SAIBETIK- Arus mudik Lebaran 2026 pada H-5 menunjukkan dinamika berbeda di lintasan Jawa–Sumatera. Jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera tercatat menurun dibanding tahun lalu, sementara arus sebaliknya relatif stabil dengan beberapa kategori kendaraan mengalami kenaikan.
Penumpang Jawa ke Sumatera Turun Signifikan
Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama 24 jam pada 16 Maret 2026, jumlah trip kapal yang beroperasi mencapai 120 perjalanan.
Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-5 tercatat 75.805 orang, turun 15,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 89.478 orang.
Untuk kendaraan, roda dua justru mengalami kenaikan tipis menjadi 5.797 unit atau naik 1,6 persen. Sementara kendaraan roda empat turun cukup tajam menjadi 9.826 unit atau berkurang 23,1 persen.
Penurunan juga terjadi pada kendaraan logistik, di mana jumlah truk hanya mencapai 1.439 unit atau turun 39 persen. Sebaliknya, jumlah bus meningkat tipis menjadi 640 unit atau naik 1,3 persen.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 17.702 unit atau turun 17,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 21.470 unit.
Akumulasi H-10 hingga H-5 Masih Tumbuh
Meski terjadi penurunan harian, data kumulatif menunjukkan tren positif. Total penumpang dari Jawa ke Sumatera sejak H-10 hingga H-5 mencapai 363.607 orang atau naik 2,8 persen dibandingkan tahun lalu.
Sementara itu, total kendaraan tercatat 87.218 unit atau meningkat 6,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Arus Sumatera ke Jawa Relatif Stabil
Di sisi lain, data Posko Bakauheni mencatat jumlah trip kapal yang sama, yakni 120 perjalanan selama periode 24 jam.
Jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 43.804 orang atau turun tipis 2,9 persen dibandingkan tahun lalu.
Kendaraan roda dua mengalami lonjakan menjadi 621 unit atau naik 19,2 persen. Kendaraan roda empat sedikit turun menjadi 5.040 unit atau berkurang 1,9 persen.
Untuk kendaraan logistik, jumlah truk meningkat menjadi 1.884 unit atau naik 8,2 persen, sementara bus mengalami penurunan menjadi 663 unit atau turun 10,2 persen.
Total kendaraan dari Sumatera ke Jawa tercatat 8.208 unit atau naik tipis 0,9 persen dibandingkan tahun lalu.
Tren Kumulatif Sumatera ke Jawa
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-5, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 227.624 orang atau turun 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang mencapai 49.159 unit atau meningkat 4,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan bahwa data ini menunjukkan pola pergerakan pemudik yang dinamis, dengan pergeseran waktu keberangkatan dan pilihan moda transportasi yang memengaruhi volume harian.***









