• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Selasa, Februari 3, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar lampung

Mahasiswa ITERA Hadirkan Insinerator Minim Asap, Solusi Lawan Open Burning di Desa Bandarejo

Melda by Melda
03/02/2026
in Bandar lampung, PENDIDIKAN
Mahasiswa ITERA Hadirkan Insinerator Minim Asap, Solusi Lawan Open Burning di Desa Bandarejo

SAIBETIK- Praktik pembakaran sampah terbuka atau open burning masih menjadi persoalan lingkungan serius di wilayah pedesaan. Selain mencemari udara, kebiasaan ini menyimpan ancaman kesehatan jangka panjang bagi masyarakat. Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menghadirkan inovasi insinerator minim asap di Desa Bandarejo, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Inovasi tersebut diperkenalkan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) ITERA Periode ke-16 Kelompok 56 melalui peluncuran alat tepat guna berupa Insinerator Rocket Stove, Kamis (29/1/2026). Program ini menjadi upaya konkret melawan dampak buruk open burning yang selama ini dianggap sebagai cara paling praktis mengelola sampah desa.

Open burning ancam kesehatan warga

Berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN, sebagian besar warga Desa Bandarejo masih mengelola sampah rumah tangga dengan cara dibakar di lahan terbuka. Metode ini dinilai tidak menyelesaikan persoalan sampah, justru memindahkan polutan berbahaya ke udara bebas.

BeritaTerkait

FML Ancam Aksi Unjuk Rasa, Soroti Arogansi Pertamina Patra Niaga atas Kenaikan LPG 3 Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Pemerintah Bentuk National Cassava Center

“Membakar sampah di tanah terbuka bukan menyelesaikan masalah, tetapi memindahkan racun ke udara. Suhu pembakarannya rendah sehingga menghasilkan asap berbahaya seperti dioxin dan furan yang berpotensi memicu kanker,” ujar Taufik Hidayat NST, perwakilan KKN-T ITERA Kelompok 56.

Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa juga memaparkan dampak lain dari open burning, seperti meningkatnya risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada anak-anak dan lansia, rusaknya unsur hara tanah akibat sisa pembakaran, hingga menurunnya kualitas lingkungan desa akibat bekas bakaran.

Insinerator rocket stove jadi solusi minim asap

Sebagai solusi alternatif, Kelompok 56 memperkenalkan Insinerator Rocket Stove, alat pembakaran sampah dengan sistem aliran udara khusus yang memungkinkan pembakaran bersuhu tinggi dan lebih sempurna.

Berbeda dengan pembakaran konvensional, api pada insinerator ini terisolasi di dalam ruang bakar (chamber) sehingga asap yang dihasilkan jauh lebih sedikit. Sampah dapat terbakar lebih cepat dan berubah menjadi abu halus tanpa meninggalkan residu berbahaya.

“Keunggulan utama alat ini adalah pengendalian asap. Dengan suhu tinggi, pembakaran menjadi lebih sempurna dan asap diarahkan ke atas, sehingga tidak menyebar ke rumah warga,” jelas Mutiara Ferlina, anggota tim KKN-T ITERA Kelompok 56.

Insinerator ini dapat digunakan untuk membakar sampah residu seperti kertas terkontaminasi, sampah organik kering, dan kemasan makanan kering. Namun, alat ini tidak diperuntukkan bagi sampah logam maupun limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Dorong desa mandiri sampah

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, mahasiswa KKN-T ITERA Kelompok 56 secara simbolis menyerahkan Insinerator Rocket Stove kepada Pemerintah Desa Bandarejo sebagai alat percontohan pengelolaan sampah.

Insinerator tersebut dirancang dengan konstruksi sederhana dan biaya terjangkau, sehingga dapat direplikasi oleh masyarakat desa secara mandiri. Inisiatif ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Bandarejo, Sularto.

“Kami sangat berterima kasih atas program yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN ITERA, mulai dari pemetaan desa hingga inovasi insinerator sampah yang sangat bermanfaat bagi warga,” kata Sularto.

Melalui inovasi insinerator minim asap ini, mahasiswa ITERA berharap Desa Bandarejo dapat bertransformasi menuju desa mandiri sampah, mengurangi praktik open burning, menjaga kualitas udara, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: DesaITERAKKNLampungMahasiswa
ShareTweetSendShare
Previous Post

STIKes Baitul Hikmah Teguhkan Etika Profesi Lewat Capping Day

Next Post

FML Ancam Aksi Unjuk Rasa, Soroti Arogansi Pertamina Patra Niaga atas Kenaikan LPG 3 Kg

Next Post
FML Ancam Aksi Unjuk Rasa, Soroti Arogansi Pertamina Patra Niaga atas Kenaikan LPG 3 Kg

FML Ancam Aksi Unjuk Rasa, Soroti Arogansi Pertamina Patra Niaga atas Kenaikan LPG 3 Kg

WBP Lapas Kalianda Buktikan Produktivitas Lewat Panen Pokcoy

WBP Lapas Kalianda Buktikan Produktivitas Lewat Panen Pokcoy

Diduga Rusak Mobil Mahasiswi, Oknum Legislator Lampung Dilaporkan ke BK DPRD

Diduga Rusak Mobil Mahasiswi, Oknum Legislator Lampung Dilaporkan ke BK DPRD

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Diduga Rusak Mobil Mahasiswi, Oknum Legislator Lampung Dilaporkan ke BK DPRD

Diduga Rusak Mobil Mahasiswi, Oknum Legislator Lampung Dilaporkan ke BK DPRD

03/02/2026
WBP Lapas Kalianda Buktikan Produktivitas Lewat Panen Pokcoy

WBP Lapas Kalianda Buktikan Produktivitas Lewat Panen Pokcoy

03/02/2026
FML Ancam Aksi Unjuk Rasa, Soroti Arogansi Pertamina Patra Niaga atas Kenaikan LPG 3 Kg

FML Ancam Aksi Unjuk Rasa, Soroti Arogansi Pertamina Patra Niaga atas Kenaikan LPG 3 Kg

03/02/2026
Mahasiswa ITERA Hadirkan Insinerator Minim Asap, Solusi Lawan Open Burning di Desa Bandarejo

Mahasiswa ITERA Hadirkan Insinerator Minim Asap, Solusi Lawan Open Burning di Desa Bandarejo

03/02/2026
STIKes Baitul Hikmah Teguhkan Etika Profesi Lewat Capping Day

STIKes Baitul Hikmah Teguhkan Etika Profesi Lewat Capping Day

03/02/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved