SAIBETIK- Mahasiswa KKN Kelompok 1 Itera menghadirkan program inovatif berbasis potensi desa untuk memperkuat ekonomi lokal Desa Nambah Rejo, Lampung Tengah, melalui inovasi pangan, pertanian presisi, digitalisasi UMKM, dan pengelolaan limbah berkelanjutan pada Semester Gasal 2025/2026.
Inovasi Pangan dan UMKM Dorong Nilai Tambah Produk Desa
Program KKN Tematik Institut Teknologi Sumatera (Itera) Kelompok 1 mengusung tema “Penguatan Ekonomi Lokal dan Lingkungan Berkelanjutan melalui Inovasi Pangan, Pertanian, dan Pemanfaatan Limbah di Desa Nambah Rejo”. Fokus utama mahasiswa KKN Kelompok 1 Itera adalah mendorong penguatan ekonomi lokal Desa Nambah Rejo dengan pendekatan edukatif dan solutif.
Salah satu program unggulan adalah Festival Pangan Cipta. Kegiatan ini menyasar ibu-ibu desa dan pelaku UMKM untuk mengembangkan olahan berbasis hasil tani lokal. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 1 Itera memberikan sosialisasi, demonstrasi pembuatan brownies tempe, serta lomba kreativitas produk pangan. Upaya ini bertujuan meningkatkan nilai jual dan daya saing produk lokal sehingga penguatan ekonomi lokal Desa Nambah Rejo dapat terwujud secara nyata.
Pemetaan Pertanian Berbasis SIG untuk Produktivitas Berkelanjutan
Di sektor pertanian, mahasiswa KKN Kelompok 1 Itera melakukan pemetaan komoditas dan analisis pH tanah berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Kegiatan meliputi pengambilan sampel tanah, pendataan komoditas unggulan, hingga penyusunan peta tematik kondisi lahan.
Koordinator Desa menyampaikan apresiasi atas program tersebut. “Pemetaan ini sangat membantu petani menentukan tanaman yang sesuai dengan kondisi tanah. Ini langkah maju bagi penguatan ekonomi lokal Desa Nambah Rejo,” ujarnya.
Data yang dihasilkan diharapkan menjadi rujukan jangka panjang bagi petani dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya.
Inovasi Limbah Plastik dan Digitalisasi UMKM
Tak hanya fokus pada pertanian dan pangan, mahasiswa KKN Kelompok 1 Itera juga menghadirkan inovasi paving block ramah lingkungan berbahan limbah plastik. Program ini menjadi solusi pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga.
Di bidang ekonomi digital, dilakukan sosialisasi digital marketing dan e-commerce untuk pelaku UMKM serta Kelompok Wanita Tani. Pendampingan mencakup pembuatan akun media sosial, optimalisasi Google Maps, pembuatan konten promosi, hingga edukasi sistem pengiriman produk. Langkah ini memperluas akses pasar dan memperkuat penguatan ekonomi lokal Desa Nambah Rejo melalui transformasi digital.
Edukasi Kesehatan untuk Generasi Muda
Dalam bidang kesehatan, mahasiswa KKN Kelompok 1 Itera melaksanakan program “Isi Piringku Aman” di SD Negeri 2 Nambah Rejo. Edukasi dilakukan secara interaktif mengenai gizi seimbang, keamanan pangan, dan praktik cuci tangan yang benar. Program ini mendukung kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi penguatan ekonomi lokal Desa Nambah Rejo di masa depan.
Seluruh rangkaian kegiatan mendapat respons positif dari masyarakat dan perangkat desa. Selain edukasi, program ini menghasilkan luaran konkret seperti produk inovasi pangan, peta komoditas pertanian, paving block dari limbah plastik, akun digital UMKM, dan media edukasi kesehatan.
Mahasiswa KKN Kelompok 1 Itera berharap kontribusi yang diberikan dapat menjadi pijakan berkelanjutan dalam penguatan ekonomi lokal Desa Nambah Rejo serta mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.***







