SAIBETIK- Upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga terus digencarkan Pemerintah Desa Mekar Jaya, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur. Melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), warga didorong memanfaatkan halaman rumah dengan menanam pepaya sebagai komoditas unggulan bernilai ekonomi, yang hasil panennya siap ditampung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan rumah tangga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan desa serta mendukung penyediaan bahan pangan lokal untuk program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ribuan Bibit Pepaya Dibagikan Gratis ke Warga
Ketua TP PKK Desa Mekar Jaya, Rusmiati, menjelaskan bahwa program kemandirian ekonomi keluarga tersebut diawali dengan pembagian sekitar 2.000 bibit pepaya jenis California kepada warga. Setiap kepala keluarga menerima dua bibit pepaya siap tanam untuk dibudidayakan di pekarangan rumah masing-masing.
“TP PKK Desa Mekar Jaya membagikan kurang lebih dua ribu bibit pepaya. Setiap warga mendapatkan dua pohon pepaya agar dapat ditanam di sekitar rumah dan dimanfaatkan hasilnya,” ujar Rusmiati, Senin (9/2/2026).
Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan dipilih karena mudah dilakukan, tidak membutuhkan lahan luas, serta dapat dikelola oleh seluruh anggota keluarga, terutama ibu rumah tangga.
SPPG dan Pasar Lokal Siap Serap Hasil Panen Warga
Rusmiati menambahkan, pemerintah desa telah menyiapkan skema pemasaran agar hasil panen pepaya warga tidak terbuang dan memiliki nilai jual yang pasti. Salah satunya melalui kerja sama dengan pasar lokal, pasar luar daerah, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Pepaya hasil panen warga akan didorong menjadi komoditas lokal prioritas untuk memenuhi kebutuhan buah dalam menu Makan Bergizi Gratis. Dengan begitu, hasil panen warga bisa terserap secara berkelanjutan,” jelasnya.
Dengan adanya kepastian pasar, warga diharapkan semakin termotivasi untuk merawat tanaman secara optimal sehingga produktivitas pepaya terus meningkat.
Antusiasme Warga, Harapan Ekonomi Keluarga Meningkat
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga. Banyak warga langsung menanam bibit pepaya di halaman rumah usai pembagian dilakukan.
Karyatun, salah seorang warga Desa Mekar Jaya, mengaku bersyukur dengan adanya program tersebut karena dinilai sangat membantu perekonomian keluarga.
“Kami senang sekali sebagai warga. Satu keluarga mendapatkan dua bibit pepaya. Semoga nanti hasilnya bisa membantu kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Ia juga berharap pemerintah desa dan TP PKK terus melakukan pendampingan teknis, mulai dari perawatan hingga panen, agar hasil yang diperoleh maksimal dan berkelanjutan.
Pepaya California Jadi Andalan Desa Mekar Jaya
Bibit yang dibagikan kepada warga merupakan pepaya California, varietas unggul yang dikenal adaptif terhadap iklim lokal. Pepaya jenis ini memiliki bentuk lonjong, kulit tebal, daging buah kenyal dengan rasa manis, serta bobot buah yang dapat mencapai dua kilogram per buah.
Selain bernilai jual tinggi, pepaya California juga memiliki masa panen relatif cepat sehingga cocok dikembangkan sebagai sumber pendapatan keluarga berbasis pekarangan.
Menariknya, program ini juga memberikan dampak ekonomi turunan. Warga Desa Mekar Jaya yang bergerak di sektor pembibitan buah-buahan turut dilibatkan sebagai penyedia bibit, sehingga roda ekonomi desa bergerak dari hulu ke hilir.
Dorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Rumah Tangga
Melalui program tanam pepaya di halaman rumah, Pemerintah Desa Mekar Jaya bersama TP PKK berkomitmen membangun ekonomi desa dari tingkat keluarga. Pendekatan ini dinilai efektif karena melibatkan langsung masyarakat, memanfaatkan potensi lokal, serta mendukung program nasional peningkatan gizi dan ketahanan pangan.
Ke depan, desa berharap komoditas pepaya dapat menjadi identitas produk unggulan Desa Mekar Jaya sekaligus sumber penghasilan tambahan yang berkelanjutan bagi warganya.***









