• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Kamis, Januari 22, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Pringsewu

Wisuda Santri Lansia Al-Ishlah: 109 Peserta Belajar Seni Menyambut Kematian dengan Husnul Khatimah

Melda by Melda
07/12/2025
in Pringsewu, REDAKSI
Wisuda Santri Lansia Al-Ishlah: 109 Peserta Belajar Seni Menyambut Kematian dengan Husnul Khatimah

SAIBETIK— Suasana haru dan penuh makna mewarnai wisuda Program Tsaqifah di Pesantren Lansia Al-Ishlah, Pringsewu, yang digelar pada Minggu, 7 Desember 2025, di Masjid Al-Ishlah Pringsewu. Acara bertajuk “Merencanakan Kematian yang Indah” ini menarik perhatian banyak kalangan karena menekankan pentingnya persiapan spiritual bagi para lansia dalam menyambut kematian, sebuah fase kehidupan yang pasti dialami setiap manusia.

Ketua Yayasan Ishlahul Umat Lampung, Ustaz Latief Al Imami, menyampaikan bahwa wisuda ini bukan akhir dari proses pembelajaran para santri lansia. Ia menegaskan bahwa program Tsaqifah dirancang agar peserta terus belajar, memperdalam pemahaman agama, dan membekali diri menghadapi kematian dengan tenang dan husnul khatimah. “Wisuda ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya lansia, untuk aktif mempelajari agama dan menyiapkan diri menghadapi sesuatu yang pasti yaitu kematian,” ujarnya.

Ustaz Latief menekankan bahwa kematian yang husnul khatimah bukanlah hal yang datang tiba-tiba. “Perlu direncanakan dan dipersiapkan dengan ilmu, amal shalih, dan pemahaman yang benar sejak dini. Ini bagian dari ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT,” jelasnya. Ia menambahkan, program ini merupakan ikhtiar Yayasan Ishlahul Umat untuk membekali lansia dengan kesiapan spiritual, agar mereka dapat menghadapi kematian dengan hati yang tenang, penuh harap akan rahmat Allah, dan meninggalkan kehidupan dengan amal baik yang menjadi bekal akhirat.

BeritaTerkait

Rayakan HUT Ke-75, Pekon Nusa Wungu Diharap Jadi Motor Pembangunan Desa

Riyanto Pamungkas Pimpin Upacara HAB Kemenag Pringsewu

Acara wisuda diisi dengan tausyiah mendalam oleh Ustadz Syahid Abdullah, Lc., M.E., Dai MUI Pusat. Dalam ceramahnya, ia menekankan tiga amalan penting yang perlu dijalankan agar meninggal dalam keadaan husnul khatimah. “Pertama, istiqomah dalam keimanan kepada Allah Ta’ala; kedua, rajin bersedekah; dan ketiga, menjaga tali silaturahmi,” jelasnya. Ustadz Syahid juga menekankan bahwa ketiga amalan ini saling terkait, membentuk kehidupan spiritual yang seimbang antara ibadah, kebaikan sosial, dan hubungan dengan sesama.

Wisuda kali ini diikuti oleh 109 santri lansia dengan rentang usia 60 hingga 70 tahun. Namun, beberapa peserta bahkan jauh lebih lanjut usia, seperti Dirjo Utomo (96 tahun), Sunardi (88 tahun), Samiyah (84 tahun), dan Sadinem (74 tahun), yang menunjukkan semangat belajar dan pembinaan spiritual tidak mengenal batas usia. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar dan menyiapkan diri menghadapi kematian dapat dijalani kapan saja, bahkan di usia lanjut.

Selain prosesi wisuda dan tausyiah, kegiatan juga diisi dengan sesi motivasi dan diskusi interaktif antara santri dan para pembimbing, sehingga para peserta dapat bertanya langsung dan memahami lebih dalam mengenai konsep husnul khatimah. Pembahasan mencakup bagaimana menyelaraskan kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai spiritual, menjaga konsistensi amal shalih, dan membangun ketenangan batin menjelang ajal.

Ustaz Latief menambahkan bahwa program ini tidak hanya bermanfaat bagi para lansia, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat luas. “Ketika lansia belajar merencanakan kematian dengan baik, mereka sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda. Nilai-nilai ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kehidupan yang bermakna dan persiapan akhirat sejak dini,” ujarnya.

Wisuda santri lansia Al-Ishlah ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan keluarga peserta. Banyak yang menyatakan kagum dengan dedikasi para santri yang tetap semangat menuntut ilmu di usia senja, serta antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir acara.***

Source: WAHYU WIDODO
Tags: Dakwahhusnul khatimahkegiatan religius lansiapendidikan lansiapersiapan kematianpesantren lansia al-ishlahPringsewuspiritual lansiatsaqifahwisuda santri lansia
ShareTweetSendShare
Previous Post

Sidang Penentuan Nasib di Pra Peradilan LEB: Wajibkah Pemeriksaan Calon Tersangka? Perdebatan Memanas Jelang Putusan

Next Post

Gebyar Senam Beguwai Jejama Wawai Lampung Tengah: Ratusan Warga Meriahkan, Toko PKK Resmi Dilaunching

Next Post
Gebyar Senam Beguwai Jejama Wawai Lampung Tengah: Ratusan Warga Meriahkan, Toko PKK Resmi Dilaunching

Gebyar Senam Beguwai Jejama Wawai Lampung Tengah: Ratusan Warga Meriahkan, Toko PKK Resmi Dilaunching

Sidang Prapid PT LEB Memanas, Kuasa Hukum Ungkap Kejanggalan Tapi Kejati Lampung Bungkam

Sidang Penentuan Nasib Dirut PT LEB Memanas, Publik Bertanya: Apakah Dua Tersangka Lain Akan Ikut Ajukan Pra Peradilan?

Pringsewu Ngebut Sertifikasi Aset Daerah! Sudah 1.481 Bidang Kantongi Legalitas, Sisanya Segera Menyusul

Pringsewu Ngebut Sertifikasi Aset Daerah! Sudah 1.481 Bidang Kantongi Legalitas, Sisanya Segera Menyusul

Tragedi Banjir Sumatera Tewaskan 800 Jiwa: Krisis Ekologis Mengintai, Kebijakan Lingkungan Didesak Dievaluasi Total

Tragedi Banjir Sumatera Tewaskan 800 Jiwa: Krisis Ekologis Mengintai, Kebijakan Lingkungan Didesak Dievaluasi Total

LSM PRO RAKYAT Desak Pencopotan Kepala BPK Lampung, Tuding Temuan Laporan Tidak Sesuai Fakta Lapangan

LSM PRO RAKYAT Desak Pencopotan Kepala BPK Lampung, Tuding Temuan Laporan Tidak Sesuai Fakta Lapangan

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Dari Pelajar ke Sorotan Panggung, Salma Alika Nur Tampil Memikat di Malahayati Year Fest

Dari Pelajar ke Sorotan Panggung, Salma Alika Nur Tampil Memikat di Malahayati Year Fest

22/01/2026
Klaim Infrastruktur Mulus Eva Dwiana Berbalik Jadi Sorotan Publik

Klaim Infrastruktur Mulus Eva Dwiana Berbalik Jadi Sorotan Publik

22/01/2026
APBD Tanpa Persetujuan Dewan, Aliran Dana SMA Siger Jadi Sorotan

APBD Tanpa Persetujuan Dewan, Aliran Dana SMA Siger Jadi Sorotan

22/01/2026
Dana Pendidikan Rp700 Juta Dipersoalkan, DPRD Klaim Tak Pernah Bahas SMA Siger

Dana Pendidikan Rp700 Juta Dipersoalkan, DPRD Klaim Tak Pernah Bahas SMA Siger

22/01/2026
Tanpa Persetujuan Dewan, Dana Pendidikan Diduga Mengalir ke SMA Swasta Siger

Tanpa Persetujuan Dewan, Dana Pendidikan Diduga Mengalir ke SMA Swasta Siger

22/01/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved