• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Minggu, Januari 4, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar lampung

Puluhan Guru SMA Siger Belum Terima Honor Berbulan-bulan, DPRD Bandar Lampung Diminta Bertindak

Melda by Melda
19/11/2025
in Bandar lampung, PENDIDIKAN
Puluhan Guru SMA Siger Belum Terima Honor Berbulan-bulan, DPRD Bandar Lampung Diminta Bertindak

SAIBETIK– Puluhan tenaga pendidik di SMA Siger Bandar Lampung masih menanti honor yang seharusnya diterima sejak sekolah dibuka pada Juli 2025. Hingga November, menjelang akhir tahun, honor tersebut belum juga dibayarkan, memicu ketidakpuasan dan kekhawatiran di kalangan guru yang menjalankan proses belajar mengajar di sekolah yang masih menumpang fasilitas SMP Negeri 38 dan SMP Negeri 44 Bandar Lampung.

Plh kepala SMA Siger, yang juga menjabat kepala SMP setempat, tetap menerima gaji sebagai PNS lengkap dengan tunjangan, sehingga tidak merasakan dampak dari keterlambatan honor guru. Ketidakpedulian ini semakin terlihat ketika beberapa kali diminta wawancara terkait kondisi guru, mereka enggan memberikan konfirmasi. Jejak digital pada Minggu, 16 November 2025, bahkan menunjukkan minimnya respons terhadap keluhan guru.

Mengutip pengakuan guru-guru pada Senin, 17 November 2025, mereka mengaku telah mengajar tanpa kontrak jelas dengan janji imbalan honor di kemudian hari. “Ya hanya disuruh ngajar-ngajar aja. Diiming-imingi nanti dibayar honornya. Itu juga nggak jelas berapa honor yang dijanjikan. Karena sampai sekarang kami semua belum pernah diberi gaji,” kata salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

BeritaTerkait

DPRD Soroti Keterbukaan Kapitasi BPJS Puskesmas Bandar Lampung

Kebijakan Anggaran Eva Dwiana Dinilai Menyimpang dari Prioritas Publik

Situasi ini mengingatkan pada temuan September 2025, ketika SMA Siger 2 di Jalan Buton Raya, Gunung Sulah, Way Halim, ketahuan menjual modul pelajaran dengan harga Rp15 ribu per modul untuk 15 modul. Praktik ini dianggap ilegal karena, menurut Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, yang dikenal dengan julukan “The Killer Policy”, biaya operasional pendidikan seharusnya ditanggung sepenuhnya oleh Pemkot.

Namun kenyataannya, praktik tersebut tetap berlangsung tanpa sanksi terhadap Plh maupun guru yang menjual modul. Kepala SMP Negeri 44 Bandar Lampung, yang juga bertindak sebagai Plh SMA Siger, tidak berada di lokasi saat dikonfirmasi, sehingga situasi semakin memprihatinkan.

Ketua DPRD Bandar Lampung, Bernas dari Gerindra, dan Ketua Komisi 4 DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, enggan memberikan tanggapan terkait praktik ilegal ini. Sementara Sidik Efendi dari PKS menyatakan akan berkoordinasi dengan jajaran DPRD untuk membahas kasus tersebut, namun laporan itu hingga kini belum menunjukkan tindak lanjut.

Guru-guru SMA Siger mengeluhkan kondisi minimnya dana operasional. Mereka tetap diperintahkan melaksanakan pembelajaran meski tidak ada dana yang tersedia. “Dana operasional sekolah nggak ada tapi kami diperintahin proses pembelajaran harus tetap jalan. Cuma disuruh sabar, sabar, dan sabar aja. Nggak ada solusi yang disampein,” ujar salah satu guru.

DPRD Kota Bandar Lampung memiliki tanggung jawab atas penyelenggaraan SMA Siger, karena dukungan komisi terkait telah disampaikan melalui berbagai pengumuman dan pemberitaan sejak Agustus 2025. Sayangnya, konfirmasi lebih lanjut dari anggota perempuan Komisi 5, seperti Heti Friskatati (Golkar) dan Mayang Suri Djausal (Gerindra), maupun kader muda Nasdem M. Niki Saputra, tetap senyap dalam skandal ini.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang keberlanjutan pendidikan di SMA Siger. Puluhan guru yang belum menerima honor berbulan-bulan menunjukkan lemahnya pengawasan dan koordinasi antara sekolah, Pemkot Bandar Lampung, dan DPRD. Para orang tua siswa pun mulai mempertanyakan kredibilitas pengelolaan sekolah, terutama di tengah praktik ilegal penjualan modul yang seharusnya menjadi bagian dari pembiayaan resmi sekolah.

DPRD Bandar Lampung kini berada di bawah sorotan publik untuk segera mengambil langkah konkret, memastikan guru menerima hak mereka, dan menindaklanjuti praktik yang melanggar aturan di SMA Siger. Apabila tidak ditangani dengan tegas, kasus ini dapat menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah daerah dalam menjamin pendidikan berkualitas dan transparan di Bandar Lampung.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: DPRD Bandar Lampungguru belum dibayarhonor guru terlambatkontroversi sekolahmodul ilegaloperasional sekolah.Pemkot Bandar Lampungpendidikan swasta Bandar LampungSkandal PendidikanSMA Siger Bandar Lampung
ShareTweetSendShare
Previous Post

Polsek Katibung Ungkap Sindikat Pencurian dengan Pemberatan, Tiga Pelaku Berhasil Diamankan

Next Post

Misteri Dana SMA Swasta Siger, Beasiswa atau Alibi Kemanusiaan?

Next Post
Misteri Dana SMA Swasta Siger, Beasiswa atau Alibi Kemanusiaan?

Misteri Dana SMA Swasta Siger, Beasiswa atau Alibi Kemanusiaan?

Tim Panitia A Kantah Pringsewu Turun Lapangan, Pastikan Kepemilikan Aset PT PLN di Pujiharjo Aman dan Legal

Tim Panitia A Kantah Pringsewu Turun Lapangan, Pastikan Kepemilikan Aset PT PLN di Pujiharjo Aman dan Legal

Rakor Rencana Ulang Penyusunan RTRW Pringsewu: Penataan Wilayah Mendesak Demi Cegah Konflik Ruang dan Lindungi Lahan Produktif

Rakor Rencana Ulang Penyusunan RTRW Pringsewu: Penataan Wilayah Mendesak Demi Cegah Konflik Ruang dan Lindungi Lahan Produktif

Kunjungan Rektor IIB Darmajaya dan Jajaran, Bahas Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah dalam Pembangunan Daerah

Kunjungan Rektor IIB Darmajaya dan Jajaran, Bahas Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah dalam Pembangunan Daerah

Pemprov Lampung Fasilitasi Penetapan Batas Wilayah Pringsewu–Lampung Tengah, Penelusuran Koordinat Jadi Kunci Penyelesaian

Pemprov Lampung Fasilitasi Penetapan Batas Wilayah Pringsewu–Lampung Tengah, Penelusuran Koordinat Jadi Kunci Penyelesaian

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Bengkel Korpri Tanggamus dan Polemik Iuran ASN

Bengkel Korpri Tanggamus dan Polemik Iuran ASN

03/01/2026
Pelabuhan Merak Ambil Peran Jaga Arus Logistik

Pelabuhan Merak Ambil Peran Jaga Arus Logistik

03/01/2026
Polres Lampung Selatan Pertahankan Siaga Hingga 5 Januari

Polres Lampung Selatan Pertahankan Siaga Hingga 5 Januari

03/01/2026
Polres Lampung Selatan Tangani Kasus Persetubuhan Anak

Polres Lampung Selatan Tangani Kasus Persetubuhan Anak

03/01/2026
Longsor Bukit Randu Malam Tahun Baru Picu Kekhawatiran

Longsor Bukit Randu Malam Tahun Baru Picu Kekhawatiran

03/01/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved