SAIBETIK- Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Panditha, memimpin apel pagi personel di Mapolres Pesawaran. Dalam arahannya, Kapolres menekankan kesiapsiagaan menghadapi dampak geopolitik global, evaluasi integritas anggota, dan peningkatan disiplin internal untuk memastikan pelayanan Polri yang profesional dan humanis.
Waspadai Dampak Geopolitik Global
Kapolres menyoroti situasi konflik Iran dengan AS dan Israel yang menyebabkan gugurnya pemimpin Iran, serta potensi penutupan Selat Hormuz yang dapat memicu kenaikan harga BBM dan inflasi di Indonesia.
“Pelemahan nilai tukar rupiah dan turunnya daya beli masyarakat dapat berdampak pada meningkatnya angka kriminalitas. Seluruh personel harus peka dan mengantisipasi potensi gejolak kamtibmas akibat dampak ekonomi ini,” tegas AKBP Alvie Granito Panditha.
Evaluasi Integritas dan Sinergitas Anggota
Kapolres menegaskan pentingnya integritas dan sinergitas di internal Polres Pesawaran. Personel yang melakukan pelanggaran dan mencederai institusi tidak akan lagi ditempatkan di Polsek jajaran, melainkan ditarik ke Polres untuk pembinaan.
“Anggota bermasalah kita bina di Polres. Apabila tetap tidak mau berubah, maka akan kita ‘binasakan’ sesuai aturan profesi yang berlaku,” ujar Kapolres dengan nada tegas.
Penekanan Waskat dan Disiplin Administrasi
Kapolres kembali mengingatkan beberapa poin penting terkait operasional dan disiplin:
Waskat 24/7: Pengawasan melekat berlaku untuk seluruh jenjang kepangkatan.
Dokumentasi Open Camera: Personel wajib menggunakan aplikasi open camera untuk pendokumentasian kegiatan.
Narkoba & Pinjol: Nol toleransi terhadap pelanggaran narkoba dan keterlibatan pinjaman online.
Izin & Cuti: Personel tidak diperbolehkan berangkat sebelum surat izin atau cuti resmi keluar.
Inovasi dan Pelayanan Humanis
Selain disiplin, Kapolres mengajak personel untuk keluar dari rutinitas dan berinovasi. Polri harus hadir bagi masyarakat dengan pendekatan persuasif, hangat, dan humanis.
“Masyarakat harus merasakan kehadiran Polri melalui tindakan persuasif dan hangat. Kedepankan langkah preventif daripada represif. Pastikan negara hadir melalui pelayanan Polri yang humanis dan profesional di Bumi Andan Jejama,” tutup AKBP Alvie Granito Panditha.***





