oleh

GGF Raih Peringkat Terbaik di Asia Sustainability Reporting Rating 2023

Saibetik.com, Jakarta – Great Giant Foods (GGF) meraih penghargaan Gold Rank untuk Laporan Keberlanjutan (Sustainability Reporting) pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2023 yang diinisiasi oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR).

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh ketua juri ASRRAT 2023, Prof. Irwan Adi Ekaputra dan diterima oleh Head of Corporate Communications GGF Indra Ardiyanto, di Ballroom Hotel Raffles Jakarta, Senin (6/11/2022).

Head of Corporate Communications GGF Indra Ardiyanto mengucapkan terimakasih kasih kepada NCCR atas penghargaan yang diberikan kepada GGF. Dimana hal ini menjadi komitmen kuat terhadap keberlanjutan dan tata kelola perusahaan GGF yang bertanggung jawab.

“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah berkontribusi untuk kesuksesan ini. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi industri lain untuk mengikuti jejak keberlanjutan yang berkelanjutan,” ujar Indra.

Indra mengatakan bahwa, Penghargaan ini bukan hanya sebuah pengakuan, tetapi juga sebuah pencapaian yang di anggap sangat berharga.

“Ini adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen semua orang di Great Giant Foods,” ujar Indra.

Sementara, Ketua NCCR Ali Darwin memberikan apresiasi kepada para peserta ASRRAT 2023 atas dedikasi perusahaan dan organisasi terhadap tranparansi dan inisiatifnya untuk mengukur dan memitigasi risiko dampak lingkungan dan sosial.

“Laporan keberlanjutan telah memberikan wawasan berharga mengenai kemajuan yang telah dicapai dalam mengurangi emisi, melestarikan sumber daya, dan memajukan keadilan sosial. Hal ini juga berfungsi sebagai road map untuk diikuti oleh bisnis dan organisasi lain,” imbuhnya.

Diketahui, Selain Great Giant Foods, acara penghargaan ASRRAT diikuti oleh 68 perusahaan dan organisasi lain dari berbagai negara. Terlebih, ASRRAT 2023 tidak hanya diikuti oleh perusahaan dan organisasi dari Indonesia, terdapat beberapa negara tambahan yaitu Bangladesh, Filipina, Australia dan Rusia.

“Dengan partisipasi 68 perusahaan terkemuka, ASRRAT 2023 mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya,” Ketua Juri ASRRAT 2023, Prof. Irwan Adi Ekaputra.

ASRRAT 2023 mengusung tema Navigating the Path to Net Zero: Accelerating Climate Action In Asia. Tema ini mendorong Emisi Nol Bersih atau Net Zero Emission (NZE) di lingkup dunia bisnis. Net Zero Emission memiliki tujuan untuk mengurangi emisi yang menguap ke atmosfer sebanyak banyaknya agar mengurangi efek gas rumah kaca yang berpotensi memicu terjadinya pemanasan global.

Mantan Menteri Riset dan Teknologi Indonesia Prof. Bambang Brodjonegoro dalam pidato daringnya memaparkan bahwa tema ini cukup mendesak, menavigasi jalur menuju net zero.

“Planet kita telah mengalami peningkatan suhu rata-rata yang mengkhawatirkan sebesar 1,1 derajat celcius, yang merupakan akibat langsung dari emisi gas buang yang pernah kita lakukan. Tujuan ke depan sangat jelas. Kita harus mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan dan berupaya mencapai emisi nol pada tahun 2050 untuk memitigasi peningkatan suhu lebih lanjut”, kata Prof. Bambang Brodjonegoro.

Tahun ini merupakan tahun pertama Great Giant Foods (GGF) mengikuti Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) dan berhasil meraih penghargaan Gold Rank. NCCR menetapkan empat peringkat laporan keberlanjutan, yaitu Platinum, Emas, Perak, dan Perunggu.

Proses penilaian ASRRAT 2023 melibatkan panel yang terdiri dari lima orang juri dan tim assessor yang terdiri dari 18 penilai bersertifikat CSRS dari seluruh Indonesia. Penghargaan diberikan kepada perusahaan yang memiliki laporan keberlanjutan (sustainability report) yang mengikuti standar dari Global Reporting Initiative (GRI Standard), serta mematuhi peraturan OJK tentang keterbukaan informasi.

Penghargaan ASSRAT 2023 diprakarsai oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR). Perhelatan yang dulu bernama Indonesia Sustainability Reporting Award (ISRA) ini telah digelar sejak 2005.

Pada tahun ini, ASSRAT diikuti oleh puluhan perusahaan dalam negeri dan empat perusahaan asing dari Asia Pasifik, yakni Filipina, Bangladesh, Rusia, dan Australia. Penilaian dilakukan oleh juri dan asesor dari akademisi yang merupakan Certified Sustainability Reporting Specialist.

Saibetik.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed