• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Sabtu, Maret 7, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home REDAKSI

Refleksi Ramadan, Peneliti Global Future Institute Kritisi Arah Diplomasi Indonesia

Melda by Melda
07/03/2026
in REDAKSI
Refleksi Ramadan, Peneliti Global Future Institute Kritisi Arah Diplomasi Indonesia

SAIBETIK – Keterlibatan Indonesia dalam forum internasional yang disebut “Board of Peace” memunculkan refleksi kritis mengenai arah dan konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia. Hal ini disampaikan oleh peneliti , , dalam tulisan reflektif yang dirilis bertepatan dengan hari ke-12 1447 Hijriah.

Dalam refleksinya, Arief menggunakan peribahasa klasik “bagai pungguk merindukan bulan” untuk menggambarkan kondisi ketika suatu pihak memiliki harapan besar namun tidak berpijak pada realitas.

Menurutnya, peribahasa tersebut dapat menjadi pengingat bagi sebuah negara agar tidak kehilangan jati diri di tengah dinamika geopolitik global.

BeritaTerkait

Presiden Prabowo Lantik Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung 2025-2030

Taeyeon Siap Guncang Jakarta dengan Konser Solo ‘The TENSE’ pada April 2025

“Masalahnya bukan pada bulan, tetapi pada pungguk yang lupa batas dirinya. Hal itu berbahaya jika terjadi pada sebuah negara yang kehilangan kesadaran identitasnya,” tulis Arief.

Ia menilai bahwa Indonesia memang memiliki mandat konstitusional untuk berperan dalam menjaga ketertiban dunia, sebagaimana tertuang dalam . Namun, menurutnya prinsip tersebut harus tetap berpijak pada amanat utama konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan.

Dalam konteks konflik antara dan , Arief menilai pendekatan diplomasi seperti solusi dua negara atau perlu dikaji secara kritis agar tidak mengabaikan persoalan mendasar terkait pendudukan wilayah serta ketimpangan kekuasaan yang masih berlangsung.

Menurutnya, diplomasi perdamaian harus tetap mengedepankan prinsip keadilan.

“Perdamaian tanpa keadilan bukanlah perdamaian, melainkan sekadar jeda konflik yang dipoles bahasa diplomasi,” ujarnya.

Arief juga menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam berbagai forum internasional seharusnya memperkuat amanat konstitusi, bukan sekadar menjadi simbol kehadiran dalam panggung politik global.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang setia pada prinsipnya, bahkan ketika sikap itu membuatnya tidak populer,” tulisnya.

Ia menutup refleksinya dengan mengajak Indonesia tetap berpijak pada jati diri serta nilai-nilai konstitusi dalam menjalankan diplomasi internasional. Menurutnya, menjaga konsistensi prinsip jauh lebih penting daripada sekadar tampil dalam forum global.***

Source: Alfariezie
Tags: Board of PeaceDiplomasi IndonesiaGlobal Future InstituteIndonesiaIsrael PalestinaM Arief PranotoPolitik Luar Negeri IndonesiaRefleksi RamadanTwo State Solution
ShareTweetSendShare
Previous Post

Cegah Stunting Sejak Dini, Rahmawati Herdian Dorong Implementasi Program MBG di Lampung

Next Post

Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan: Saatnya Mendekatkan Diri Lewat I’tikaf

Next Post
Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan: Saatnya Mendekatkan Diri Lewat I’tikaf

Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan: Saatnya Mendekatkan Diri Lewat I’tikaf

Bukber di Kampus IBN Pringsewu, Almira Nabila Fauzi Serap Aspirasi Dosen dan Mahasiswa

Bukber di Kampus IBN Pringsewu, Almira Nabila Fauzi Serap Aspirasi Dosen dan Mahasiswa

Masjid Al Ishlah Pringsewu Dipenuhi Kebahagiaan, 100 Anak Yatim Terima Santunan Ramadhan

Masjid Al Ishlah Pringsewu Dipenuhi Kebahagiaan, 100 Anak Yatim Terima Santunan Ramadhan

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Masjid Al Ishlah Pringsewu Dipenuhi Kebahagiaan, 100 Anak Yatim Terima Santunan Ramadhan

Masjid Al Ishlah Pringsewu Dipenuhi Kebahagiaan, 100 Anak Yatim Terima Santunan Ramadhan

07/03/2026
Bukber di Kampus IBN Pringsewu, Almira Nabila Fauzi Serap Aspirasi Dosen dan Mahasiswa

Bukber di Kampus IBN Pringsewu, Almira Nabila Fauzi Serap Aspirasi Dosen dan Mahasiswa

07/03/2026
Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan: Saatnya Mendekatkan Diri Lewat I’tikaf

Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan: Saatnya Mendekatkan Diri Lewat I’tikaf

07/03/2026
Refleksi Ramadan, Peneliti Global Future Institute Kritisi Arah Diplomasi Indonesia

Refleksi Ramadan, Peneliti Global Future Institute Kritisi Arah Diplomasi Indonesia

07/03/2026
Cegah Stunting Sejak Dini, Rahmawati Herdian Dorong Implementasi Program MBG di Lampung

Cegah Stunting Sejak Dini, Rahmawati Herdian Dorong Implementasi Program MBG di Lampung

07/03/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved