• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Senin, Januari 12, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar lampung

Prabowo Disorot! Gubernur Gerindra Dituding Matikan Sekolah Swasta dan Lembaga Pendidikan Rakyat

Melda by Melda
13/10/2025
in Bandar lampung, PENDIDIKAN
Prabowo Disorot! Gubernur Gerindra Dituding Matikan Sekolah Swasta dan Lembaga Pendidikan Rakyat

SAIBETIK- Masalah keadilan pendidikan di Indonesia kembali memanas. Beberapa provinsi, termasuk Jawa Barat dan Lampung, menjadi sorotan karena kebijakan pendidikan yang dianggap merugikan sekolah swasta dan lembaga pendidikan masyarakat. Protes dan tuntutan keadilan pendidikan muncul sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan yang dinilai diskriminatif dan tidak berpihak pada pendidikan rakyat.

Di Jawa Barat, lebih dari lima organisasi sekolah swasta tingkat SMA menggugat Gubernur Dedi Mulyadi yang juga kader Partai Gerindra. Gugatan diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung terkait kebijakan rombongan belajar (rombel) yang menetapkan 50 siswa per kelas. Para kepala sekolah menilai kebijakan tersebut tidak memperhatikan kapasitas kelas dan kualitas belajar, sehingga sekolah swasta menjadi korban dalam persaingan mendapatkan siswa. Banyak sekolah swasta menilai kebijakan ini merugikan mereka karena sekolah negeri secara otomatis menerima mayoritas lulusan SMP, sementara sekolah swasta hanya tersisa sedikit siswa untuk direkrut.

Di Lampung, sorotan tidak kalah panas. Kepala sekolah swasta mengeluhkan kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal, Gubernur Lampung dan kader Gerindra, yang dinilai mengabaikan eksistensi Lembaga Pendidikan Masyarakat (LPM). Banyak kepala sekolah menyebut, kebijakan yang diterapkan cenderung “mematikan” sekolah swasta dan LPM. SMA dan SMK negeri di Lampung menerima lebih dari 12.000 lulusan SMP tanpa memperhatikan ekuilibrium kapasitas kelas dan rombel, sementara hanya sekitar 2.000 alumni SMP yang menjadi rebutan ratusan sekolah swasta.

BeritaTerkait

Jejak Kontroversi Pendidikan dan Laporan Etik Heti Friskatati

Almira Nabila Fauzi Serap Aspirasi Disabilitas di Pringsewu

Kekhawatiran sekolah swasta bertambah ketika pemerintah daerah membiarkan Wali Kota Bandar Lampung menyalahi regulasi dengan menyelenggarakan SMA Siger, yang statusnya masih ilegal. Sekolah ini memanfaatkan APBD untuk operasionalnya, sementara sekolah swasta tidak mendapatkan dukungan dana, termasuk subsidi Bosda atau BOP pada tahun 2025-2026. Kondisi ini memicu kecemasan dan ketidakpastian bagi sekolah swasta yang setia melayani masyarakat.

Gelombang protes juga datang dari guru. Gerakan Guru Anti Diskriminasi (Granad) Indonesia telah mengumumkan rencana pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Agama, hingga Kementerian Keuangan pada 30 Oktober 2025. Mereka menuntut agar guru swasta dan guru di madrasah diangkat menjadi ASN melalui skema P3K, serta segera mendapatkan pembayaran inpassing yang tertunda. Selain itu, Granad meminta pemerintah mempercepat proses sertifikasi dan inpassing sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan.

Protes ini bukan sekadar soal status atau gaji. Ini adalah soal martabat pendidikan Indonesia dan keadilan bagi lembaga pendidikan swasta yang telah lama berkontribusi untuk mencerdaskan bangsa. Pertanyaannya kini menjadi sorotan publik: apakah pemerintahan Prabowo–Gibran akan menegakkan keadilan pendidikan secara menyeluruh tanpa memandang afiliasi politik atau kepentingan birokrasi?

Dari sisi publik, perhatian terhadap kebijakan pendidikan ini semakin meningkat. Masyarakat menilai, jika sekolah swasta dan LPM terus terpinggirkan, maka kualitas pendidikan dan pemerataan akses pendidikan di Indonesia akan semakin terancam. Saat ini, berbagai organisasi masyarakat sipil dan komunitas guru berencana mengawal kebijakan ini hingga ke tingkat nasional, menuntut transparansi, akuntabilitas, dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: GerindraGranad Indonesiaguru swastaJawa BaratLampungPendidikanPrabowo Subiantosekolah swasta
ShareTweetSendShare
Previous Post

Heboh! Bar dan Lounge Radar Space Bandar Lampung Ludes Terbakar, Diduga Akibat Human Error Saat Pengisian Daya Sisha Elektrik

Next Post

Penganiayaan Berat di Jati Agung, Pria Tewas Dianiaya Menggunakan Gancu, Pelaku Diringkus Polisi

Next Post
Penganiayaan Berat di Jati Agung, Pria Tewas Dianiaya Menggunakan Gancu, Pelaku Diringkus Polisi

Penganiayaan Berat di Jati Agung, Pria Tewas Dianiaya Menggunakan Gancu, Pelaku Diringkus Polisi

Pemprov Lampung Gandeng PPTI Perkuat Layanan Kesehatan, Targetkan Eliminasi TBC 2030

Pemprov Lampung Gandeng PPTI Perkuat Layanan Kesehatan, Targetkan Eliminasi TBC 2030

FKUB Lampung Tingkatkan Koordinasi Lintas Agama, Wagub Jihan Nurlela Dorong Kerukunan Umat Beragama

FKUB Lampung Tingkatkan Koordinasi Lintas Agama, Wagub Jihan Nurlela Dorong Kerukunan Umat Beragama

Ketua Mabicab Nanda Indira Resmi Lepas 86 Peserta Kontingen Kwarcab Pesawaran pada Jambore Daerah VII Lampung

Ketua Mabicab Nanda Indira Resmi Lepas 86 Peserta Kontingen Kwarcab Pesawaran pada Jambore Daerah VII Lampung

Kalapas Dharmasraya Tinjau Area Dapur, Tata Ulang Fasilitas untuk Tingkatkan Efisiensi dan Kebersihan Lapas

Kalapas Dharmasraya Tinjau Area Dapur, Tata Ulang Fasilitas untuk Tingkatkan Efisiensi dan Kebersihan Lapas

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Di Balik Tumpukan 8 Ton Jengkol, Polisi Temukan 1,225 Kwintal Sabu dan Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa

Di Balik Tumpukan 8 Ton Jengkol, Polisi Temukan 1,225 Kwintal Sabu dan Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa

12/01/2026
Bangunan Diduga Berdiri di Atas Sungai, Nama Fauzan Sibron DPRD Lampung Jadi Sorotan Publik

Bangunan Diduga Berdiri di Atas Sungai, Nama Fauzan Sibron DPRD Lampung Jadi Sorotan Publik

12/01/2026
Almira Nabila Fauzi Apresiasi Adzkya Nafis Anshory, Pelajar Pringsewu Terpilih Delegasi Indonesia di CYLC Kuala Lumpur

Almira Nabila Fauzi Apresiasi Adzkya Nafis Anshory, Pelajar Pringsewu Terpilih Delegasi Indonesia di CYLC Kuala Lumpur

12/01/2026
Pangdam XXI/Radin Inten: Pentas Seni Budaya Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Pangdam XXI/Radin Inten: Pentas Seni Budaya Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

12/01/2026
Polisi Patroli Dini Hari, Temukan Warga Bawa Sajam dan Terlibat Narkoba di Candipuro

Polisi Patroli Dini Hari, Temukan Warga Bawa Sajam dan Terlibat Narkoba di Candipuro

12/01/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved