SAIBETIK- Menjelang Ramadhan 2026, Karang Taruna Kecamatan Sukoharjo berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pringsewu menggelar kegiatan donor darah dengan target 50 hingga 75 kantong darah. Aksi sosial donor darah ini dipusatkan di GSG Kecamatan Sukoharjo pada Sabtu, 14 Februari 2026, mulai pukul 09.00 WIB.
Kolaborasi Sosial Sambut Ramadhan dan HPN 2026
Kegiatan donor darah bertema “Berbagi itu indah, mendonor itu mulia, setetes darah, sejuta harapan” tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT PWI ke-80.
Koordinator Bidang Kesejahteraan Sosial dan UMKM Karang Taruna Sukoharjo, Budiyanto, mengatakan kegiatan donor darah ini terbuka bagi masyarakat umum yang memenuhi syarat.
“Syarat donor darah antara lain usia 17 sampai 55 tahun, berat badan minimal 45 kilogram, sehat jasmani, tidak mengonsumsi antibiotik dalam tiga hari terakhir, serta cukup istirahat sebelum hari pelaksanaan,” ujar Budiyanto, Rabu (11/2/2026).
Ia menambahkan, warga yang ingin mengikuti donor darah dapat menghubungi panitia, yakni Edi Susanto, Putra Irawan, atau Budiyanto.
Target 75 Kantong, Libatkan PMI dan RSUD
Ketua Karang Taruna Kecamatan Sukoharjo, Edi Susanto, menjelaskan bahwa donor darah ini merupakan kegiatan insidental yang diharapkan menjadi percontohan bagi Karang Taruna tingkat kecamatan lainnya.
“Kami dari Karang Taruna Sukoharjo mengawali. Semoga ini bisa menjadi contoh dan menginspirasi kecamatan lain untuk menggelar donor darah,” katanya.
Sasaran peserta donor darah berasal dari unsur pemerintahan, insan pers, organisasi kemasyarakatan, hingga lintas perguruan silat. Panitia menghadirkan 8 hingga 12 tenaga medis dari PMI Kabupaten Pringsewu dan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Pringsewu guna memastikan pelaksanaan donor darah berjalan aman dan sesuai prosedur.
“Kami berharap target 50 hingga 75 kantong darah bisa tercapai,” tambah Edi.
Antisipasi Penurunan Stok Darah Saat Ramadhan
Budiyanto menjelaskan, donor darah jelang Ramadhan dipilih karena biasanya stok darah di PMI cenderung menurun, sementara kebutuhan darah tetap tinggi, terutama selama bulan puasa dan Idul Fitri.
“Selama Ramadhan dan Lebaran, jumlah pendonor biasanya berkurang karena fokus ibadah dan mudik. Karena itu, kami berinisiatif menggelar donor darah sebelum Ramadhan sebagai langkah antisipasi,” jelasnya.
Menurutnya, donor darah sebelum Ramadhan juga lebih aman dan nyaman bagi pendonor, sekaligus membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
PWI Siap Perkuat Aksi Sosial
Ketua PWI Kabupaten Pringsewu, Joko Sulistiyo, menyatakan bahwa PWI memang telah merencanakan kegiatan donor darah dalam rangka HPN 2026 dan HUT PWI ke-80. Karena waktunya berdekatan, maka agenda donor darah disatukan bersama Karang Taruna Sukoharjo.
“Donor darah ini bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan di masyarakat, sekaligus membantu PMI memenuhi kebutuhan stok darah,” ujar Joko.
Ia menegaskan, PWI Pringsewu siap berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam kegiatan sosial lainnya.
“Kendati tugas kami sebagai penulis, namun kami siap terjun langsung dalam kegiatan sosial demi kepentingan masyarakat luas,” tutupnya.***





