• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Rabu, September 30, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Gubernur RMD Tampil Branded, Petani Menjerit Harga Singkong dan Isu Penegakan Hukum

Melda by Melda
03/08/2025
in NASIONAL
Gubernur RMD Tampil Branded, Petani Menjerit Harga Singkong dan Isu Penegakan Hukum

SAIBETIK- Di tengah sorotan tajam terhadap lemahnya dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap petani dan pendidikan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) menuai kritik usai tampil mengenakan barang-barang branded berharga jutaan rupiah.

Pada Selasa, 28 Juli 2025, saat konferensi pers bersama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, RMD terlihat mengenakan jam tangan digital yang diidentifikasi sebagai Apple Watch Ultra, produk asal Amerika Serikat dengan harga pasaran mencapai Rp13–16 juta. Dari pantauan visual:

  • Layar persegi membulat
  • Tampilan digital dengan huruf Arab
  • Tali fluoroelastomer khas Apple Watch
  • Desain khas dan premium

Tak hanya itu, RMD juga tampak memakai sepatu On Running Cloud 5 Waterproof asal Switzerland dengan kisaran harga Rp2,5–3,5 juta.

BeritaTerkait

Gubernur Lampung Dukung Santri Belajar Bahasa Jerman dan Berkarier di Eropa

Gubernur Mirza: Koperasi Merah Putih Jadi Motor Hilirisasi dan Penggerak Ekonomi Desa di Lampung

Sebagai pembanding, Menteri Nusron tampil lebih sederhana: hanya berkemeja putih lengan digulung tanpa aksesori mencolok. Perbedaan gaya ini menyulut komentar publik soal etika kesederhanaan pejabat di tengah krisis sosial.


Petani Singkong Tercekik Harga dan Potongan Tak Masuk Akal

Sementara itu, di akar rumput, petani singkong Lampung mengeluhkan harga jual yang menyentuh titik nadir: Rp1.000/kg, itupun kerap mendapat potongan 30–40% dari pengepul atau pabrik.

Keluhan petani tersebar luas di media sosial, salah satunya melalui unggahan status WA seorang pemilik kebun:

“Nengok kebon singkong yang harganya bikin nangis petani,” tulisnya sambil membagikan foto anaknya membopong hasil panen.

“Dijual enggak laku, dimakan enggak abis,” sambung postingan berikutnya.

Situasi ini memperparah kondisi petani yang sudah terpukul oleh cuaca, ongkos produksi tinggi, dan lemahnya intervensi pasar dari pemerintah daerah.


Pemprov Lampung Dinilai Tak Tegas Tindak SMA Swasta Ilegal

Selain isu pertanian, Pemprov Lampung juga disorot terkait dugaan pembiaran terhadap SMA Swasta Siger yang disebut beroperasi secara ilegal. Sekolah tersebut diketahui belum mengantongi izin operasional, namun sudah menerima murid baru dan direncanakan menggunakan dana APBD.

Misrul, Panglima Laskar Muda Lampung, menyayangkan sikap diam Gubernur RMD dan Dinas Pendidikan:

“Ini pembangkangan terhadap hukum dan pelecehan terhadap sistem pendidikan nasional. RMD seharusnya tegas,” ujarnya.

Adapun regulasi yang diduga dilanggar meliputi:

  1. Permendikbudristek No. 36 Tahun 2014
  2. UU No. 16 Tahun 2001
  3. PP No. 66 Tahun 2010
  4. Permendikdasmen No. 1 Tahun 2025

Simbol Kesenjangan: Ketika Elite Menampilkan Gaya, Rakyat Menanggung Nestapa

Kontroversi ini membuka ruang diskusi publik tentang sensitivitas pemimpin terhadap kondisi sosial rakyatnya. Ketika petani berjuang menjual hasil panen dan pelanggaran pendidikan dibiarkan, penampilan mewah pejabat justru memberi pesan yang bertolak belakang dari empati.

Gaya hidup elite di tengah krisis bisa menjadi preseden buruk bagi kepemimpinan, terlebih saat krisis kepercayaan terhadap pemerintah daerah terus membesar.***

Source: Alfariezie
Tags: AppleWatchUltraGubernurLampungHargaSingkongPetaniSingkongRmd
ShareTweetSendShare
Previous Post

Merdeka Lewat Amnesti: 9 Narapidana Lapas Kalianda Kembali ke Pelukan Keluarga

Next Post

Reses Maraton Munir Abdul Haris: Serap Aspirasi, Kawal Bantuan, dan Perjuangkan Jalan Hingga Status Desa

Next Post
Reses Maraton Munir Abdul Haris: Serap Aspirasi, Kawal Bantuan, dan Perjuangkan Jalan Hingga Status Desa

Reses Maraton Munir Abdul Haris: Serap Aspirasi, Kawal Bantuan, dan Perjuangkan Jalan Hingga Status Desa

Eva Dwiana Didukung DPRD dan Dinas, Sekolah Ilegal Siger Tetap Jalan Meski Langgar Aturan

Eva Dwiana Didukung DPRD dan Dinas, Sekolah Ilegal Siger Tetap Jalan Meski Langgar Aturan

Gas Amal Tatrac: Ratusan Rider Trail Bergerak Bangun Masjid, Bupati Turun Tangan

Gas Amal Tatrac: Ratusan Rider Trail Bergerak Bangun Masjid, Bupati Turun Tangan

Haidar Alwi: Gubernur Tak Bisa Cuma Jadi Penonton, Tambang Harus Adil Berdasarkan UUD 1945

Haidar Alwi: Gubernur Tak Bisa Cuma Jadi Penonton, Tambang Harus Adil Berdasarkan UUD 1945

Haidar Alwi: UUD 1945 Harus Jadi Akar Keadilan Tambang, Bukan Sekadar Referensi

Haidar Alwi: UUD 1945 Harus Jadi Akar Keadilan Tambang, Bukan Sekadar Referensi

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Desa Titiwangi Bentuk Tim IBM, BNNK Lampung Selatan Dorong Peran Aktif Masyarakat

30/09/2026
Sudah Sejak 1988 Tak Ada Tiang Listrik, Warga Bulurejo Keluhkan Tegangan Redup

Sudah Sejak 1988 Tak Ada Tiang Listrik, Warga Bulurejo Keluhkan Tegangan Redup

30/09/2026
FKKS Metro Perkuat Jejaring Pendidikan Muhammadiyah di Rakornas Jawa Barat

FKKS Metro Perkuat Jejaring Pendidikan Muhammadiyah di Rakornas Jawa Barat

30/09/2026
Puan Maharani Menuju 2029? GEMA PUAN Serukan Publik Uji Rekam Jejak dan Gagasannya

Puan Maharani Menuju 2029? GEMA PUAN Serukan Publik Uji Rekam Jejak dan Gagasannya

30/09/2026
Polemik Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Kuasa Hukum Debbi Desak Penyidik Segera Gelar Perkara

Polemik Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Kuasa Hukum Debbi Desak Penyidik Segera Gelar Perkara

30/09/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved