• Redaksi
  • Tentang Kami
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
No Result
View All Result
Saibetik.com
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN
Minggu, Januari 25, 2026
No Result
View All Result
Saibetik.com
No Result
View All Result
Home OLAHRAGA

Saatnya Garuda Belajar dari Mourinho: Lawan Keberpihakan, Bukan Cuma Lawan Bola!

Melda by Melda
26/06/2025
in OLAHRAGA
Saatnya Garuda Belajar dari Mourinho: Lawan Keberpihakan, Bukan Cuma Lawan Bola!

SAIBETIK – Kabar soal keberpihakan di AFC bukan lagi teori konspirasi. Dari gol hantu Bahrain, wasit-wasit “berhaluan Timur Tengah”, hingga sistem grup yang menguntungkan tuan rumah Sultan, sepak bola Asia kini terasa seperti panggung sandiwara mahal.

Dan inilah saat yang tepat bagi Timnas Indonesia untuk tidak hanya mengandalkan strategi di lapangan, tetapi juga mental tempur yang diajarkan Jose Mourinho—pelatih yang tak pernah diam saat keadilan diinjak.

Patrick Kluivert, pelatih baru Garuda, datang dengan silsilah megabintang: Barcelona, Milan, dan Belanda. Tapi semua itu takkan berarti kalau ia diam saat AFC menyajikan panggung yang sudah berat sebelah.

BeritaTerkait

Efek Erick Thohir: PSSI Rugi Puluhan Miliar Usai Pecat Shin Tae-yong, Timnas Indonesia Ikut Tersungkur!

Luis Milla Berikan Dukungan untuk Patrick Kluivert sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Lihatlah keberanian Mourinho—bukan hanya sekali ia menentang hasil pertandingan yang tidak adil. Pernah, satu konferensi persnya mengguncang sepak bola Turki hingga pucuk pimpinan federasi mundur berjemaah. Bukan karena kalah, tapi karena Mourinho berani menyuarakan kebenaran.

Kini, Indonesia menghadapi lawan lebih besar dari sekadar tim nasional: struktur yang diduga melayani kepentingan segelintir elite AFC. Maka yang dibutuhkan Garuda bukan hanya taktik Eropa, tetapi juga nyali baja.

“Buat apa pakai pelatih Belanda kalau diam saat dicurangi?”—teriak sebagian suporter yang masih menyimpan luka dari laga melawan Bahrain dulu.

Saatnya Kluivert bersuara. Saatnya PSSI dan seluruh ekosistem sepak bola Indonesia berhenti tunduk. Jika sepak bola adalah cermin martabat bangsa, maka diam adalah kekalahan sejati.

Dan bila AFC sulit diajak adil, mari kita hadapi mereka dengan gaya Mourinho: keras kepala, berani, dan tak kenal kompromi. Karena sekali Garuda bicara, dunia harus dengar.***


Source: Alfariezie
Tags: MentalMourinhoPatrickKluivertPialaDunia2026TimnasGaruda
ShareTweetSendShare
Previous Post

Galau Sancho dan Skema Mourinho: Dari Sayap ke Tengah, Siapkah Bertransformasi?

Next Post

Dari Kampus ke Kantor Pemerintah: STIKes Baitul Hikmah dan BPSDMD Lampung Bersatu Demi Kesehatan Masyarakat

Next Post
Dari Kampus ke Kantor Pemerintah: STIKes Baitul Hikmah dan BPSDMD Lampung Bersatu Demi Kesehatan Masyarakat

Dari Kampus ke Kantor Pemerintah: STIKes Baitul Hikmah dan BPSDMD Lampung Bersatu Demi Kesehatan Masyarakat

Polsek Tegineneng Amankan Adat Begawi, Wujud Nyata Polri Hadir di Tengah Budaya

Polsek Tegineneng Amankan Adat Begawi, Wujud Nyata Polri Hadir di Tengah Budaya

Wabup Pringsewu Tinjau Khitanan Massal Polres, Wujud Nyata Polri Sahabat Rakyat

Wabup Pringsewu Tinjau Khitanan Massal Polres, Wujud Nyata Polri Sahabat Rakyat

Libur Sekolah Jadi Momen Berbagi: Gramedia & Dompet Dhuafa Ajak Keluarga Ikut Lomba Mewarnai dan Belanja Bareng Yatim

Libur Sekolah Jadi Momen Berbagi: Gramedia & Dompet Dhuafa Ajak Keluarga Ikut Lomba Mewarnai dan Belanja Bareng Yatim

SPMB SMAN 1 Kebun Tebu 2025/2026 Disambut Antusias, 241 Siswa Baru Siap Cetak Prestasi

SPMB SMAN 1 Kebun Tebu 2025/2026 Disambut Antusias, 241 Siswa Baru Siap Cetak Prestasi

No Result
View All Result

Berita Terbaru

Polemik Modul SMA Siger dan Klaim Hibah APBD Rp350 Juta

Polemik Modul SMA Siger dan Klaim Hibah APBD Rp350 Juta

25/01/2026
DPRD Bandar Lampung Buka Fakta Dana, Izin, dan Aset Negara Sekolah Siger

DPRD Bandar Lampung Buka Fakta Dana, Izin, dan Aset Negara Sekolah Siger

24/01/2026
Thomas Amirico Tegaskan Izin SMA Siger Belum Direkomendasikan

Thomas Amirico Tegaskan Izin SMA Siger Belum Direkomendasikan

24/01/2026
Laskar Lampung Kecam Dugaan Pelanggaran Etik ASN di Dinas Pendidikan Bandar Lampung

Laskar Lampung Kecam Dugaan Pelanggaran Etik ASN di Dinas Pendidikan Bandar Lampung

24/01/2026
Dugaan Penyimpangan APBD 2025, LSM PRO RAKYAT Minta BPK RI Lampung Bertindak Transparan

Dugaan Penyimpangan APBD 2025, LSM PRO RAKYAT Minta BPK RI Lampung Bertindak Transparan

24/01/2026
Saibetik.com

Saibetik.com bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah, peningkatan ekonomi kerakyatan, mengajak masyarakat hidup sehat. Dengan membaca saibetik bisa lebih smart, trendy dan gaul.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • POLITIK
  • LAMPUNG
    • Bandar lampung
    • Lampung Barat
    • lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • NASIONAL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • BISNIS DAN KEUANGAN

© 2024 Saibetik.com - All Right Reserved