SAIBETIK- Lampung Tengah memasuki fase pemulihan pascaprahara akhir 2025 dengan satu agenda mendesak: menguatkan kembali fondasi kesejahteraan masyarakat dari tingkat keluarga. Di titik inilah peran Ni Ketut Dewi Nadi, Ketua TP PKK Lampung Tengah sekaligus anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, menjadi krusial dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan investasi sosial demi terwujudnya visi Lampung Tengah Terang.
Menggerakkan Ekonomi dari Rumah Tangga hingga Desa
Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, TP PKK memiliki jejaring hingga tingkat dusun yang membuat program pemberdayaan lebih tepat sasaran. Ni Ketut Dewi Nadi mendorong transformasi kegiatan PKK agar melampaui rutinitas seremonial menuju pusat pemberdayaan ekonomi mikro keluarga. Program pelatihan UMKM perempuan, pengolahan hasil pertanian rumah tangga, serta penguatan koperasi PKK berbasis desa diproyeksikan menjadi tulang punggung kebangkitan ekonomi lokal.
Perempuan Lampung Tengah dinilai memiliki potensi besar sebagai pelaku ekonomi rumahan—mulai dari pangan lokal, kerajinan, hingga jasa kreatif. Dengan pendampingan berkelanjutan, akses permodalan yang transparan, dan kolaborasi lintas sektor bersama BUMDes serta perbankan, PKK diharapkan menjadi lokomotif ekonomi keluarga.
“PKK harus hadir sebagai penggerak ekonomi keluarga. Ketika dapur hidup, desa ikut bergerak,” ujar Ni Ketut Dewi Nadi dalam salah satu forum pembinaan PKK tingkat kabupaten.
Literasi Keuangan dan Perlindungan Sosial
Pemulihan ekonomi pascakrisis memerlukan penguatan ketahanan keluarga. Literasi keuangan menjadi agenda penting TP PKK untuk mencegah kemiskinan struktural. Edukasi pengelolaan keuangan rumah tangga, pencegahan jeratan pinjaman online ilegal, serta pemahaman jaminan sosial seperti BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan dinilai mampu meningkatkan daya tahan ekonomi keluarga.
Sebagai legislator provinsi, Ni Ketut Dewi Nadi memiliki posisi strategis menjembatani kebijakan daerah dengan kebutuhan riil masyarakat desa. Sinergi antara program PKK dan kebijakan perlindungan sosial diharapkan mempercepat pemulihan kesejahteraan warga Lampung Tengah.
Investasi Sosial pada Perempuan dan Anak
Visi Lampung Tengah Terang menempatkan perempuan dan anak sebagai pusat pembangunan berkelanjutan. TP PKK memegang peran sentral dalam pencegahan stunting, perlindungan anak, serta penguatan pola asuh keluarga. Program kesehatan ibu dan anak, pendidikan keluarga, hingga pencegahan kekerasan dalam rumah tangga menjadi prioritas yang terus dikawal.
“Ketika keluarga sehat dan anak terlindungi, masa depan daerah akan lebih kuat,” kata Ni Ketut Dewi Nadi menegaskan arah kebijakan sosial yang dijalankan TP PKK.
Membangun Citra Daerah Lewat Kerja Nyata
Citra daerah tidak lahir dari slogan, melainkan dari kerja nyata yang dirasakan langsung masyarakat. Aktivitas TP PKK yang menyentuh kebutuhan dasar—pangan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi—menjadi wajah baru Lampung Tengah di mata publik. Kerja yang inklusif dan transparan dinilai mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Dalam konteks ini, Ni Ketut Dewi Nadi berperan sebagai penguat nurani sosial pemerintahan, memastikan program pemberdayaan berjalan berdampak dan berkelanjutan.
Menuju Lampung Tengah Terang
Lampung Tengah Terang diproyeksikan sebagai gerakan kolektif yang dimulai dari keluarga. Dengan kepemimpinan yang membumi, fokus pada ekonomi keluarga, dan pemberdayaan perempuan, TP PKK di bawah kepemimpinan Ni Ketut Dewi Nadi berpeluang besar menjadi motor kebangkitan kesejahteraan masyarakat.
Ketika keluarga berdaya, perempuan mandiri, dan anak-anak terlindungi, Lampung Tengah tidak hanya pulih, tetapi melangkah maju menuju masa depan yang lebih terang.***







