SAIBETIK— Libur Natal dan Tahun Baru 2026 dimanfaatkan siswa-siswi SMA Taruna Nusantara asal Lampung untuk mendapatkan motivasi dan pembekalan kepemimpinan di Kantor Gubernur Lampung. Kegiatan ini menghadirkan 24 siswa yang tengah menempuh pendidikan di salah satu sekolah menengah unggulan nasional.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima siswa di Ruang Rapat Sakai Sambayan, memberikan arahan langsung tentang pentingnya karakter, integritas, dan tanggung jawab sebagai calon pemimpin bangsa. Kunjungan ini menekankan pengembangan soft skill dan kepemimpinan sejak dini, di luar kegiatan akademik sehari-hari.
Gubernur Sampaikan Apresiasi Dan Harapan
Gubernur Mirza menyebut para siswa sebagai “putra-putri terbaik Lampung” yang memiliki prestasi akademik, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab tinggi. Ia menegaskan, pengalaman belajar di SMA Taruna Nusantara menjadi fondasi kuat bagi generasi emas Indonesia.
“Kalian inilah yang disiapkan menjadi generasi emas dan calon pemimpin Republik Indonesia ke depan,” kata Mirza. Ia menekankan bahwa kemampuan akademik harus seiring dengan pengembangan karakter, kepemimpinan, dan kesadaran sosial.
Selain itu, Gubernur mengingatkan siswa untuk selalu mengasah kemampuan berpikir kritis, memanfaatkan teknologi secara tepat, dan menjaga semangat bela negara sebagai landasan memimpin di masa mendatang.
Menyiapkan Pemimpin Masa Depan
Gubernur menekankan pentingnya persaingan global, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Para siswa didorong untuk terus meningkatkan kemampuan diri, berinovasi, dan memanfaatkan peluang untuk mengharumkan nama Provinsi Lampung maupun Indonesia.
“Kalian harus berkarakter baik, berintegritas, paham teknologi, berpikir kritis, dan memiliki semangat bela negara,” tegasnya. Hal ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan menjadi pemimpin tidak hanya soal prestasi akademik, tapi juga kemampuan sosial dan moral.
Peran Siswa Dalam Pembangunan Daerah
Gubernur Mirza berharap para siswa dapat menjadi motor penggerak pembangunan di Lampung. Dengan keterampilan, etika, dan dedikasi, mereka diharapkan ikut mendorong kontribusi Provinsi Lampung dalam pembangunan nasional.
“Kalian adalah kebanggaan orang tua dan kebanggaan Provinsi Lampung. Jaga nama baik Lampung dan buat Lampung bangga,” pesannya. Pesan ini menekankan pentingnya menjaga reputasi pribadi dan daerah, serta memanfaatkan kesempatan belajar untuk menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen motivasi singkat, tetapi juga pengalaman berharga bagi siswa untuk memahami arti kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme. Interaksi langsung dengan Gubernur Lampung memberi inspirasi agar mereka terus belajar dan mengabdi demi kemajuan daerah dan bangsa.***










