SAIBETIK- Gas melon langka, warga mulai panik? Pemkab Tanggamus langsung gaspol bareng Pertamina! Lewat Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), mereka gelar Operasi Pasar LPG 3 kg buat ngebantu masyarakat dapetin gas sesuai harga resmi (HET).
Operasi ini digelar di dua titik strategis: Terminal Kota Agung dan Taman Ir. Soekarno. Tujuannya? Ya, biar warga gak kesulitan dapetin gas buat masak dan kebutuhan harian.
Gas Datang, Warga Aman
Dalam operasi ini, Pertamina bawa dua truk penuh LPG, masing-masing berisi 560 tabung gas 3 kg. Jadi total ada 1.120 tabung yang digelontorkan buat warga!
Hadir langsung di lokasi:
- Asisten II Ekonomi & Pembangunan Hendra Wijaya
- Kadis Koperindag Retno Noviana
- Tim TPID, Dishub, Satpol PP, dan lurah-lurah Kota Agung
- Plt Camat & jajaran kelurahan Kuripan, Baros, dan Pasar Madang
Operasi ini juga diamankan oleh Satpol PP dan Dinas Perhubungan, jadi prosesnya aman, tertib, dan tanpa chaos.
Syarat Beli Gas: Gak Ribet Kok!
Menurut Kadis Koperindag Retno Noviana, warga cukup bawa:
- Fotokopi KTP
- Cuma boleh beli 1 tabung per orang
- Harga? Tetap di Rp20.000 sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET)
“Biar semua kebagian dan gak ada penimbunan, kita batasi pembelian. Harapannya, masyarakat bisa dapet gas dengan harga normal tanpa antrean yang bikin emosi,” ujar Retno.
Gak Cuma di Kota Agung, Bakal Keliling!
Asisten II Hendra Wijaya bilang, operasi pasar ini bakal jalan terus ke kecamatan lain yang juga mulai ngalamin krisis gas melon. Pemkab Tanggamus komitmen bareng Pertamina buat jaga stok gas tetap stabil di tengah masyarakat.
“Kita pengen semua warga tetap bisa masak dan hidup normal. Jadi kita akan mobile, hadir di titik-titik yang terdampak kelangkaan,” katanya.***