPU setempat dengan doa dan harapan agar arwahnya tenang.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi psikologis anak dan remaja di lingkungan sekitar. Polisi menghimbau orang tua dan guru untuk lebih sigap dalam memantau perubahan perilaku remaja, serta mendorong dialog terbuka agar perasaan dan masalah mereka dapat tersalurkan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.***

Source: WAHYUDIN
Tags: Gadingrejokasus remajakeamanan remajakesehatan mentalPringsewuPsikologi Anakremaja meninggaltragedi remaja
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bunda PAUD Lampung Ajak Guru IGRA Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045: Inspirasi dari Milad ke-23

Next Post

Stadion Cahaya Jadi Saksi Perjuangan Jose Mourinho dan Benfica di Liga Champions

Next Post
Stadion Cahaya Jadi Saksi Perjuangan Jose Mourinho dan Benfica di Liga Champions

Stadion Cahaya Jadi Saksi Perjuangan Jose Mourinho dan Benfica di Liga Champions

Desa Sumur Kumbang Gelar MusrenbangDes 2026, Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat

Desa Sumur Kumbang Gelar MusrenbangDes 2026, Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat

RAPBD Tanggamus 2026 Disampaikan, Prioritas Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

RAPBD Tanggamus 2026 Disampaikan, Prioritas Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

ASKOMPSI Kunjungi Lampung, Sekdaprov Tegaskan Komitmen Digitalisasi Pelayanan Publik

ASKOMPSI Kunjungi Lampung, Sekdaprov Tegaskan Komitmen Digitalisasi Pelayanan Publik

Perjalanan 11 Jam Demi Rakyat Pesisir: Kapolres Tanggamus Gelar “Ngobarmas” Perdana di Martanda, Terima Hibah Tanah untuk Pembangunan Pos Polisi

Perjalanan 11 Jam Demi Rakyat Pesisir: Kapolres Tanggamus Gelar “Ngobarmas” Perdana di Martanda, Terima Hibah Tanah untuk Pembangunan Pos Polisi

No Result
View All Result

Berita Terbaru

FML Ancam Aksi Unjuk Rasa, Soroti Arogansi Pertamina Patra Niaga atas Kenaikan LPG 3 Kg

FML Ancam Aksi Unjuk Rasa, Soroti Arogansi Pertamina Patra Niaga atas Kenaikan LPG 3 Kg

03/02/2026
Mahasiswa ITERA Hadirkan Insinerator Minim Asap, Solusi Lawan Open Burning di Desa Bandarejo

Mahasiswa ITERA Hadirkan Insinerator Minim Asap, Solusi Lawan Open Burning di Desa Bandarejo

03/02/2026
STIKes Baitul Hikmah Teguhkan Etika Profesi Lewat Capping Day

STIKes Baitul Hikmah Teguhkan Etika Profesi Lewat Capping Day

03/02/2026
SMA Siger Tak Direkomendasikan, Disdikbud Selamatkan Peserta Didik

SMA Siger Tak Direkomendasikan, Disdikbud Selamatkan Peserta Didik

03/02/2026
Legalitas SMA Siger Dipertanyakan, Akta Terbit Setelah Sekolah Jalan

Legalitas SMA Siger Dipertanyakan, Akta Terbit Setelah Sekolah Jalan

03/02/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved