SAIBETIK- Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sistem merit aparatur sipil negara melalui pelantikan pejabat tinggi pratama dan administrator guna meningkatkan profesionalisme birokrasi dan kualitas pelayanan publik.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan atas nama Gubernur Lampung melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Prosesi pelantikan berlangsung di Kantor Gubernur Lampung, Selasa (24/2/2026).
Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/592/VI.04/2026 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dalam dan dari jabatan pimpinan tinggi pratama, serta SK Gubernur Nomor 800.1.3.3/513/VI.04/2026 terkait jabatan administrator.
Sistem merit ASN diperkuat melalui seleksi terbuka
Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung yang dibacakan Sekda Marindo Kurniawan, ditegaskan bahwa pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka yang dilaksanakan secara transparan, objektif, dan kompetitif selama dua bulan serta telah memperoleh persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara.
“Pelantikan ini merupakan proses dari seleksi terbuka yang telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan telah mendapatkan persetujuan teknis,” ujar Marindo.
Ia menegaskan bahwa pejabat yang dilantik merupakan kandidat terbaik berdasarkan kualifikasi, kompetensi, serta rekam jejak kinerja. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov Lampung dalam menegakkan sistem merit ASN.
Penguatan sektor industri dan perdagangan daerah
Dalam keputusan tersebut, pemerintah menetapkan Mohammad Zimi Skil sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung. Ia sebelumnya menjabat Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri pada dinas yang sama.
Selain itu, Hayudian Utomo ditetapkan sebagai Kepala Bidang Ketransmigrasian pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Transmigrasi Provinsi Lampung.
Pemerintah Provinsi Lampung menilai sektor industri dan perdagangan memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur ekonomi daerah. Oleh karena itu, pejabat yang dilantik diharapkan mampu mendorong hilirisasi industri, digitalisasi perdagangan, stabilitas distribusi barang, serta perluasan akses pasar produk lokal.
Kolaborasi birokrasi menuju Indonesia Emas 2045
Pelantikan pejabat juga dikaitkan dengan visi pembangunan daerah “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. Pemerintah daerah menargetkan penguatan ekonomi inklusif, peningkatan daya saing industri, serta pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Dalam arahannya, gubernur menekankan pentingnya integritas, kolaborasi lintas perangkat daerah, serta inovasi berbasis teknologi dalam tata kelola pemerintahan.
“Tantangan pembangunan tidak dapat diselesaikan secara sektoral, melainkan melalui kerja sama dan sinergi seluruh perangkat daerah,” demikian pesan gubernur dalam sambutan tertulis.
Pelantikan pejabat Pemprov Lampung ini diharapkan menjadi momentum percepatan reformasi birokrasi serta penguatan pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.***










