oleh

Warga Keluhkan Pengerukan Lahan Tangkapan Air di Sukadana Ham

BANDAR LAMPUNG, Saibetik.com – Warga Kelurahan Sukadana Ham RT 006 Lingkungan I Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB) keluhkan aktifitas pengerukan lahan perbukitan di Jalan Hi Agus Salim, yang berdampingan dengan Warkop Waw Lamban Gunung.

Adi Susanto (50), salah satu warga kampung Sukajadi Kelurahan Sukadana Ham merasa keberatan dengan adanya aktifitas penggerukan tersebut, yang menurutnya akan berdampak pada lingkungan sekitar, serta tidak memiliki izin warga.

“Warga keberatan, karena aktivitas pengerukan itu berdampak bagi lingkungan. Selain itu, pengerukan tidak ada izin lingkungan dari warga,” keluh warga kampung Sukajadi Sukadanaham TKB, Adi Susanto, Rabu (2/3/2022)

Pihaknya pernah mempertanyakan kepada pengawas proyek terkait penggerukan tersebut akan di peruntukan untuk apa, Namun pengawas proyek dengan nada tinggi menjawab tidak diperuntukan apa apa.

“Dan saat warga bertanya kegiatan itu untuk apa, jawabnya dengan nada tinggi, dengan kata-kata tidak buat-buat apa, warga akhirnya tidak melanjutkan pertanyaan kepada pengawas proyek,” jelas dia.

Adi mewakili warga sekitar mengatakan
Penggerukan yang dilakukan oleh pemilik lahan sudah berjalan hampir sebulan lebih, Jika hujan turun Jalan Haji agus salim sukadanaham menjadi becek dan licin akibat tanah penggerukan longsor di jalan yang sangat mengganggu warga sekitar dan pengguna jalan.

“Tentunya menganggu aktivitas warga sekitar dan pengguna jalan,” ujarnya.

Seminggu yang lalu dari pihak kelurahan dan Bhabinkamtibmas pernah meninjau aktivitas pengerukan yang di lakukan oleh pemilik lahan yang informasinya masih warga Bandarlampung dan terkenal di kalangan pejabat.

Adi Susanto manambahkan seharusnya Pemkot Bandarlampung mengevaluasi izin pengerukan lahan ini apakah untuk pembangunan gedung atau untuk apa, yang jelas ini warga keberatan dengan adanya aktivitas pengerukan bukit yang berdampingan dengan Warkop Waw Lamban gunung”bebernya

Adi berharap Hal ini juga menjadi perhatian serius Komisi terkait DPRD Bandar Lampung,karna ini berdampak pada masyarakat.Menurutnya Lahan Perbukitan di Sukadanaham merupakan Catchment Area atau Daerah Tangkapan Air.

Laporan Redaksi Saibetik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed