• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Selasa, Maret 17, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar lampung

Regulasi Berbelit, Investor Kabur: Dipasena Jadi Cermin Kegagalan Negara

Melda by Melda
11/09/2025
in Bandar lampung, REDAKSI
Regulasi Berbelit, Investor Kabur: Dipasena Jadi Cermin Kegagalan Negara

SAIBETIK- Indonesia kerap menyebut diri sebagai “surga investasi.” Namun realitas di lapangan jauh dari klaim tersebut. Regulasi tumpang tindih, izin berlapis, serta ketidakpastian hukum justru menjadikan negeri ini ladang penuh risiko. Investor, yang mencari kepastian, memilih hengkang ke Vietnam, Thailand, atau Malaysia—negara dengan aturan jelas, birokrasi ramping, dan iklim usaha yang kondusif.

Akibatnya, Indonesia hanya kebagian remah investasi. Pertumbuhan ekonomi melambat, lapangan kerja berkurang, dan daya saing menurun. Regulasi yang seharusnya menjadi pondasi pembangunan malah berubah menjadi tembok penghalang.

Kisah Bumi Dipasena di Lampung menjadi cermin nyata. Tambak udang seluas 16 ribu hektare yang pada 1990-an menyumbang devisa miliaran rupiah, kini merana. Sejak 2021, wacana revitalisasi tak pernah beranjak dari meja rapat. Infrastruktur rusak, teknologi tertinggal, sementara petambak kecil bertahan dengan gotong royong dan iuran Rp1.000 per kilogram panen untuk membangun kemandirian.

BeritaTerkait

Petambak Eks Dipasena Lampung Bangkit Kembali, Panen Raya Udang Jadi Simbol Kebersamaan

DPR dan Prabowo-Gibran: Menegaskan Pembangunan Berbasis Kebahagiaan di Indonesia

Ironisnya, pemerintah justru hadir sebatas kajian dan dokumen. Seolah lupa, bahwa Dipasena menyimpan luka lama: kemitraan timpang, konflik berkepanjangan, dan petambak yang terpinggirkan di tanah sendiri. Hari ini, mereka memilih jalan kemandirian—model sederhana, adil, dan berpihak pada rakyat.

Revitalisasi Dipasena adalah ujian bagi negara. Apakah benar-benar hadir untuk rakyat, atau hanya piawai melontarkan janji? Jika berani melangkah ke implementasi nyata, Dipasena bisa kembali jadi ikon perikanan dunia, mengangkat devisa sekaligus kesejahteraan pesisir. Tapi jika tidak, ia hanya akan menjadi monumen kegagalan: simbol bagaimana regulasi berbelit lebih diprioritaskan daripada masa depan rakyat.

Investor boleh pergi, modal asing boleh berpindah. Namun pertanyaan mendasarnya: untuk siapa sebenarnya regulasi itu dibuat, bila rakyat sendiri justru tersisihkan?

— Suseno, Direktur Utama PT Sakti Biru Indonesia.***

Source: TINO
Tags: DipasenaEkonomiNasionalinvestasiPerikananRegulasi
ShareTweetSendShare
Previous Post

Perpustakaan Hukum JDIH Pemprov Lampung Jadi Pusat Rujukan Informasi Hukum Masyarakat

Next Post

Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga dan Polisi di Sukoharjo, Senjata Api Disita

Next Post
Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga dan Polisi di Sukoharjo, Senjata Api Disita

Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga dan Polisi di Sukoharjo, Senjata Api Disita

Bupati Pringsewu Resmikan Rumah BUMN, Dukung UMKM Naik Kelas dan Ekonomi Digital

Bupati Pringsewu Resmikan Rumah BUMN, Dukung UMKM Naik Kelas dan Ekonomi Digital

Dana BOSP Dan Program Sanitasi Sekolah, Harapan Baru Pendidikan Di Lampung Selatan

Dana BOSP Dan Program Sanitasi Sekolah, Harapan Baru Pendidikan Di Lampung Selatan

Kritik Sastra Modern: Walikota Stand Up Comedy dan Inkonsistensi Regulasi di Bandar Lampung

Kritik Sastra Modern: Walikota Stand Up Comedy dan Inkonsistensi Regulasi di Bandar Lampung

Rehabilitasi Taman Depan Kantor Bupati Gunakan Dana CSR Dari Bank Lampung

Rehabilitasi Taman Depan Kantor Bupati Gunakan Dana CSR Dari Bank Lampung

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Pererat Kebersamaan, Alumni Spanda 82 Berbagi Tali Asih Ramadhan

Pererat Kebersamaan, Alumni Spanda 82 Berbagi Tali Asih Ramadhan

16/03/2026
Laskar Lampung Desak Kejelasan Proses Hukum Kasus Dugaan Persetubuhan Anak

Tambang Ilegal Way Kanan Diprotes, Laskar Lampung: Rakyat Hanya Dijadikan Tameng

16/03/2026
Program Mudik Gratis Lampung 2026, Wagub Jihan Lepas Pemudik ke Kampung Halaman

Program Mudik Gratis Lampung 2026, Wagub Jihan Lepas Pemudik ke Kampung Halaman

16/03/2026
RSS 2026: Dua Akademisi Indonesia Jadi Sorotan Dunia Seni

RSS 2026: Dua Akademisi Indonesia Jadi Sorotan Dunia Seni

16/03/2026
Satlantas Lampung Selatan Kawal Pemudik Motor dari Bakauheni pada Arus Mudik Lebaran

Satlantas Lampung Selatan Kawal Pemudik Motor dari Bakauheni pada Arus Mudik Lebaran

16/03/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved