SAIBETIK– Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung menggelar upacara ziarah dan penghormatan khusus untuk almarhum H. Mursyid Arsyad, tokoh sentral Gerakan Pramuka di Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Taman Makam Umum Kupang Teba, Bandar Lampung, Jumat (29/08/2025), dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, jajaran pengurus Kwarda, anggota Pramuka, serta keluarga almarhum.
Acara diawali dengan ziarah di makam almarhum, dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga yang dilakukan secara bergantian oleh perwakilan pengurus Pramuka, tamu undangan, serta anggota keluarga. Momentum ini menjadi refleksi atas pengabdian tanpa pamrih almarhum dalam membangun dan mengembangkan Gerakan Pramuka di Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyerahkan piagam penghargaan kepada ahli waris almarhum sebagai bentuk pengakuan resmi atas jasa besar yang telah diberikan. Selain itu, dilakukan pula pemasangan tiang pancang Pramuka di makam almarhum, sebagai simbol keabadian jasa dan nilai-nilai kepemimpinan yang ditinggalkan.
“Kami memberikan penghormatan ini bukan hanya untuk mengenang jasad almarhum, tetapi untuk memastikan semangat, dedikasi, dan nilai pengabdian beliau tetap hidup dalam setiap langkah Gerakan Pramuka Lampung. Tiang pancang yang kita pasang hari ini menjadi simbol bahwa perjuangan almarhum tidak akan pernah hilang dan akan terus menginspirasi generasi muda Lampung,” ujar Wagub Jihan Nurlela dalam sambutannya.
Ahli waris almarhum menyatakan rasa syukur dan haru atas penghargaan yang diterima. “Ini sangat berarti bagi kami. Semoga jasa dan semangat almarhum terus menjadi teladan bagi seluruh anggota Pramuka, sehingga Kwarda Lampung bisa terus berkembang dan mencetak generasi muda yang tangguh,” ungkap salah satu anggota keluarga.
Penetapan H. Mursyid Arsyad sebagai Tokoh Gerakan Pramuka Lampung Tahun 2025 resmi tercantum dalam Surat Keputusan Kwarda Lampung Nomor 108b Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Ketua Kwarda Lampung Chusnunia Chalim. Dalam SK tersebut, almarhum dicatat memiliki kontribusi besar dalam pengembangan Gerakan Pramuka, terutama selama masa baktinya sebagai Ketua Kwarda Lampung periode 2000–2005, yang berhasil membawa kemajuan signifikan dalam program pendidikan kepanduan dan pemberdayaan generasi muda.
Wagub Jihan Nurlela menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum edukatif bagi anggota Pramuka saat ini. “Kita belajar dari nilai-nilai yang ditinggalkan almarhum, seperti kesetiaan, kerja keras, dan pengabdian tanpa pamrih. Nilai-nilai ini harus diteruskan agar Gerakan Pramuka Lampung tetap menjadi penggerak pembangunan karakter bangsa,” kata Jihan.
Prosesi ziarah ini ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk penghormatan terakhir dan harapan agar semangat almarhum terus hidup dan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Pramuka Lampung serta generasi muda Indonesia pada umumnya.***