• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Lampung Barat

Konflik Manusia dan Gajah Meningkat, TN Way Kambas Bangun Benteng Pengaman Kawasan

Melda by Melda
20/01/2026
in Lampung Barat
Konflik Manusia dan Gajah Meningkat, TN Way Kambas Bangun Benteng Pengaman Kawasan

SAIBETIK- Teror gajah liar kembali menghantui warga desa penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Kawanan gajah Sumatera dilaporkan berulang kali masuk ke area persawahan dan kebun warga, merusak tanaman, bahkan memicu ketakutan masyarakat. Menghadapi situasi ini, Balai TN Way Kambas menyiapkan langkah besar dengan membangun tembok, tanggul, dan sistem pembatas raksasa di sejumlah titik rawan konflik.

Kepala Balai TN Way Kambas, MHD Zaidi, menegaskan bahwa konflik gajah liar tidak bisa lagi ditangani secara parsial. Diperlukan pendekatan jangka panjang yang menyentuh aspek fisik, ekologi, dan sosial secara bersamaan.

“Konflik gajah bukan sekadar soal satwa, tapi soal keberlangsungan manusia dan alam. Kalau tidak ditangani serius, yang rugi bukan hanya warga, tapi juga kelestarian gajah itu sendiri,” ujar Zaidi, Senin (19/1/2026).

BeritaTerkait

No Content Available

Gajah Liar Terobos Desa, Infrastruktur Jadi Benteng Utama

Masuknya gajah liar ke desa-desa sekitar TN Way Kambas dipicu oleh jalur lintasan satwa yang masih terbuka. Selama ini, gajah Sumatera kerap keluar kawasan melalui celah sungai, tanggul rusak, hingga batas hutan yang belum terlindungi.

Balai TNWK mencatat, tanggul sepanjang 12 kilometer di sisi utara kawasan terbukti efektif menekan pergerakan gajah ke permukiman. Namun, masih terdapat sejumlah titik rawan yang memungkinkan gajah liar keluar kawasan dan masuk ke desa.

Untuk itu, TN Way Kambas menyiapkan pembangunan infrastruktur skala besar sebagai benteng permanen.

Rencana pembangunan tersebut meliputi tanggul dan kanal sepanjang 11 kilometer di wilayah Kecamatan Way Jepara, pagar pengaman sepanjang 18 kilometer dari Muara Jaya hingga Margahayu, serta tembok penahan tanah sepanjang 21 kilometer di jalur lintasan gajah.

Selain itu, pembatas alami juga akan diperkuat di sepanjang aliran sungai, meliputi Way Pegadungan, Way Seputih, dan Sungai Kuala Penet dengan total panjang mencapai 60 kilometer.

“Infrastruktur ini ibarat pagar hidup. Tujuannya bukan memenjarakan gajah, tapi mengarahkan mereka tetap berada di habitat alaminya agar tidak bersinggungan dengan aktivitas manusia,” jelas Zaidi.

Pemulihan Hutan Jadi Kunci Redam Konflik Gajah

Balai TN Way Kambas menegaskan bahwa pembangunan fisik saja tidak cukup untuk mengatasi konflik gajah liar. Akar persoalan lain adalah menurunnya kualitas habitat di dalam kawasan hutan.

Sejak tahun 2021, TNWK telah melakukan pemulihan ekosistem seluas 1.286 hektare. Upaya ini mencakup rehabilitasi hutan daratan, mangrove, hingga penanaman vegetasi pakan alami bagi gajah dan badak Sumatera.

Menurut Zaidi, ketika kebutuhan pakan gajah terpenuhi di dalam hutan, potensi konflik dengan warga akan menurun secara signifikan.

“Kalau gajah kenyang di hutan, mereka tidak punya alasan keluar kawasan dan masuk ke sawah warga. Pemulihan hutan ini investasi jangka panjang,” katanya.

Kolaborasi Multi Pihak Jadi Penentu Keberhasilan

Program mitigasi konflik gajah liar di TN Way Kambas membutuhkan pembiayaan besar dan berkelanjutan. Oleh karena itu, Balai TNWK mendorong kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, hingga lembaga swadaya masyarakat.

Zaidi menekankan bahwa konservasi gajah Sumatera bukan hanya tanggung jawab pengelola taman nasional, melainkan tugas bersama.

“Konservasi gajah dan mitigasi konflik bukan kerja satu pihak. Dengan kolaborasi, data ilmiah, dan komitmen bersama, konflik bisa ditekan dan hutan tetap lestari,” pungkasnya.***

Source: WAHYUDIN
Tags: Gajah liar Way Kambaskonflik gajah dan manusiakonservasi gajahmitigasi konflik satwatanggul gajah Sumatratembok gajah LampungTN Way Kambas
ShareTweetSendShare
Previous Post

Sabu Disamarkan dalam Muatan Durian, Polda Lampung Tangkap Tiga Pelaku di Tol Trans Sumatera

Next Post

Dari Desa untuk Indonesia Emas, Komitmen Pemprov Lampung di Hari Desa Nasional 2026

Next Post
Dari Desa untuk Indonesia Emas, Komitmen Pemprov Lampung di Hari Desa Nasional 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas, Komitmen Pemprov Lampung di Hari Desa Nasional 2026

Harga Cabai dan Bawang Turun, Inflasi Lampung Terkendali Jelang Puasa

Harga Cabai dan Bawang Turun, Inflasi Lampung Terkendali Jelang Puasa

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Harga Cabai dan Bawang Turun, Inflasi Lampung Terkendali Jelang Puasa

Harga Cabai dan Bawang Turun, Inflasi Lampung Terkendali Jelang Puasa

20/01/2026
Dari Desa untuk Indonesia Emas, Komitmen Pemprov Lampung di Hari Desa Nasional 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas, Komitmen Pemprov Lampung di Hari Desa Nasional 2026

20/01/2026
Konflik Manusia dan Gajah Meningkat, TN Way Kambas Bangun Benteng Pengaman Kawasan

Konflik Manusia dan Gajah Meningkat, TN Way Kambas Bangun Benteng Pengaman Kawasan

20/01/2026
Sabu Disamarkan dalam Muatan Durian, Polda Lampung Tangkap Tiga Pelaku di Tol Trans Sumatera

Sabu Disamarkan dalam Muatan Durian, Polda Lampung Tangkap Tiga Pelaku di Tol Trans Sumatera

20/01/2026
Viral Penusukan Pedagang di Pasar Sarinongko, Polisi Amankan Pelaku

Viral Penusukan Pedagang di Pasar Sarinongko, Polisi Amankan Pelaku

20/01/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved