• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Selasa, Januari 27, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar lampung

Pemerataan Pendidikan atau Bancakan Keluarga? Anggaran Rp350 Juta SMA Siger Dipertanyakan

Melda by Melda
27/01/2026
in Bandar lampung, PENDIDIKAN
Pemerataan Pendidikan atau Bancakan Keluarga? Anggaran Rp350 Juta SMA Siger Dipertanyakan

SAIBETIK— Isu pemerataan pendidikan di Kota Bandar Lampung kembali menjadi sorotan tajam. Klarifikasi Wali Kota Eva Dwiana terkait keberadaan SMA Swasta Siger justru memicu pertanyaan serius soal transparansi dan akuntabilitas anggaran. Alokasi dana sebesar Rp350 juta untuk sekolah tersebut dinilai berada di wilayah abu-abu dan berpotensi menyalahi prinsip tata kelola keuangan publik.

Sekretaris Jenderal Laskar Lampung Indonesia, Panji Nugraha AB, menyebut polemik SMA Siger tidak bisa disederhanakan sebagai upaya penyelamatan anak putus sekolah. Menurutnya, publik berhak mempertanyakan logika anggaran yang digunakan pemerintah daerah.

“Kita bicara angka. Sekolah dengan sekitar 100 siswa, gaji guru hanya Rp300 sampai Rp400 ribu per bulan, tapi anggarannya bisa tembus Rp350 juta. Sementara Dana BOS sekolah legal saja rata-rata sekitar Rp150 juta. Ini tidak masuk akal dan wajib diuji,” ujar Panji, Senin (26/1/2026).

BeritaTerkait

Menangis di Sekolah Negeri, Eva Dwiana Justru Anggarkan Dana untuk Yayasan Keluarga

Prihatin dengan Warga, Pangdam Ladam Ingatkan Eva Dwiana: SMA Siger Bisa Berujung Penjara

Pernyataan tersebut menempatkan anggaran SMA Siger dalam sorotan, terutama jika dibandingkan dengan sekolah negeri dan swasta yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

Anggaran SMA Siger Dinilai Janggal

Panji yang akrab disapa Panji Padang Ratu menilai kejanggalan semakin jelas karena SMA Siger diketahui belum terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Padahal, Dapodik merupakan syarat utama bagi satuan pendidikan untuk memperoleh pengakuan dan bantuan resmi dari negara.

“Sekolah yang belum masuk Dapodik tapi menerima anggaran lebih besar dari sekolah legal jelas bermasalah. Ini bukan sekadar administrasi, ini menyangkut keadilan anggaran,” tegasnya.

Ia menilai, bila kondisi tersebut dibiarkan, maka akan menciptakan preseden buruk dalam tata kelola pendidikan daerah serta mencederai rasa keadilan bagi sekolah lain yang taat aturan.

Dugaan Maladministrasi dan Potensi Korupsi

Sorotan terhadap SMA Siger sebelumnya juga disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung. Dalam pernyataan yang dimuat sejumlah media lokal, Ombudsman menilai penyelenggaraan SMA Siger mengarah pada praktik maladministrasi dan berpotensi koruptif.

Panji menyebut peringatan Ombudsman seharusnya menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung.

“Kalau Ombudsman sudah bicara maladministrasi, artinya ini bukan isu kecil. Pemerintah seharusnya menghentikan dulu, bukan malah membela,” ujarnya.

Relasi Keluarga Jadi Sumber Kecurigaan Publik

Persoalan SMA Siger kian sensitif karena adanya dugaan relasi keluarga dalam pengelolaan yayasan. Salah satu nama yang disebut sebagai pengurus atau pemilik yayasan adalah Eka Afriana, yang diketahui sebagai saudari kembar Wali Kota Eva Dwiana.

Menurut Panji, konflik kepentingan tidak boleh dibiarkan dalam pengelolaan anggaran publik.

“Kalau anggaran lebih besar dari Dana BOS, dikelola yayasan yang punya hubungan keluarga dengan kepala daerah, dan tidak transparan, wajar publik curiga. Ini berpotensi menjadi bancakan,” katanya.

Ia menegaskan, kecurigaan publik bukan tanpa dasar, melainkan lahir dari kombinasi antara besarnya anggaran, lemahnya legalitas, dan kedekatan relasi kekuasaan.

Ancaman Hukum dan Dampak bagi ASN serta Siswa

Selain soal anggaran, Panji juga mengingatkan adanya ancaman pidana dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional jika terjadi pelanggaran serius dalam penyelenggaraan pendidikan.

Ia mempertanyakan nasib aparatur sipil negara (ASN) yang mengajar di SMA Siger serta kepastian hukum bagi para siswa jika di kemudian hari sekolah tersebut dinyatakan bermasalah secara administratif maupun legal.

“Dalih kemanusiaan jangan sampai justru mengorbankan anak-anak dan menyeret ASN ke persoalan hukum. Pemerintah harus rasional dan taat aturan,” ujarnya.

Polemik SMA Siger kini tidak hanya soal pemerataan pendidikan, tetapi telah berkembang menjadi isu tata kelola anggaran, konflik kepentingan, dan kepatuhan terhadap hukum. Publik pun menunggu langkah tegas Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk membuka seluruh data secara transparan dan memastikan anggaran pendidikan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Anggaran PendidikanBANDAR LAMPUNGDana BOSEva DwianaMaladministrasiOmbudsman LampungPendidikan SwastaSMA SIGER
ShareTweetSendShare
Previous Post

Prihatin dengan Warga, Pangdam Ladam Ingatkan Eva Dwiana: SMA Siger Bisa Berujung Penjara

Next Post

Menangis di Sekolah Negeri, Eva Dwiana Justru Anggarkan Dana untuk Yayasan Keluarga

Next Post
Menangis di Sekolah Negeri, Eva Dwiana Justru Anggarkan Dana untuk Yayasan Keluarga

Menangis di Sekolah Negeri, Eva Dwiana Justru Anggarkan Dana untuk Yayasan Keluarga

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Menangis di Sekolah Negeri, Eva Dwiana Justru Anggarkan Dana untuk Yayasan Keluarga

Menangis di Sekolah Negeri, Eva Dwiana Justru Anggarkan Dana untuk Yayasan Keluarga

27/01/2026
Pemerataan Pendidikan atau Bancakan Keluarga? Anggaran Rp350 Juta SMA Siger Dipertanyakan

Pemerataan Pendidikan atau Bancakan Keluarga? Anggaran Rp350 Juta SMA Siger Dipertanyakan

27/01/2026
Prihatin dengan Warga, Pangdam Ladam Ingatkan Eva Dwiana: SMA Siger Bisa Berujung Penjara

Prihatin dengan Warga, Pangdam Ladam Ingatkan Eva Dwiana: SMA Siger Bisa Berujung Penjara

27/01/2026
Menulis dengan Hati: Maaf untuk Guru SMA Siger

Menulis dengan Hati: Maaf untuk Guru SMA Siger

26/01/2026
LSM PRO RAKYAT: Perpindahan Desa Harus Legal, Bukan Sekadar Kesepakatan Politik

LSM PRO RAKYAT: Perpindahan Desa Harus Legal, Bukan Sekadar Kesepakatan Politik

26/01/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved