SAIBETIK— Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Bandar Lampung turut terlibat dalam proses pencarian dua mahasiswi Universitas Lampung (Unila) yang hanyut di kawasan Wira Garden. Setelah dua hari pencarian intensif, kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (2/4/2026).
Kedua korban diketahui bernama Fatmawati (23), warga Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Bunga Rosana (23), warga Kota Metro. Keduanya merupakan mahasiswi Fakultas MIPA Unila semester delapan yang tengah mempersiapkan sidang skripsi.
Ketua HNSI Kota Bandar Lampung, Nasir, mengatakan pihaknya ikut turun langsung bersama tim gabungan dalam proses pencarian di perairan sekitar Pulau Pasaran.
“Jenazah pertama ditemukan sekitar pukul 11.28 WIB oleh tim gabungan. Tidak lama kemudian, jenazah kedua ditemukan oleh tim Dit Polairud di lokasi yang tidak jauh dari titik awal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lokasi penemuan kedua korban berada sekitar 300 hingga 500 meter dari dermaga Pulau Pasaran.
Sementara itu, Ketua Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL), Aris Suryono, membenarkan penemuan tersebut. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk proses visum.
Rekan korban, Rika dan Damayanti, mengungkapkan duka mendalam atas kepergian sahabat mereka yang tengah berada di tahap akhir perkuliahan.
Peristiwa ini bermula saat para korban bersama teman-temannya beraktivitas di kawasan Wira Garden. Meski kondisi cuaca terlihat normal, arus sungai tiba-tiba membesar dan menyeret kedua korban.
Nasir menambahkan, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di kawasan wisata alam, khususnya yang memiliki aliran sungai.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Perubahan arus bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa tanda yang jelas,” pungkasnya.***








