SAIBETIK – Komitmen menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh Zeffri Arya, pemilik SPBU di Desa Sanyir, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat. Ia menegaskan bahwa kenyamanan pelanggan menjadi prioritas utama, tidak hanya dalam pengisian bahan bakar, tetapi juga melalui fasilitas penunjang seperti mushola dan toilet.
Melalui pengelolaan yang profesional, Zeffri memastikan seluruh fasilitas di SPBU miliknya selalu dalam kondisi bersih, wangi, dan nyaman digunakan.
“Kadang, hal kecil seperti mushola yang adem dan toilet yang bersih bisa berarti segalanya bagi mereka yang berjuang di jalanan sepanjang hari,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, pelayanan SPBU harus mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan. Untuk itu, ia secara rutin melakukan pengecekan langsung melalui program “Pantau SPBU” guna memastikan seluruh fasilitas tetap terjaga kualitasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Zeffri turun langsung meninjau kondisi toilet, mushola, serta area pelayanan lainnya. Ia juga memberikan arahan kepada operator, pengawas, dan petugas kebersihan agar terus menjaga standar kebersihan dan kenyamanan.
“Disiplin dan semangat melayani harus dijaga oleh seluruh petugas di lapangan. Pelayanan yang baik adalah kunci kepercayaan pelanggan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Zeffri menjelaskan bahwa program Pantau SPBU merupakan bagian dari inisiatif regional Pertamina Patra Niaga yang melibatkan seluruh pekerja sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Sebagai mitra Pertamina, pihaknya mendukung penuh berbagai program peningkatan layanan yang telah dijalankan sejak 2023.
Selain itu, ia juga mengaktifkan tim pengawas internal yang setiap hari berkeliling melakukan inspeksi langsung di lapangan. Tim ini bertugas memastikan kualitas layanan, kebersihan fasilitas, serta mutu produk di SPBU tetap terjaga dengan baik.
Pengalaman positif turut dirasakan pelanggan. Utsman, seorang pengguna jalan yang tengah melakukan perjalanan jauh, mengaku terkesan saat singgah di SPBU tersebut. Selain fasilitas yang nyaman, ia juga merasakan pelayanan yang ramah, bahkan mendapatkan takjil gratis di bulan Ramadan.
“Nyaman banget, musholanya bersih, toiletnya juga wangi. Ditambah lagi ada pembagian takjil, jadi benar-benar terasa diperhatikan,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu petugas SPBU di Desa Sanyir menegaskan bahwa pelayanan sepenuh hati menjadi prinsip utama dalam bekerja.
“Bagi kami, melayani itu bukan sekadar tugas, tapi bentuk tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Zeffri Arya berharap SPBU yang dikelolanya tidak hanya menjadi tempat mengisi bahan bakar, tetapi juga menjadi titik istirahat yang nyaman serta memberikan pengalaman positif bagi setiap pelanggan yang singgah.***





