SAIBETIK- Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan Kodim 0421/Lampung Selatan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat karakter kebangsaan masyarakat. Salah satunya melalui sosialisasi wawasan kebangsaan bagi anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan warga desa di wilayah sasaran TMMD Kabupaten Pesawaran, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan nonfisik dalam program TMMD Kodim 0421 Lampung Selatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai bela negara, persatuan, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan lingkungan desa.
Peran Strategis Linmas dalam Stabilitas Desa
Dalam sosialisasi tersebut, narasumber dari TNI menjelaskan bahwa Linmas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan di tingkat desa dalam membantu aparat menjaga stabilitas wilayah.
“Linmas merupakan mitra penting aparat di desa. Mereka berperan dalam menjaga ketertiban lingkungan, membantu penanganan bencana, serta mendukung pengamanan berbagai kegiatan masyarakat,” ujar salah satu pemateri dari Satgas TMMD Kodim 0421 Lampung Selatan.
Melalui kegiatan ini, peserta juga dibekali pemahaman tentang deteksi dini potensi konflik sosial, pentingnya komunikasi antarwarga, serta sinergi antara Linmas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
TMMD Dorong Sinergi TNI dan Masyarakat
Selain materi wawasan kebangsaan, Satgas TMMD juga memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada anggota Linmas dan masyarakat yang hadir.
Pelatihan tersebut bertujuan menumbuhkan disiplin, kekompakan, serta meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurut pemateri, keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan semata, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan TMMD ini, kami ingin memperkuat kesadaran masyarakat bahwa menjaga keamanan desa adalah tanggung jawab bersama,” jelasnya.
TMMD Percepat Pembangunan Desa
Program TMMD Kodim 0421 Lampung Selatan merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Program ini menghadirkan kegiatan fisik seperti pembangunan infrastruktur desa serta kegiatan nonfisik yang memperkuat kapasitas sumber daya manusia.
Dengan meningkatnya wawasan kebangsaan masyarakat, diharapkan desa di wilayah Pesawaran dapat menjadi lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.***






