SAIBETIK– Memasuki hari ke-4 Ramadan 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung kembali menggelar aksi berbagi takjil di depan Mahan Agung, Jumat (27/02/2026). Sebanyak 700 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas sebagai bentuk kepedulian sosial selama bulan suci.
Kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda rutin TP PKK dan DWP Provinsi Lampung setiap Ramadan. Pada hari ke-4 ini, kolaborasi diperluas dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta lembaga keagamaan.
Sinergi OPD dan Majelis Babussalam
Sebanyak 300 paket takjil disiapkan melalui kontribusi tiga OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, yakni Dharma Wanita Persatuan di bawah Asisten III Bidang Administrasi Umum, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Daerah Provinsi Lampung, serta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung.
Selain itu, TP PKK dan DWP Provinsi Lampung juga bersinergi dengan Majelis Babussalam untuk mendistribusikan tambahan 400 paket yang terdiri dari takjil, kudapan, dan nasi kotak. Dengan demikian, total 700 paket takjil berhasil disalurkan kepada masyarakat.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini tidak sekadar membagikan makanan berbuka, tetapi juga mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
“Ramadan adalah momentum berbagi. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.
Antusiasme Masyarakat Tinggi
Paket takjil dibagikan langsung oleh Purnama Wulan Sari bersama Ketua DWP Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo kepada pengendara, pejalan kaki, dan warga sekitar yang melintas di depan Mahan Agung.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, namun pembagian takjil tetap berlangsung tertib dan lancar. Aparat serta panitia turut membantu mengatur arus lalu lintas agar kegiatan berjalan aman.
Melalui kegiatan berbagi takjil di hari ke-4 Ramadan ini, TP PKK dan DWP Provinsi Lampung berharap sinergi lintas OPD dan lembaga keagamaan dapat terus terjalin, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat Lampung.***










