• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Kamis, Oktober 8, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Pringsewu

Pupuk Ada, Tapi Petani Tak Bisa Dapat: DPRD Pringsewu Soroti Kelompok Tani dan RDKK

Melda by Melda
08/10/2026
in Pringsewu, REDAKSI
Pupuk Ada, Tapi Petani Tak Bisa Dapat: DPRD Pringsewu Soroti Kelompok Tani dan RDKK

SAIBETIK- Sejumlah petani mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi dan air untuk mengaliri sawah. Persoalan itu mencuat saat komisi 2 DPRD Pringsewu melakukan kunjungan kerja ke kelompok tani di Kelurahan Pringsewu Utara, Kamis (8/10/2026).

Komisi 2 yang di pimpin ketua Hj. Mastiah dan sejumlah anggota komisi: Sudiyono, Edi Yanto, Rini Anggraeni dan Maevi Anindya Larasati, mengunjungi anggota Poktan di gubuk meting.

Dalam aspirasinya seorang petani Rasiman mengaju kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi dan air untuk mengaliri sawahnya. Hal senada juga di sampaikan Bambang petani asal Podomoro. Permasalahan yang krusial adalah air, oleh karena itu pihaknya meminta di buatkan sumur bor berserta sibel sehingga petani bisa langsung memanfaatkan.

BeritaTerkait

Bukan Hanya Tugas BNN, Pendidikan Jadi Benteng Generasi Muda dari Narkotika

Surat FIF Sebut Tak Ada Riwayat Kredit, Mengapa Status Kolt 5 Belum Tuntas?

Rasiman merupakan warga Pekon Podosari tetapi memiliki sawah di kelurahan Pringsewu Utara, sehingga tidak masuk kelompok tani di kelurahan Pringsewu Utara.

Sekretaris Dinas Pertanian Pringsewu Sri Ermalia menyatakan petani seharusnya masuk dalam kelompok tani sehingga bisa mengusulkan kebutuhan pupuk melalui kelompoknya yang di usulkan lewat RDKK. “Jika tidak masuk dalam RDKK ya tidak bisa mendapatkan pupuk”, katanya.

Sri Ermalia meminta kepada kelompok tani setempat untuk memfasilitasi agar bisa masuk kelompok tani atau membentuk kelompok tani sendiri agar kebutuhan pupuk bisa di penuhi.

Kemudian ketua Gapokan Kelurahan Pringsewu Utara Heru menyatakan pupuk bersubsidi memang yang di siapkan untuk kebutuhan kelompoknya, sebab usulannya juga dari kelompok. Bahkan Heru mengaju tidak kekurangan pupuk di kelompoknya. “Kalau mau pupuk ya masuk kelompok tani”, ungkapnya.

Sementara Anggota komisi 2 DPRD Pringsewu Sudiyono meminta baik dinas pertanian ataupun kelompok tani untuk membantu memfasilitasi warga yang belum masuk menjadi kelompok tani agar kedepannya Isa memperoleh pupuk bersubsidi. “Silahkan di fasilitasi, baik masuk kelompok sebagai anggota baru ataupun membentuk kelompok sendiri”, kata Sudiyono.

Pihaknya meminta manajemen kelompok tani hendaknya harus transparan terhadap anggotanya agar semua aktivitas bisa berlangsung baik.

Mengenai permintaan sumur bor, Sudiyono menyatakan akan memperjuangkannya dalam penyusunan APBD tahun 2027, sehingga petani bisa mendapatkan manfaat dari kebutuhan air. Pihaknya juga meminta Dinas Pertanian untuk selektif dalam membangun sumur bor dan juga menjaga kualitas. “Jangan asal bikin saja tetapi pemanfaatannya kurang dan airnya tidak ada”, ungkapnya.

Sementara ketua komisi 2 DPRD Pringsewu Hj. Mastuah mengaku bangga dengan sikap para petani yang terbuka menyampaikan keluhannya kepada komisi 2. Pihaknya berjanji akan memperjuangkan kepentingan petani di Pringsewu sehingga ketahanan pangan yang di programkan pemerintah bisa tercapai.***(Wid).

Source: wahyu widodo
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bukan Hanya Tugas BNN, Pendidikan Jadi Benteng Generasi Muda dari Narkotika

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Pupuk Ada, Tapi Petani Tak Bisa Dapat: DPRD Pringsewu Soroti Kelompok Tani dan RDKK

Pupuk Ada, Tapi Petani Tak Bisa Dapat: DPRD Pringsewu Soroti Kelompok Tani dan RDKK

08/10/2026
Bukan Hanya Tugas BNN, Pendidikan Jadi Benteng Generasi Muda dari Narkotika

Bukan Hanya Tugas BNN, Pendidikan Jadi Benteng Generasi Muda dari Narkotika

08/10/2026
Surat FIF Sebut Tak Ada Riwayat Kredit, Mengapa Status Kolt 5 Belum Tuntas?

Surat FIF Sebut Tak Ada Riwayat Kredit, Mengapa Status Kolt 5 Belum Tuntas?

08/10/2026
Masa Kontrak Berbeda, Gaji PPPK-PW Lampung Selatan Ikut Berbeda Waktu Pembayarannya

Masa Kontrak Berbeda, Gaji PPPK-PW Lampung Selatan Ikut Berbeda Waktu Pembayarannya

08/10/2026
Kisah Nyai Renceng Mengemuka, Saburai Budaya Nusantara Dorong Penelitian Situs Bersejarah

Kisah Nyai Renceng Mengemuka, Saburai Budaya Nusantara Dorong Penelitian Situs Bersejarah

08/10/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved