SAIBETIK- Spekulasi masa depan Jose Mourinho terus menguat, termasuk kemungkinan menukangi Timnas Portugal. Jika skenario itu terwujud, banyak pengamat menilai Goncalo Ramos berpeluang menjadi pilihan utama di lini depan.
Filosofi striker ala Mourinho
Mourinho dikenal mengutamakan penyerang yang tidak hanya tajam, tetapi juga disiplin dalam organisasi permainan. Ia menuntut striker aktif menekan lawan, menutup jalur build-up, serta membantu fase bertahan.
Ramos dinilai memenuhi profil tersebut. Penyerang muda Portugal itu dikenal rajin melakukan pressing, mampu turun membantu lini tengah, dan tidak sekadar menunggu suplai bola di kotak penalti.
Finisher efisien yang dicari
Dalam banyak periode kariernya, Mourinho lebih menyukai penyerang dengan efisiensi tinggi di depan gawang: posisi tepat, penyelesaian cepat, dan keputusan sederhana. Karakter itu dinilai selaras dengan gaya bermain Ramos yang kuat dalam positioning dan finishing satu sentuhan.
Pengamat sepak bola menilai pola ini mengingatkan pada tipikal penyerang yang pernah diandalkan Mourinho seperti Diego Milito dan Karim Benzema pada fase awal kariernya.
Persaingan dengan nama besar
Nama Cristiano Ronaldo tetap menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola Portugal. Namun dalam skenario taktik yang menuntut mobilitas tinggi dan kontribusi defensif konsisten, Ramos dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan sistem permainan Mourinho.
Sejumlah analis menilai keputusan pemilihan striker nantinya akan sangat ditentukan oleh pendekatan taktik, bukan semata reputasi pemain.
Kombinasi usia dan mentalitas kerja
Selain faktor teknis, Ramos juga dinilai memiliki mentalitas pekerja yang kerap menjadi preferensi Mourinho. Disiplin menjalankan instruksi dan kontribusi tanpa bola menjadi nilai tambah bagi penyerang muda tersebut.
Jika kolaborasi Mourinho dan Timnas Portugal benar-benar terwujud, Ramos berpeluang besar menjadi figur sentral dalam skema serangan.***






