• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Rabu, Maret 11, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar lampung

Hari Perempuan Sedunia, Fitri Angraini dan Iin Zakaria Bicara Sastra Feminis

Melda by Melda
11/03/2026
in Bandar lampung, REDAKSI
Hari Perempuan Sedunia, Fitri Angraini dan Iin Zakaria Bicara Sastra Feminis

SAIBETIK- Komunitas Dongeng Dakocan memperingati Hari Perempuan Sedunia dengan menggelar diskusi sastra bertema narasi tubuh perempuan dalam puisi dan cerpen. Kegiatan ini berlangsung di Panggung Seni Di bawah Pohon Rindang (DPR), Komplek Taman Budaya Lampung, Senin (9/3/2026) petang.

Diskusi tersebut menghadirkan dua pembicara perempuan, yakni penulis sekaligus akademisi Fitri Angraini, S.S., M.Pd., serta penyair dan anggota Forum Aktif Menulis Muda (FAMM) Indonesia, Iin Zakaria. Acara dipandu oleh moderator James Reinaldo Rumpia dan dihadiri audiens dari kalangan seniman, mahasiswa, serta komunitas sastra di Lampung.

Kegiatan Hari Perempuan Sedunia ini juga dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang mempererat silaturahmi di antara para pegiat literasi.

BeritaTerkait

Meriah! Pemprov Lampung Gelar Pekan Kebudayaan Daerah IV 2025, Wulan Sari Mirza: Bukti Nyata Cinta pada Budaya

“Satu Ciuman, Dua Pelukan”: Isbedy Stiawan ZS, Sang Penggerak Literasi, Kembali Hadir dengan Karya Terbaru

Diskusi Sastra dari Perspektif Gender dan Budaya

Dalam diskusi tersebut, para pembicara membedah karya sastra Indonesia dari perspektif gender, antropologi sastra, serta dinamika budaya yang membentuk narasi tentang tubuh perempuan.

Fitri Angraini menjelaskan bahwa sastra, khususnya puisi dan cerpen, memiliki peran penting dalam menyuarakan pengalaman perempuan di tengah masyarakat yang masih dipengaruhi budaya patriarki.

Menurutnya, perjuangan perempuan tidak hanya terjadi di ruang sosial dan politik, tetapi juga melalui karya sastra.

“Perjuangan menulis juga merupakan bagian dari perjuangan perempuan. Sastra feminis sering menjadi media kritik terhadap budaya patriarki sekaligus sarana memperjuangkan kesetaraan gender,” kata Fitri.

Ia menambahkan bahwa melalui tokoh dan cerita yang ditampilkan dalam karya sastra, pembaca dapat memahami identitas, kebebasan, serta hak-hak perempuan secara lebih luas.

Perubahan Suara Perempuan dalam Sastra Indonesia

Fitri juga mengulas perkembangan representasi perempuan dalam sastra Indonesia dari masa ke masa. Ia menyinggung karya klasik seperti novel Siti Nurbaya karya Marah Roesli yang menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah sastra Indonesia.

Menurutnya, suara perempuan dalam karya sastra terus berkembang seiring perubahan zaman.

“Suara perempuan dalam sastra Indonesia menunjukkan perubahan dari posisi yang inferior atau tersisih menuju posisi yang lebih setara dengan laki-laki,” ujarnya.

Ia juga menyinggung sejumlah karya dari sastrawan modern yang banyak membicarakan pengalaman perempuan, seperti karya Hartoyo Andangjaya, Djenar Maesa Ayu, dan Sapardi Djoko Damono.

Tubuh Perempuan sebagai Ruang Pengalaman dan Resistensi

Sementara itu, penyair Iin Zakaria menjelaskan bahwa narasi tubuh perempuan dalam puisi dan cerpen merupakan representasi yang kompleks karena berkaitan dengan dimensi sosial, budaya, hingga politik.

Menurutnya, dalam banyak karya sastra, tubuh perempuan kerap diposisikan sebagai objek estetika atau simbol moralitas yang dikendalikan oleh norma patriarki.

“Dalam banyak teks sastra, tubuh perempuan sering diposisikan sebagai objek estetika dan simbol moralitas yang dikontrol oleh norma patriarki,” kata Iin.

Namun ia menilai perkembangan sastra modern mulai menghadirkan perspektif yang lebih kritis dan reflektif.

“Banyak penulis perempuan mulai menampilkan tubuh sebagai ruang pengalaman dan juga sebagai bentuk resistensi terhadap konstruksi sosial,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kajian narasi tubuh perempuan dalam sastra tidak hanya penting bagi studi sastra, tetapi juga membantu memahami relasi gender dalam kehidupan masyarakat.

Diskusi Sastra Warnai Peringatan Hari Perempuan Sedunia

Diskusi yang digelar Komunitas Dongeng Dakocan ini menjadi ruang dialog bagi para penulis, akademisi, dan mahasiswa untuk membahas isu perempuan dalam karya sastra.

Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa peringatan Hari Perempuan Sedunia tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui diskusi intelektual yang membuka ruang refleksi tentang kesetaraan gender.

Para peserta yang hadir berasal dari berbagai komunitas dan perguruan tinggi, di antaranya mahasiswa UIN Raden Intan Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia, Komunitas Penulis Muda Lampung (KPML), serta para pemerhati sastra di Lampung.***

Source: Isbedy Stiawan
Tags: * Taman Budaya LampungDakocan Lampungdiskusi sastra LampungFitri AngrainiHari Perempuan SeduniaIin Zakarianarasi tubuh perempuansastra feminis Indonesia
ShareTweetSendShare
Previous Post

Ajang Kemah Sastra 2026: 20 Penulis Terpilih Siap Bertanding Puisi dan Cerpen

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Hari Perempuan Sedunia, Fitri Angraini dan Iin Zakaria Bicara Sastra Feminis

Hari Perempuan Sedunia, Fitri Angraini dan Iin Zakaria Bicara Sastra Feminis

11/03/2026
Ajang Kemah Sastra 2026: 20 Penulis Terpilih Siap Bertanding Puisi dan Cerpen

Ajang Kemah Sastra 2026: 20 Penulis Terpilih Siap Bertanding Puisi dan Cerpen

11/03/2026
Sidak Pasar Gadingrejo, Kapolres dan Bupati Pastikan Harga Pangan Stabil

Sidak Pasar Gadingrejo, Kapolres dan Bupati Pastikan Harga Pangan Stabil

11/03/2026
Dari Lampung Selatan, Zita Anjani Promosikan Kerajinan Gerabah Lokal

Dari Lampung Selatan, Zita Anjani Promosikan Kerajinan Gerabah Lokal

11/03/2026
Desa HAM Dirumuskan, Kasus SMA Siger Diingatkan Agar Tak Terulang

Desa HAM Dirumuskan, Kasus SMA Siger Diingatkan Agar Tak Terulang

11/03/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved